Dalam Lingkaran Perputaran

Dalam Lingkaran Perputaran
ulfa vs NAnni


__ADS_3

Karena tidak ada masalah diantara kedua bela pihak keputusan dengan cepat di ambil sehingga adi bisa dengan cepat meninggalkan kantor menuju tempat selanjutnya.


yatu sebuah sma yang ada di makassar, itu merupakan salah satu sma terbaik yang ada dalam kota ini, dengan motor andalah yang selalau ia gunakan saat adi ke makassar, terlihat didepan gerbang sma tersebut ia menuggu seseorang untuk keluar.


tidak lama lagi jadwal pulang para siswa siswi dari sma tersebut untuk pulang, dan memang saat Adi kemakassar ia akan selalau ke sini untuk bertemu seseorang.


“KAk!” teriak seorang perempuan yang baru saja keluar dari gerbang sekolah, terlihat perempuan tersebut sangat bersemangat saat melihat Adi yang berada di gerbang sekolahnya.


mendengar teriakan dari seorang perempuan, adi hanya terseyum sambil melambaikan tangan, kepada adiknya.


dan itu adalah adik kandungnya, memang sungguh rumit namun sebenarnya Keluarga adi masih sangat lengkap, singkatnya saat ia masih balita ia sempat hilang saat orang tuanya berlibur di sidrap.


singat cerita berakhir di panti asuhan, dan saat umurnya sudah mencukupi adi dengan mudah menemukan orang tuanya, namun ia sangat kecewa saat mengetahui orang tuanya tidak terlalu ingin bertemu dengannya.


Sehingga ia lebih memilih untuk terus diam, namun karena ia menemukan kalau ia memiliki seorang adik membuatnya sedikit lulu dan memilih untuk terus berhubungan baik dengan adiknya, dan berusaha untuk terus tidak di ketahui orang tuanya.


“Kakak hari ini bapak ibu sedang mengurus bisnis di luar sehingga hari ini kau harus membawaku keliling!” ucapnya terus mengoyang lengang adi untuk menyetujui permintaannya.


“OK,ok, ok, aku akan membawamu kemanapun, jadi berhenti bertingkah seperti itu, tidakkah kau takut temantemanmu akan mengira kau berpacaran dengan om-om,” balas Adi dengan sedikit bercanda.


“Biaran! asal kau saja diatara teman -temanku ada beberapa orang yang berusaha meminta nomor telponmu kepadaku!” balasnya dengan terseyum lebar.


“terus kenapa tidak ada yang menhubungiku, tidakkah ka kasian melihat kakakmu ini terus menjomblo!” 


saat mereka bertemu adi sangat suka untuk terus mengodanya, “Untuk sekarang kakak hanya akan mejadi punyaku tidak ada perempuan yang boleh mengambilnya!” balas adiknya membuat Adi terseyum dengan sangat lebar.


adi hanya menjengtik kepalanya satu kali sambil menyuruhnya untuk segera naik  ke motor, tentu Adi juga memberikannya sebuah helm, dan mereka pun segera meluncur ke salah satu mol yang terdekat.


karena tidak ada kegiatan lagi yang harus ia urus membuat adi setuju untuk segera mehabiskan waktu bersama dengan adiknya.

__ADS_1


adiknya itu bernama ulfa aliya safitri, seorang perempuan yang sangat cantik dengan perawakan ala gadis jepan yang masih mudah membuat terkadang menjadi objek perhatian apalagi saat ia mengenakan seragam sekolah.


biasaya ulfa akan merasa tidak nyaman saat menjadi objek perhatian seperti itu tapi saat berada di samping kakaknya ia selalu merasa aman jadi ma bagaimanapun orang meliahtnya ia sama sekali tidak peduli karena baginya kakaknya akan selalu melidunginya jika terjadi apa-apa.


ulfa yang sangat jarang memiliki waktu bersama dengan adi membuatnya saat bertemu seperti ini akan menjadi acara untuknya bisa meamiaskan kerinduannya terhadap kakaknya.


ia baru mengetahui kalau ia memiliki kakak saat ia berada di kelas 2 smp, saat ia kecil ia sangat mengigikan memiliki seorang kakak karena ia merasa saat memiliki seorang akan ada yang selalu melindunginya saat kedua orang tuanya lebih memilih sibuk dalam pekerjaannya.


awalnya ia sangat ketakutan saat Adi mulai mendekatinya, tapi saat itu adi sangat sabar untuk mendekatinya, untuk mendekati adiknya Adi bermula dari ia terus melidunginya dari jauh, setelah mereka mulai saling mengenal adi mulai memperlihat perhatiannya kepada ulfa.


dan untuk menhidari kesalapahapan, adi saat itu sadar kalau umur dari ulfa masih sanat mudah sehingga ia perluh memberitahukan kebenarnya untuk menhidari kesalapahaman. 


