Cupu Berubah Jadi Suhu

Cupu Berubah Jadi Suhu
iris diculik


__ADS_3

"Sial! ugh! sakit sekali rasanya," Raja mengusap ngusap dadanya yang memerah akibat sengatan saat menabrak dinding pelindung.


Keempat istrinya menghampiri raja yang terkapar, "Aku tidak menyangka kau akan menabrak dinding tersebut," Ujar Lily datar, pandangannya seakan mengejek raja kini.


"Lihatlah! kulitmu memerah, dan sebentar lagi pasti melepuh, kau akan sangat kesakitan raja," Tunjuk Dahlia ke arah dada bidang suaminya.


"Peony, cepat sembuhkan dia, bukan waktu yang tepat jika dia harus merasakan sakit," Ujar tulip cepat.


Peony mengangguk dan melakukan tugasnya dengan baik, perlahan salah satu istri raja tersebut duduk bersedeku, ia memejamkan matanya lalu menempelkan telapak tangan kanan nya di dada raja, sambil memusatkan fikiran.


Sentuhan lembut Peony terasa sangat dingin menenangkan sekujur tubuh raja, ia menikmati moment ini, rasa sakit serta panas yang tadi mendera, kini telah menghilang begitu saja.


"Sungguh luar biasa, ternyata aku mempunyai istri istri yang sangat hebat, aku merasa malu dengan semua ketidak berdayaanku," raja menatap dalam manik Peony yang kini telah membuka matanya, dan melakukan sentuhan akhir untuk menyembuhkan luka sang suami. Tangannya refleks mengenggam jemari lentik milik sang istri, kemudian diciumi dengan penuh kelembutan.


Peony tersipu malu dengan perlakuan raja, belum lagi saat mendengar pujian serta melihat tatapan raja yang memikat sehingga mampu menusuk relung jiwanya, ia semakin merasakan ketertarikan yang lebih dalam terhadap laki laki yang kini telah menjadi suami nya serta keempat saudari yang lain.


"Terimakasih atas perhatian kalian semua," ucap raja tulus, ia menatap satu persatu wanita wanita cantik yang sudah sah menjadi pendamping hidupnya kini.


Ucapan raja dibalas anggukan oleh semua istrinya, namun hal ini tidak berlangsung lama, sebab diluar sana iris dan Sakalamanji sudah menghilang. Raja kehilangan istri pertamanya, Ya, raja menikah sesuai urutan persaudaraan sang istri, pertama iris, kedua Dahlia, ketiga Lily, keempat Peony dan kelima tulip.


"Tidak, istriku, kakak kalian! ia sudah dibawa pergi oleh pria jelek itu, kita harus segera menyelamatkannya," Pekik raja sangat panik, saat ini fikirannya berkelana kemana mana, Sakalamanji begitu mendambakan iris, bagaimana jika...

__ADS_1


"Arghh tidak!" raja memukul mukul kepalanya, berusaha mengenyahkan fikiran jelek yang merasuki nya.


"Sudah, kau jangan berfikir macam macam, sekarang kita keluar dan tolong istri istriku," Zayn menyerobot percakapan keluarga raja, kini hatinya merasa was was jika terjadi sesuatu hal yang paling buruk kepada mawar dan gardenia.


"Nona Dahlia, cepatlah! tolong buka kan pelindung ini," pinta Zayn, tak sabar.


"Baiklah, kami juga akan keluar dan melihat kedua istrimu," Balas Dahlia mengangguk.


Sama seperti yang iris lakukan saat membuka pelindung itu, Dahlia pun kini melakukan nya.


Klekk...


"Bagaimana ini? pelindung buatan ayah mulai melemah, apabila serangan tadi tak berhenti maka kemungkinan perisai ini akan hancur," Tulip sangat khawatir dengan keselamatan mereka semua.


"Iya, sepertinya kita harus segera melakukan sesuatu untuk mengalahkan suku kala," lily menimpali, ia pun merasakan hal yang sama.


Sedangkan Zayn kini tengah berusaha mendudukkan kedua istrinya yang terluka cukup parah, mereka disandarkan di sebuah pohon besar, kemudian Zayn memeluk keduanya dengan hati hati dan perasaan tak menentu, dan ternyata hal itu tak luput dari perhatian kenanga dan melati.


"Kalian akan baik baik saja, aku akan meminta tolong kepada nona Peony," Ucap Zayn cemas


" Nona Peony, aku mohon selamatkan kedua istriku," pinta Zayn memelas

__ADS_1


"Tanpa kau minta pun aku memang akan menolong mereka," Balas Peony melirik Zayn sekilas.


Kemudian ia melakukan hal yang sama seperti yang dilakukan nya kepada raja, sehingga luka luka serta rasa sakit yang diderita mawar serta gardenia hilang seketika, keduanya pun kembali sehat seperti sedia kala.


"Raja! istrimu sungguh luar biasa," puji Zayn "Saya ucapkan terimakasih banyak Nona," ucapnya lagi dengan tulus. Yang hanya dibalas anggukan oleh peony.


"Bawalah semua istrimu beristirahat zayn! mawar, Gardenia, kenanga, dan melati seminggu ini kubebaskan kalian dari tugas tugas, nikmatilah bulan madu bersama suamimu," perintah Dahlia


"Enak sekali si Zayn, bisa langsung bulan madu, aku kapan 'ya?" ucap raja lesu


"Kau jangan berkhayal macam macam dulu, saat ini kak iris telah dibawa pergi oleh Sakalamanji, maka kita harus segera menolongnya, persiapkan dirimu untuk pelatihan kilat!" Ucapan Dahlia segera menghancurkan impian raja, maka pupuslah sudah harapannya, untuk bersenang senang menikmati indahnya malam bersama para istri tercinta.


***


"Shhh... ahhh, kau begitu mempesona sayangku, mengapa kau dan saudarimu yang lain menikah dengan laki laki itu 'hemm? mengapa? jawab pertanyaan ku sayang, MENGAPA?!!" Teriakan menggelegar Sakalamanji yang kini tengah menciumi rambut iris membuat wanita itu refleks menutup telinganya.


"Berisik!" Ucap wanita cantik itu sinis


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


...----------------...

__ADS_1


__ADS_2