Cupu Berubah Jadi Suhu

Cupu Berubah Jadi Suhu
Kembali ke suku bunga


__ADS_3

Drago terbang tinggi membawa iris beserta yang lainnya, kepakan sayap besar dan lebarnya menembus awan awan putih yang bergumpal gumpal.


"Ya ampun! iris! raja masih dihutan sana, bagaimana kita bisa melupakan nya?" pekik Dahlia


"Hah! benar, aku sama sekali tak ingat," iris menepuk keningnya, merasa bodoh dan ceroboh, karena bisa bisa nya melupakan sang suami.


"Lebih baik kita menjemputnya sekarang, aku khawatir dia kenapa Napa, sebab disana ada dua orang penjaga penjara bawah tanah, takutnya mereka sudah sdarkan diri, dan malah meneyerang raja," ujar Lily khawatir


"Lily! ya ampuun! bagaimana kita seceroboh ini? Dragoo! kita putar balik sebentar untuk menjemput suamiku," pinta iris kepada makhluk besar itu, dan sang naga pun menurut saja permintaan wanita cantik tersebut.


Drago memutar arah teqrbangnya, kembali kehutan diwilayah suku kala.


"Dimana raja, Lily?" tanya iris.


"Di dekat sebuah pohon besar, itu dibawah sana!" tunjuk Lily


"Kita turun Drago,"


Naga itu pun menukik turun, namun ia tidak bisa terlalu rendah, karena banyak pepohonan besar disana yang tentu saja tidak cocok untuk nya mendarat.


"Iris, lebih baik kita turun disebelah sana, pepohonan nya tidak terlalu rimbun, tempat kita turun pertama kali saat akan menjemputmu," usul tulip


"Tapi kita harus berjalan lumayan jauh untuk menjemput raja, apa tidak apa apa?" tanya Peony lagi.


"Tidak apa Peony, kalian bertiga tunggu saja, biar aku dan Dahlia saja yang menjemput raja," iris memutuskan.


Akhirnya sang naga terbang rendah kemudian mendarat ditempat awal mereka turun.


Iris serta Dahlia berjalan menyusuri hutan lumayan jauh ke tempat raja, dan setelah beberapa lama akhirnya tempat yang dituju pun sudah di depan mata.


"Raja!" pekik kedua wanita cantik itu.


Apa yang dikhawatirkan kelima istri raja ternyata benar terjadi, kini suami mereka tengah berada dalam bahaya, kedua penjaga tadi ternyata berhasil melepaskan diri, dan tentu saja raja adalah sasaran empuk nya.


Raja yang tidak mempunyai kemampuan samasekali sangatlah mudah dikalahkan, laki laki tampan itu kini terkapar tak berdaya setelah mendapatkan serangan dua orang penjaga tersebut, mereka tertawa terbahak meremehkan nya.


"Heii!!"

__ADS_1


Iris serta Dahlia tersulut amarah melihat suami mereka dalam keadaan mengenaskan seperti itu, darah disekujur badan serta wajah tampan yang penuh luka. Dada mereka naik turun, mendapati hal tersebut.


Iris lebih dulu menyerang kedua orang lelaki penjaga itu dengan membabi buta, disambung Dahlia yang juga melakukan hal yang sama, serangan demi serangan mereka lancarkan, sehingga kedua orang itu terpukul mundur.


"Hahaha, hei lihatlah! laki laki lemah ini, apakah tidak malu berlindung diketiak wanita," ejeknya tertawa terbahak.


Raja tak mampu melawan lagi, karena sudah kehabisan Tenaga, namun dalam hati ia membenarkan perkataan kedua orang itu, meskipun dengan jelas mereka mengejek nya, namun hal tersebut adalah benar adanya.


"Sungguh memalukan!" gumam raja dalam hati, ia merasa sangat miris dengan dirinya sendiri.


Iris serta dahlia semakin gencar menyerang kedua orang tersebut tanpa ampun, meskipun istri raja tak bisa melawan sakalamanji, akan tetapi para penjaga tersebut kekuatan nya dibawah kedua wanita cantik itu, sehingga tak perlu waktu lama untuk mengalahkan mereka.


"Terima itu, siapa suruh kalian membuat suamiku babak belur seperti ini!" umpat Dahlia kesal.


Kedua wanita cantik itu kemudian memapah raja menemui yang lainnya, setelah memastikan para penjaga tersebut tak berdaya.


Mereka agak kesulitan, sebab tubuh raja yang tinggi besar serta kekar lumayan berat, saat ini raa tidak mengenakan pakaian sebab penuh oleh darah, sehingga dada bidang serta perut sexy kotak kotaknya terekspose begitu saja.


