Dalam Lingkaran Perputaran

Dalam Lingkaran Perputaran
rentetan berita duka


__ADS_3

Semua orang merasa ada yang salah dengan kepala Adi saat ini, namun segera mereka menjadi sangat cangung untungnya Ulfa sedikit memiliki kemampuan untuk membuat Sesuana disana menjadi sedikit menjadi lebih Cair.


sehingga mereka bisa kembali bisa bercanda dengan riang gembira. beberapa kejadiannn juga ada seperti Adi yang hampir berciuman dengan nanni karena di kerjaain oleh anak-anak sekitar.


karena hal itu Adi sempat mengomel karena anakk-anak disana yang dengan segaja mengerjainya.


“Kalian anak-anak sungguh tidak memikirkan masa depan!” balas Adi saat menyudahi amarahnya kepada anak-anak disana.


“Bos! aku kecewa padamu, sebagai laki-laki sejati kau tadi seharus memanfaat kesempatan itu!” balas Anak yang juga awalnay memberikan dukungan untuk Nanni menjadi selir dari Adi


“Kalian para laki-laki gumpul di hadapanku!” balas adi segera mengumpulkan anak yang ada disana.


beberapa anakkk terlihat ragu mereka semua merasa ini sama sekali tidak lanyak untuk mereka mendegarkan ceramah adi disaat seperti ini.


tapi pada akhirnya mereka semua berkumpul di hadapannya! “Apa yang selalu ku ajarkan kepada kaliann!”


“TIDAK PERNAH MELUKAI PEREMPUAN,APALAGI MEMBUAT SEORANG PEREMPUAN MENANGIS KARENA KESALAHAN YANG KITA LAKUKAN!”


semua anak anak yang ada disana segera mengucakan apa yang selalu Adi ajarkan kepada mereka.


ini sudah ribuan kali mereka dengar sehingga Semua orang yang ada di disana hafal dengan sangat baik jadi saat Adi menanyakannya kepada mereka  semua  yang ada disana dengan lantang mengucapkannya.


“Tunggu! tunggu! jangan memaksakan ideologi mu terhadap anak-anak yang ada disini!” balas Ulfa membanta ucapan Kakaknya.


walaupun ia terdengar sangat berani dengan ucapannya ulfa masih mengucapkannya di balik nanni untuk membuat nanni yang mengucapkanya.


tentu saat ideologinya di pertayakan, membuat adi juga siap berdebat, namun segera perhatian mereka teralihkan saat sesosok anak yang memangil nama seseorang yang mungkin saat ini mereka tidak ingin lihat saat mereka dalam suasan bahagia seperti ini.

__ADS_1


“KAK Ani….” teriak Anak-anak yang ada disana saat melihat Kedatangan DAriyani kesana.


dari Tiga orang pertama yang ada disana Ulfa adalah orang yang pertama Kali merespon, tapi segera ditahan oleh Nanni, walaupun mereka memiliki masalah NAnni berharap Untuk tidak membuat anak-anak ini tergangu dengan masalah mereka, apalagi Nanni sediri sadar bahwa anak-anak ini sangat mengangumi Dariyani.


Sedangkan Adi sendiri terlihat menarik nafas dan segera meminta Ulfa dan Nanni untuk masuk ke dalam Panti tempat suster biasa beristirahat.


“KAKK!!!” ulfa protes karena ia diperlakukan seperti orang yang salah disini.


“FA! karena sudah seperti ini biarkan aku mengurusnya, dan  percayalah, walaupun sedikit merepotkan, ini masih berada dalam amban yang wajar.” balas Adi yang membuat Ulfa sedikit diam, dan Terlihat nanni juga membisikan beberapa kata sebelum ia benar nurut kepada Nanni untuk ikut dengannya.


Dariyani sendiri terlihat masih sibuk berbicang dengan anak-anak karena ia memang juga sudah lama tidak datang ke tempat mereka.


“LAma tidak bertemu!” balas ADi terlihat santai.


“Itu tidak akan selama ini, jika kau tidak berusaha menhidariku,” 


“kau tahu aku, ada beberapa hal yang harus di hindari, untuk menhidari beberapa korban yang tidak di inginkan!” walaupun mendapatkan sindiran dari Dariyani, Adi sendiri terlihat masih santai.


terdengar ada beberapa getaran dalam suara tersebut, menandakan ada beberapa emosi yang tersimpan di dalam sana.


