
Raja dan Zayn segera menarik tangan pak Bastian secara kasar, mereka tergesa gesa Karena di belakang mereka ada sekelompok wanita cantik dengan pakaian yang sangat indah terbuat dari sutra, berwarna putih, mungkin jika diperhatikan mirip dengan dress panjang berlengan pendek namun sangat sexy, karena belahan paha nya tinggi, dengan belahan dada rendah, dihiasi oleh banyak asesories, mereka juga memakai hiasan yang dilingkarkan dikepala, persis mahkota, tapi tentu saja bukan.
Sekelompok wanita cantik itu ada empat orang, masing masing dari mereka membawa senjata, yaitu, busur panah, namun dimata para laki laki, wajah mereka terlihat sama, apakah mungkin semuanya kembar?
Ketiga pria yang terdampar itu lari pontang panting, kala para wanita tersebut mengejar mereka dengan melesatkan anak panah yang dibawa nya masing masing.
Mereka berlari menjauh, dan semakin jauh dari pesisir pantai tadi, sesekali ketiganya menengok ke belakang, untuk
memastikan para wanita itu berhenti mengejar
"Gila!! baru kali ini aku ketakutan karena dikejar cewek cantik," gerutu Zayn ngos ngosan, ia berjongkok, dan tangan nya bertumpu pada kedua lutut.
"Hu'uh, sama," timpal pak Bastian
Begitupun raja, ia bahkan sangat ngos ngosan, sampai sampai langsung menjatuhkan bokongnya di tanah, "Tunggu! tanah?!" Raja mengangkat kepala dan mengedarkan pandangan nya, hal luar biasa pun dia lihat, begitu indah dan sangat memanjakan mata, karena sejauh ia memandang, hanya ada daratan dan juga hutan hijau yang begitu sejuk serta lebat, pepohonan tinggi besar, belum lagi pasak bumi yang menjulang, berdiri kokoh di tempatnya.
"Zayn, pak Bastian, coba angkat kepala kalian dan lihatlah!" seru raja
"Ada apa memang...nya? woaahhhh!, indah sekali pemandangan di sini," Zayn langsung histeris, melihat semua keindahan yang terpampang mengelilinginya.
Ya' saat berlari karena dikejar tadi, tanpa sadar ternyata mereka telah memasuki sebuah hutan yang sangat lebat, bahkan tidak ada satu pun dari ketiganya mengetahui nama pepohonan serta tumbuhan yang ada disana, karena memang semuanya sangat asing.
"Ya Allah, sebenarnya dimana ini?" gumam pak Bastian, ia merasa takjub sekaligus asing, di tempat tersebut.
"Saya mau tanya, pas kapal bapak melewati pusaran air, apakah sebelumnya tidak terlihat?" tanya Zayn merasa masih penasaran
"Tidak, pusaran tersebut tiba tiba saja muncul, saat jarak kapal sekitar tiga meter," jawab pak Bastian pasti
"Menurut kalian, sebenarnya kita ini sudah mati apa belum?" tanya raja
"Sepertinya kita masih hidup, nih coba kamu rasakan, sakit gak?" balas Zayn, kemudian ia mencubit tangan raja.
"Sakit zaynn! pekik raja,"
"Nah, itu tandanya kita masih hidup!" timpal pak Bastian terkekeh
"Terus, ini dimana kira kira? tempatnya agak sedikit aneh menurutku," raja bertopang dagu, sambil memperhatikan sekitar
"Mungkin di dimensi lain," celetuk pak Bastian
__ADS_1
"Hah!," ucap raja dan Zayn melongo
"Mingkem! entar laler masuk," pak Bastian terkekeh, sambil menggelengkan kepala
"Ah! mungkin benar yang dikatakan pak Bastian, sebab, ketika tadi kapal ini terbawa pusaran air, dan sebelum kesadaran ku hilang, aku sempat merasakan pusaran tersebut berbelok kuat, lalu apa yan kulihat? kalian bisa menebaknya?," tanya raja penuh teka teki,dan hanya dijawab gelengan kepala oleh dua orang di depan nya. Sebuah dinding besar transparan!," sambung raja lagi.