hingga akhirnya ulfa saat itu terkejut bukan main saat ia berhasil mengetahui kalau di masa lalu ia penah memiliki seorang kakak.


hari itu mereka berencana menhabiskan waktu di pusat permain yang ada di Mol, seperti apa yang di lakukan kakak beradik yang ada pada umumnya.


yang mereka tidak tahu semenjak mereka memasuki mol sudah ada seseorang yang mengikutinya terlihat orang itu sangat marah saat melihat kedua orang itu sangat dekat.


dengan tampan jutek ia segera mejewer terliga adi, “Aku tahu kau masih kepikiran dengan Ani tapi ini sunguh tidak boleh kau melampiaskan dengan seorang cabe-cabean seperti ini!”


orang yang datang menhampiri Adi tidak lain adalah Nanni, saat itu karena ibunya yang berada dalam kos terus mengomel tentang bagaiamana seseorang perempuan harus berhadapan dengan seorang laki-laki membuatnya tidak sabar sehingga ia memutuskan jalan-jalan dengan alasan ia baru ingat ada beberapa buku yang harus ia beli.


untuk membuat alasanya menjadi semakin baik satu-satu tempat jalan yang memiliki tokoh tentu saja itu adalah Mol.


namun ia belum masuk dalam mol ia sudah mengenali seseorang yang baru tadi pagi berpisah dengan alasan ingin pergi ke kantor, tapi sekarang ia malah menemukan laki-laki ini bersama dengan seorang perempuan yang masih mengenakan pakaiaan Sma.


didalam kepala nanni itu tidak mungkin adalah keluarga adi jika pun itu keluarga tidak mungkin mereka akan sedekat itu hingga mereka bisa saling gandeng.


melihat kakaknya di jewer oleh perempuan tidak kenal membuatnya tidak terima sehingga ia segera menarik adi dari pegangaan nanni.

__ADS_1


“siapa kau main jewer kakakku!” bentaknya tidak mu kalah.


Dari awal suara dari Nanni sudah sangat keras bahkan beberapa pengunjung mulai megalihkan perhatiannya kepada mereka, ditambah sekarang ulfa yang tidak ingin kalah membuat  sekarang mereka menjadi objek perhatian.


untuk membuat mereka tidak terjerak masalah adi segera menarik mereka berdu untuk menjauh dari tempat mereka tadi.


“KAkak!!” nanni segera menangkap sebuah kata yang sedikit pamiliar di teliganya, hal ini membuatnya sedikit takut kalau ia adlah orang yang bersalah di tempat ini.


“IA dia kakakku kenapa!” balas Ulfa menantang.


“Sudah berhenti berkelahi, jika kalian menjadi objek perhatian jangan membawa-bawa namaku  di dalamnya!” 


di situasi ini adi terlihat masih santai karena ia tahu kalau nanni salah paham terhadap apa  ia lakukan dan ia juga tidak mempermasalhkan apa nanni lakukan karena jika ia berada di posisi nanni mukin ia akan berpikir hal yang sama.


“Tunggu! tunggu! kau punya Adik!” nanni masih terkejut bukan main karena mendegar itu, selama yang dia tahu kalau adi adalah seorang Yatim jadi sangat kecil kemungkinan kalau ia memiliki adik.


bisa saja sebenarnya adi memiliki adik, karena sebenarnya adi sudah pernah memberitahukannya kalau ia memiliki beberapa saudara dari panti asuhan tempat ia di besarkan.


tapi di dalam cerita tersebut tidak pernah di jelaskan dalam hubungan persaudaraan tersebut ada perempuan sehingga tidak salah Nanni curiga dengana apa yang adi lakukan.


“lain waktu aku akan menjelaskannya! intinya ia adalah satu satunya adik kandung yang aku miliki namanya Ulfa aliya safitri.” 


terlalu panjang jika menjelaskan dalam situasi seperti ini sehingga Adi hanya menjelaskan kalau Ulfa memanglah adalah adiknya.


segera suasana cangung diantara mereka, Nanni segera meminta maaf karena sempat salah paham, ia juga percaya kepada adi kalau ulfa memang adalah adiknya.


tapi ulfa saat itu sudah terlalu kesal, karena seharusnya ini adalah hari yang bagus untuknya menhabiskan hari bersama dengan kakaknya.


ia bahkan tidak menjawab permintaan maaf dari Nanni, ia hany mengatakan kalau ia ingin makan dan memberikan tanda kepada kakaknya untuk mengikutinya dari belakang.

__ADS_1


“jangan melihatku, sepertinya kali ini kau mengacaukan hari seseorang,” balas Adi dengan bercanda.


NAnni saat itu melihat permintaan maafnya di acuhkan oleh Ulfa segera melihat adi untuk meminta penjelasan. segela mengatakan itu kepada Nanni, adi segera mengikuti ulfa untuk tidak membuat anak itu tidak semakin marah.


__ADS_2