
...----------------...
pada malam pukul 19:40
" Assalammualaikum,,? hah hah hah Mang." teriak seorang santri yang tergesah-gesah setelah berlari menaiki tanga.
"Wa alaikummsalam. Astafirallah halazim, Kenapah, ada apah.?" tanya Alwan yang baru selesai sholat isya
"Hhah itu, di lantai, hah hah di lantai bawah ada yang sakit, badannya demam." Ujar santri Akmal. Sambil menunjuk ke belakang sambil terengah-engah dengan nafasnya.
"tenang yah, kamu tenang dulu. tarik nafas pelan-pelan dan lepaskan melalu mulut, agar kamu bisa lebih lega." tutur Alwan sambil memegang pundak Akmal yang dalam posisi seperti sedang ruku.
"Heeeuu huh heeuuu huuuh. " suara Akmal yang sedang mengontrol Nafasnya, perlahan Akmal berdiri tegak sambil memegangi dadanya.
"Apa kamu sudah merasa lebih baik,,? Tanya Alwan sambil Menatap Akmal
Akmal mengangguk
"Iyah, sudah mang," ujar akmal sambil.
"Sekarang kamu jelasin ada apa? kenapa kamu tergesah-gesah samapai harus berlarian menaiki anak tangga. Lain kali jangan berlari pada saat kamu menaiki atau menuruni anak tangga, itu sangat berbahaya buat kamu. Bagaimana Kalau nanti kamu salah memijak, terpleset dan lain sebagainya apa kamu mengerti." ujar Alwan.
"Maaf mang, Soalnya saya di suruh cepat-cepat sama mang yusuf" ujar akmal.
"ya sudah sekarang kita langsung kebawah, kamu jelasin sambil jalan" ucap Alwan.
"Iyah mang ayo" ujar Akmal.
"Kenapah, ada apa di lantai bawah?" Tanya Alwan.
"Itu mang, fatih sakit. badannya panas sampai berkeringat, dia juga meringis memegangi perutnya. Padahal sudah di kasih paraceltamol (obal penurun panas dan pereda nyeri) sama mang yusuf, tapi demamnya engga turu-turun" ujar Akmal.
"Ya sudah nanti mamang coba cek kondisinya". Ujar Alwan.
Setibanya di lantai bawah di kamar kedua. Terlihat di sanah ada mang yusuf yang sedang menunggu Alwan, dengan ketua kamarnya faiz. sedangkan santri yang lain sudah di bubarkan untuk bersiap mengaji di Aula santri putri.
"Assalammualaikum, ?" sapa alwan.
__ADS_1
"Waalaikumsalam" sahut mang yusuf dan faiz.
"bagai mana mang dengan kondisi fatih?" tanya Alwan.
"Etah wan, saya tidak begitu paham dengan kondisinya" sahut mang yusuf.
"kalau begitu izikan saya mengecek kondisinya,! Ujar alwan.
"Oh iya iyah. Mangga." ujar mang yusuf.
*****
Alwan bergegas menghampiri fatih, yang terbaring sambil meringis kesakita memegangi perutnyah. Alwan memeriksa kondisi fatih dengan sangat berhati-hati.
berdasarkan pengalaman medis yang Alwan pelajari dari orang disekitarnya dan yang pernah iya baca dari buku medis.
Dia mengecek suhu badan, dan menekan bagian perut yang fatih, secara berpindah-pindah letak yang di tekannya.
dan saat alwan menekan bagian lambung fatih, fatih meringis semakin keras. Alwanpun tersentak kaget, menurut analisanya ini bukan sakit perut biasa.
"Bagai mang kondisinya?" ujar faiz.
"apa tadi dia muntah-muntah?" tanya alwan sambil melihat fatih.
"Iyah, tadi dia beberapa kali muntah, saya fikir dia masuk angin. Saya kerokin, engga lama dia malah demam." terang faiz
"Mang yusuf.." panggil Alwan
"kondisi fatih sangan mengkhawatirkan, sepertinya dia harus segera dilarikan ke rumah sakit sekarang juga. agar dia bisa mendapat perawatan yang lebih intensif dari dokter. ada kemungkinan dia akan di rawat untuk beberapa hari, Berdasarkan gejala yang terlihat, sepertinya dia terkena infeksi lambung. Yang mengakibatkan lambungnya menolak untuk mencerna makanan yang masuk melalui mulut, sehingga dia muntah muntah.
dan bakteri dari infeksi itulah yang menimbulkan gejala demam, karena sel yang terpapar. dingding lambung yang terluka, serta usus kecilnya. Kalau di biarkan, bisa-bisa dia muntah darah, dan yang lebih parahnya lagi bisa terkena komplikasi" Ujar Alwan dengan serius.