“Jika itu pernyataan maaf aku mungkin tidak bisa menjawabnya! tapi jika bisa menjawab beberapa hal memang harus diubah untuk mendapatkan hal yang sekarang aku miliki, walaupun beberapa diantaranya tidak diprediksi, contohnya orang yang aku cintai, selingkuh saat ia berada jauh dariku!” 


terlihat DAriyani terdiam sesaat karena ini memang ia tidak bisa membantahnya, “Setelah berjalannya Waktu, aku tidak tahu mungkin aku menyukuri bahwa aku selingkuh dari mu!”   balas Dariyani setelah cukup lama berpikir.


“Karena melihat berbagai rahasia yang kau sembunyikan, membuatku berpikir kau sebenarnya tidak benar-benar mencitaiku.” lanjutnya.


“Sudahlah, jika kau kesini hanya untuk membenarkan apa yang selama ini kau lakukan, Ya kau benar, aku salah, anggap saja semua yang ada di kepala itu benar, dan buat saja aku disini menjadi sat-satunya penjahat yang ada di matamu!” balas Adi.

__ADS_1


IA malas untuk berdebat, yang pada akhirnya ia tahu bahwa ini semua tidak berguna, dan sebenarnya ia saat ini sedikit Kecewa saat DAriyani DAtang hanya untuk membahas masalah ini.


ADi ingin berbicara dengan DAriyani hanya karena ia hanya ingin mendengarkan bagaimana kodisi, dari orang tuanya, anak-anak sudah tidak tidak ada lagi disana karena merasa mereka tidak lanyak untuk mendengarkan percaapan ini.


dan sebelum DAriyani memulai percakapannya dengan Adi ia sudah meminta suter yang ia kenal untuk membawa anak masuk, dan membiarkan beberapa ruang untuknya bersama dengan adi.


setelah mengatakan apa yang dia inginkan, Adi pun berbalik untuk memanggil Nanni dan Ulfa untuk Pulang, disana ia kembali di tahan oleh Dariyani.


“Tolong jangan melebihi apa yang bisa kau tangung, walaupun DAndi dan ayahnya berada di belakangmu, itu sama sekali tidak cukup untuk membuatku takut, satunya yang membuatku tidak bergerak kepada mereka karena aku masih memiliki ucapan kepada orang tuamu, dan jika terus memaksa, aku bahkan bisa membuat hidup kalian Lebih menderita dari pada dineraka.” 


Adi saat ini terdengar sangat dingin, bahkan Dariyani yang saat itu berada disana terkejut saat melihat perubahan suara yang adi  tampilkan.


“Bukan itu maksudku, hanya saja aku ingin kau mendengarkan penjelasanku, dan membuat semua ini selesai dengan baik!” DAriyani memang terkejut tapi ia mengigat semua hal yang ingin bicarakan.


“Kau!!!” tapi Hal ini malah membuat ADi merasa DAriyani masih memiliki harapan untuk nya melanjutkan apa yang selama ini ia lakukan.


tapi belum selesai ucapannya ia terkejut saat melihat Ulfa Yang sedang berlari sambil menagis menuju kepadanya, “KAkkkk, ayah kak!” ucapnya sambil terus menagis.


“Tenanglah, dan bicara baik,” balas Adi berusaha menenangkan adiknya yang terlihat sangat panik.


“ayah masuk rumah sakit, dan saat ini ia sedang koma!” ucapnya membuat Adi sendiri terkejut.


“Tunggu aku akan mengambil mobil, hari ini juga kita akan langsung naik ke makassar!” balasnya cepat setelah itu ia segera menganbil mobil yang parkir.


walaupun saat ini keadaan sedikit panik, Nanni saat melihat dariyani teringat perkataan dari “Kelincinya!” gumamnya.


“Mungkin memang beberapa Hal telah berubah setelah beberapa tahun!” lanjutna saat melihat Ia sama sekali tidak melihat deskrimsi kelinci dari DAriyani saat ini.

__ADS_1


“Apa!” balas DAriyani saat melihat Nanni terus memperhatikannya.


“Tidak ada, hanya Ingin mengucapkan selamat karena sebentar langi akan menjadi nyoya Dandi!” balasnnya sebelum ia juga mengejar Ulfa untuk masuk ke dalam mobil.


__ADS_2