"Sial! sungguh godaan yang nyata, meskipun tubuhnya babak belur, akan tetapi dia tetap sexy, ughhh, tahan, tahan," fikiran iris sudah Travelling kemana mana.


Meski dengan tertatih tatih akhirnya mereka pun sampai ke tempat para saudarinya menunggu.


"Maaf, kalian harus menunggu lama," Ucap iris


"Tidak apa, ya ampun! apa yang terjadi kepadanya?" pekik pony dan yang lainnya, saat mereka sadar dengan keadaan raja yang menyedihkan.


"Dia diserang kedua penjaga penjara bawah tanah itu," iris menjawab.


"Raja, maafkan aku, karena aku yang menyuruhmu untuk menjaga kedua orang itu, namun aku malah melupakanmu disana sendirian," Lily menunduk dalam, ia merasa sangat bersalah, sebab dialah yang menyuruh suaminya tadi.


"Tak apa, bukan salahmu, aku saja yang tak bisa apa apa," balas raja lemah.


"Sudah, sudah, akan ada waktunya kau menjadi kuat nanti, ku yakin itu, sekarang kita kembali pulang," Ucap iris.


"Ayo Drago, kita pulang," Iris mengelus kepala sang naga, dan setelah semuanya naik ke punggung makhluk besar tersebut, naga itu pun mulai mengepakkan sayapnya lalu terbang tinggi menembus awan.


***

__ADS_1


Sedangkan di suku bunga, Zayn yang kini sudah menjadi pria seutuhnya karena telah berhasil menjebol gawang tiga istrinya merasa khawatir, sebab raja beserta kelima istri nya belum kembali.


Sementara ketua suku bunga tidak ada, kini semua urusan sementara dalam kendali keempat bunga, yang memang sangat dipercaya oleh ketua suku sejak lama, jika mereka dalam keadaan mendesak.


"Sayang, apa sebaiknya kita menyusul mereka?" Usul Zayn kepada tiga istrinya, yang kini sangat menempel kepadanya bak perangko, dan hanya melati saja yang belum berhasil ia taklukkan.


"Sebaiknya jangan, kita harus percaya pada ketua, mereka pasti berhasil menyelamatkan ketua iris," Balas Mawar.


"Benar, kekuatan mereka tak perlu diragukan," Gardenia serta kenanga mengangguk membenarkan.


"Aku tidak khawatir dengan ketua dan adik adiknya, akan tetapi raja, dia sama sekali tidak bisa apa apa, sama sepertiku," Ungkap Zayn, ia menunduk lesu.


"Hei, kau jangan sedih begitu, ketua pasti melindungi suaminya, apalagi raja itu pilihan ketua sendiri, sudah pasti dia aman, dan aku yakin suatu saat nanti, kaum dan raja akan menjadi pria terhebat dari suku bunga," mawar membesarkan hati Zayn.


Mawar menatap lekat Zayn, kemudian sebuah kecupan ia hadiahkan di bibir lelaki itu, kenanga serta Gardenia yang melihat itu pun tak mau kalah.


"Ish, aku tak terima, kau selalu mencuri kesempatan," gerutu Kedua wanita itu.


Kemudian satu persatu mereka mencium bibir Zayn, lelaki itu tampak bahagia, diperlakukan demikian oleh para istrinya, dan tanpa ragu ia pun membalas ciuman para istrinya dengan sedikit bumbu pedas menggigit yang menggelora.


Kegitan itu ternyata tak luput dari pandangan seorang wanita yang sama cantik dan sexy nya, dengan istri Zayn yang lain, wanita yang menguarkan aroma melati dari tubuhnya itu hanya bisa mengintip sambil menggigit bibir bawahnya, sebenarnya ia juga sangat menginginkan hal tersebut.


Dan ternyata Zayn pun menyadari keberadaan melati, maka dengan sengaja ia memberikan service ciuman yang begitu penuh hasrat kepada tiga istri yang lain nya.


"Khmm! Zayn!, apa kau bisa berhenti?" Sela iris, ia besedekap dada


Ketika mereka sedang asyik dengan kegiatan panasnya, tiba tiba saja iris dan yang lainnya sudah berada dihadapan nya, entah sejak kapan mereka masuk, para penjaga pun tak ada yang memberitahukan, sebab sang ketua melarang.


"Ke-ketua, maafkan kami," Zayn dan para istrinya membungkuk lalu meminta maaf, mereka merasa malu karena berbuat demikian dan kepergok.


"Tulip! cepat bawa raja ke kamar besar, obati dia sampai benar benar sembuh, jangan sampai kita gagal bersenang senang!" Ucapan iris terdengar ambigu ditelinga semua orang.


"Baiklah," jawab tulip, kemudian ia memapah suaminya ke kamar utama.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


...----------------...

__ADS_1


__ADS_2