"kamu yakin wan, seserius ituh penyakit fatih..?" tanya mang yusuf, seakan meragukan dengan perkataan alwan.
Alwan mnjelaskan lebih detailnya.
"Iyah, umumnya infeksi pada lambung memiliki banyak gejala seperti perut kembung, sering bersendawa, nafsu makan berkurang, berat badan menurun, mual dan muntah-muntah. bau mulut tidak enak, ulu hati terasa perih, nyeri dan panas, demam. dan yang terparah bisa muntah darah.." ujar Alwan.
__ADS_1
"kalau begitu Saya akan minta izin dulu ke Akang, sekalian meminjam mobil.
Alwan kamu sama faiz nanti ikut sayah ke rumah sakit, kalian tunggu di sinih temani fatih dulu sebentar.. " Ujar mang yusuf
"Iyah Mang" sahut Alwan.
Saat mang yusuf memarkirkan mobil di samping Aula, semua santri melihat ke arah mobil. banyak dari mereka yang bertanya-tanya ada apah. Terlebih melihat mang yusuf yang bergegas menghampiri Akang setengah berlari seraya meminta Izin, dan terlihat Alwan menggendong fatih, yang di iringi faiz dari belakang menuju ke arah mobil. saat melihat Alwan, semua santri mengetahui dengan persepsinya masing-masing, kalau ada santri yang sedang sakit parah.
Akang dan Eteh bergegas meng hampiri, seraya melihat kondisi fatih yang akang di larikan ke rumah sakit.
"Mang yusuf.. nanti kabari akang mengenai perkembangannya, Akang engga bisa antar ke rumah sakit. karena setelah selesai mengaji akan ada jadwal, untuk mengisi acara hajatan sama Eteh. Kalau nanti terkendala biyaya, hubungi Akang saja langsun" ujar akang.
"Iya kang, Engga apa-apa sudah Ada faiz sama Alwan yang akan ikut enemani. Saya juga sudah siapin Uang kas santri untuk administrasi rumah sakitnya, mudah-mudah kodisinya tidak seperti yang di khawatirkan, dan secepatnya saya akan berikan kabar lebih lanjut. kalau begitu kami berangkat dulu kang" ujar yusuf, seraya berpamitan.
"Iyah iyah Amiin, lebih cepat lebih baik, hati hati di jalan yah " ujar akang seraya menepuk pundak mang yusuf.
"Iya kang, teh, assalammualaikum.?" pamit yusuf, alwan dab faiz.
"Walaikumsalam wr, wb" sahut akang dan eteh.
*****
Setelah mobil Meninggalkan tempat parkir, Akang dan Eteh kembali ke tempat duduk untuk memimpin pengajian santri. Terdengar riuh santri putra dan putri, yang saling berbisik mempertanyakan siapa yang di gendong Alwan, orang yang akan di larikan kerumah sakit?.
"Semuanya. akang minta diam, jangan ada yang bicara. tadi ada teman kalian yang di bawa kerumah sakit namanya fatih. Kita do'akan semoga penyakitnya tidak begitu parah, semoga allah lekas memberi kesembuhan, mengganti penyakitnya dengan kesehatan" tutur akang.
"Aamiiiiiiinn" sahut santri dengan kompak.
"Untuk itu pengajian malam ini kita ganti dengan Dzikir bersam, seraya mendo'akan fatih serta meminta perlindungan dari Allah swa untuk kita semua. Semoga allah senantiasa menjaga dan memberi kesehatan kepada kita. akang ingatkan, jika ada yang tidak sehat atau merasa tidak enak badan, usahakan hubungi seksi kesehatan masing-masing. di santri putra ada Mang Alwan, dan di Santri putri Teh Laila. jangan tunggu sakit itu tambah parah, karena bisa merepotkan orang banyak terutama pihak dari pada pesantren, Dan merugikan diri kita sendir.
Semisalkan, kalau kita tau ada teman kita yang sedang sakit, kita sarankan dia untuk meminta obat ke seksi kesehatan dan menyarankannya untuk segera berobat atau cek up kedokter terdekat ok, semuanya mengerti,,?" ujar Akang.
"iya kang" sahut semua santri.
...----------------...
__ADS_1