Cupu Berubah Jadi Suhu

Cupu Berubah Jadi Suhu
Kesembuhan mata raja


__ADS_3

Peony segera melakukan tugasnya, dan yang lebih dahulu ia sembuhkan adalah raja, wanita cantik itu memejamkan mata lalu menempelkan telapak tangan kanan nya di dada pria tersebut, cahaya kebiruan pun muncul saat ia menyalurkan energi penyembuhan.


"Aneh sekali, padahal dia hanya tak sadarkan diri, akan tetapi mengapa energi yang ku keluarkan begitu besar, sampai menimbulkan cahaya kebiruan, apakah pria ini punya riwayat penyakit parah?" Peony bergumam dan menerka nerka, karena biasanya jika ia mengobati dan sampai menggunakan energi sebesar itu hanya jika yang diobati adalah orang yang sedang sakit parah.


"Apakah sudah selesai?" tanya iris


"Sudah kak, tinggal pemulihan saja, sebentar lagi dia sadar," sahut Peony


Kemudian ia berpindah kepada Zayn serta pak Bastian, lalu melakukan hal yang sama, akan tetapi tidak terjadi hal seperti tadi, hanya penyembuhan biasa dan tak menguras energi nya.


Setelah selesai diobati, luka yang di derita ketiga pria itu seketika mengering, wajah wajah pucat itu sudah kembali berseri, dan tak lama kemudian mereka terbangun secara bersamaan.


"Ughhh..." lenguh ketiganya, yang langsung terlonjak bangun


"Di- dimana, ki- kita?" Zayn terbata bata, matanya celingukan kesana kemari, dan yang dia lihat adalah para wanita yang sangat cantik


"Apakah kita sudah disurga, bersama para bidadari?" celetuk raja yang malah bengong


"Huwaaa! istriku, maafkan semua salahku, meskipun kini aku berada di surga bersama para bidadari cantik, akan tetapi aku tidak akan pernah melupakanmu sedetikpun, sayang, hu~hu~hu~...," Raung pak Bastian


"Ckk! dasar pria pria lemah!" cibir Dahlia, menatap ketiga pria itu satu persatu remeh


"Ini dimana sebenarnya?" tanya raja pelan


Raja mendongak, mata elangnya menatap tajam Dahlia, kemudian iris, Peony serta semua wanita yang berkumpul di sana. Berharap mendapatkan jawaban.


"Disini adalah suku bunga, kau bisa memanggilku Peony," ucapnya lembut, wanita yang bernama Peony tersebut menatap lekat raja, namun seketika ia merasakan ketertarikan akan pemuda dihadapan nya.


"Kau sangat cantik," raja memuji.


"Begitukah? terimakasih, Pipi Peony merona ketika mendengar pujian dari pemuda itu.


"Raja, apakah kau bisa melihat dia?" Zayn bertanya keheranan


"Tentu saja bisa, wanita secantik itu mana mungkin tak terlihat," balas raja


"Tapi kacamatamu...?" Zayn menggantung ucapan nya


Deg!


Raja segera meraba raba area mata, dan ternyata dirinya memang tanpa memakai alat bantu penglihatan, akan tetapi semua terlihat jelas, ruangan dengan ornamen ornamen mewah, wanita wanita cantik, dan semua yang ada di sekelilingnya ia melihat dengan sangat jelas!


"Mataku! aku bisa melihat tanpa kacamata, mataku sembuh Zayn!" pekik raja terlonjak kegirangan


"Baguslah," Zayn menanggapi santai


"Berterimakasihlah pada nya, mungkin secara tak sengaja dia telah menyembuhkan matamu," ucap iris tiba tiba, saat tadi Peony melakukan penyembuhan dirinya melihat cahaya kebiruan terpancar, ia tahu, jika terjadi hal seperti itu, maka tandanya yang diobati punya riwayat penyakit parah

__ADS_1


"Benarkah itu Peony, terimakasih," ucap raja tulus, ia merasa sangat bahagia saat ini.


Peony mengangguk dan membalas senyuman raja dengan malu malu, hatinya mulai terpaut. Ternyata hal itu tak luput dari perhatian iris, Lily serta Dahlia, ketiganya saling pandang melihat interaksi Peony dan raja.


"Khmm! perhatian semuanya, aku akan memberikan beberapa pertanyaan terhadap orang orang asing ini, jadi untuk kalian para bunga dan adik adikku, silakan kalian menyimak,"


"Tapi kak iris, tulip tidak ada bersama kita, dia sedang merawat ayahanda, rasanya tidak enak jikalau dia tidak diajak serta," ucap Dahlia.