"Apaaa?!" ucap pak bastian dan Zayn serempak kaget
"Lalu apa lagi raja?" zayn sangat ingin tahu
"Tidak tahu, karena setelah itu aku tidak ingat apapun, dan ketika terbangun, aku sudah terdampar dipinggir pantai" ucapan raja tersebut membuat rasa penasaran yang menggebu dihati Zayn langsung menciut seketika.
Saat mereka sedang asyik bercerita, tiba tiba saja...
"Zaynn! pak Bastian! awass!" teriak raja lantang
Raja terkesiap kala melihat para wanita cantik tadi ternyata sudah berada dibelakang nya, meski jaraknya lumayan jauh, akan tetapi mereka membawa senjata ditangan masing masing.
Tak lama kemudian siulan tiga anak panah yang melesat dengan sangat cepat menghampiri raja dan kedua orang lainnya.
"Mengindarr!" teriak raja lagi
Syuuutt!!
Nahas! ketiga laki laki itu tidak sempat menghindar, hingga suara daging terkoyak pun tak terelak kan.
"Arghhhh, sshhh, ayahh!" raja berteriak kesakitan memanggil ayahnya
Begitupun dengan Zayn dan pak Bastian yang juga kesakitan.
Sebuah anak panah menancap sempurna di paha masing masing, ketiganya ambruk dan mengerang kesakitan, darah berhamburan dari luka yang diciptakan.
Tubuh raja bergetar menahan rasa sakit yang teramat sangat, begitupun dengan Zayn dan pak Bastian, yang juga merasakan hal serupa.
Disaat itulah para wanita cantik itu menghampiri, kulit mereka yang seputih susu itu sangat berkilau, tatapan mata yang tajam, rambut panjang berwarna pirang. Membuat siapapun akan terpana.
"Ampun! jangan sakiti kami lagi," mohon pak Bastian, yang memang ketakutan, ia beringsut mundur.
__ADS_1
"Iya, kami masih ingin hidup, dan saya belum menikah!" timpal Zayn memelas, "Apalagi orang disebelah saya ini, dia masih jomblo, sekalinya jatuh cinta, malah dikhianati!" Sambungnya lagi, membuka aib raja
Plakk!
"Ouchhh! sakit raja!"
"Sialan kamu, ngapain juga buka buka aib orang," raja menggeplak paha Zayn, pemuda itu meringis, karena sudah sakit ditimpa panah, malah semakin sakit kena geplakan tangan raja.
Ke tiga wanita tersebut hanya diam memandangi para pria itu satu persatu, namun hal tersebut justru membuat para pria salah faham.
Raja, Zayn, serta pak Bastian pun menganggap, bahwa para wanita cantik itu tidak mengerti bahasa yang mereka ucapkan, karena sejak tadi hanya diam tak mengeluarkan sepatah kata pun.
Namun rasa sakit yang mereka rasakan di paha, semakin menjadi jadi.
"Kita butuh pertolongan segera," ucap raja meringis
"Tapi gimana caranya? sedangkan kita berada diujung tanduk," balas Zayn, yang sudah terlihat pasrah.
"Gimana kalau kita coba memohon sama mereka untuk diselamatkan?" timpal pak Bastian, mengusulkan
"Bukankah, sejak tadi mereka tidak mengerti bahasa kita?" ucap Zayn lagi, merasa ragu
"Ah' sudahlah, kalian ini lama sekali, biarkan aku yang bekerja," potong raja
Lalu tiba tiba saja si pemuda cupu mengatupkan kedua tangan nya di dada, kemudian ia menunjuk paha yang terkena panah tersebut, Sambil berekspresi kesakitan. Raja melakukan itu berulng ulang, berharap para wanita cantik itu faham bahasa isyarat ala raja.
Namun yang terjadi sungguh diluar dugaan, para wanita cantik tersebut malah Saling pandang, lalu mereka terbahak bahak karena tingkah raja yang dianggap konyol, apalagi ditunjang dengan penampilan nya yang berbeda dari orang lain.
Sontak saja hal itu membuat para pria kebingugan.
"Kami mengerti bahasa kalian, jangan bertingkah konyol!" ucap seorang wanita diantara mereka
Raja dan kedua orang lainnya terkejut, karena wanita cantik itu menggunakan bahasa yang sama dengan mereka.
"Tau gitu ngapain juga susah susah pake isyarat," ucap raja menepuk jidat, ia merasa bodoh saat ini
.
.
__ADS_1