"Biarkan saja, nanti kita beritahu dia, ayahanda lebih penting daripada hal ini," balas iris kemudian


Dahlia mengangguk faham.


"Baik kita mulai saja,"


"Kalian bertiga, sebutkan nama kalian!" seru iris memerintah


Ketiga pria saling pandang, kemudian memperkenalkan diri.


"Aku Zayn Mahesa,"


"Aku Raja aryatama perkasa,"


"Aku Bastian Suryono,"


"Asal kalian darimana? dan mengapa kalian bisa sampai disini?"


"Biarkan aku yang bicara, Aku serta kedua temanku sedang mencari pulau yang ada dipeta pemberian orang misterius, namun ternyata yang di temukan hanya pusaran air, dan pada akhirnya membawa kami sampai ketempat ini," ungkap raja mengatakan yang sejujurnya.


"Benar! pertama kali membuka mata aku memang terdampar disana," raja mengangguk antusias


"Keempat bunga, kalian menemukan mereka dimana?"


"Kami menemukan mereka dikedalaman hutan, saat berpatroli," mawar berkata jujur. "Lalu, karena aku melihat mereka berpakaian aneh, diputuskanlah untuk melumpuhkan nya menggunakan anak panah yang kami bawa," sambungnya lagi


"Geledah mereka! lalu berikan pakaian yang sesuai dengan yang kita pakai disini," titah iris


"Baik," keempat bunga segera menggiring ketiga orang pria itu ke kamar lain. Lalu melucuti semua pakaian yang dipakai mereka, dan hanya menyisakan boxer saja.


"Oh, indah sekali tubuhmu Zayn, kamu juga sangat tampan, berbeda jauh dengan para pria dari suku kala, yang menyeramkan," puji mawar yang sangat terpesona, melihat tubuh atletis milik Zayn.


"Kalau begitu, maukah kau menjadi istriku?" goda Zayn mengedipkan sebelah matanya


"Benarkah! tentu saja aku mau, tapi bukan hanya aku, akan tetapi ketiga saudariku juga, aku tak ingin suku kala mempersunting kami mereka sangat buruk rupa, dan perangai nya juga mengerikan," tak disangka jawaban mawar membuat Zayn syok


"A- apa?! ja- jangan, bercanda,"


"Apa itu bercanda, aku serius," mawar mendekatkan diri kepada Zayn, menatap dalam mata pria tersebut dari jarak yang sangat dekat, dengan ucapan yang tidak main main

__ADS_1


Lagi lagi Zayn syok, "menikahi empat wanita sekaligus? bagaimana ini? sedangkan selama ini saja aku jomblo," ucap Zayn dalam hati, fikirannya terasa kosong tak mampu berfikir apapun


"Badanmu juga sangat bagus, kau juga begitu tampan rupawan ternyata, tapi sayang aku tak bisa memilihmu, karena putri kepala suku sepertinya menyukaimu," ucap Gardenia, yang terpukau dengan ketampanan serta tubuh putih nan atletis milik raja, belum lagi wajahnya yang sangat tampan rupawan begitu menggoda iman.


"Putri kepala suku?" beo raja


"Peony, yang mengobati mu tadi,"


"Oh.., ah, tapi mana mungkin wanita secantik dia menyukaiku," raja membantah, ia merasa tidak percaya diri.


"Peony memang sangat cantik, tetapi aku merasa tidak pantas jika disukai olehnya, apakah dia putri satu satunya?" tanya raja penasaran


"Tidak, putri kepala suku ada lima orang, pertama ketua iris, kedua Dahlia, ketiga Lily, keempat Peony, dan yang kelima adalah tulip.


Raja sampai cengo mendengarnya,


"Woowww! sungguh, ketua suku sangat diberkati, ia diberikan keturunan putri yang cantik cantik," raja benar benar takjub


"Badanmu sangat bagus, meski kau sudah tua," ucap melati menilai.


"Enak saja mengatai aku tua, awas! jangan sapai kau terpesona dan jatuh cinta kepadaku, aku ini laki laki setia dan sudah mempunyai istri yang cantik juga baik," pak Bastian percaya diri


"Cihh! siapa juga yang tertarik dengan mu pak tua!" cibir melati mendecih


Iris



Dahlia



lily



Peony



Tulip



Peran raja dan Zayn belum nemu yang sreg,


*Gambar diambil dari google*

__ADS_1


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


...----------------...


__ADS_2