Dalam Lingkaran Perputaran

Dalam Lingkaran Perputaran
pengakuan cinta


__ADS_3

Setelah ayah mereka bangun dan semuanya telah kembali seperti semula, kedamaian segera terjadi, walaupun mereka sedikit dikejutkan dengan keputusan yang toufik ambil dengan bergabung dengan perusahan miliknya burhan, dan mendapatkan jabatan yang lumayan tinggi.


Adi sedikit protes, namun pada akhirnya ia tidak bisa melakukan apa-apa  karena ini memang telah menjadi keputusan bersama yang tidak bisa mereka ganggu gugat.


Sehingga saat perusahaan berada dalam kekacauan adi tidak berniat membantu karena dari awal ini menjadi keputusan yang taufik ambil. 


 


Seperti apa yang adi khawatirkan, setelah satu masalah muncul berbagai masalah lainnya, seperti para pesain yang berusaha melancarkan serangan. 


Untung asi sudah menyiapkan beberapa hal walaupun itu tidak menyelesaikan serangan dari para pesaing, itu bisa memberikan mereka waktu untuk mengambil keputusan yang lebih baik. 


Burhan meminta toufik masuk, ia ingin taufik menyelesaikan masalah para karyawan yang tidak berguna bagi perusahaan. 


Sebenarnya adi juga tahu itu, ia hanya tidak terima bahwa taufik menerima permintaan tersebut dengan muda, padahal ia sudah berharap taufik akan memberikan sedikit penolakan kepada orang tuanya.


Untuk menghilangkan rasa frustasinya ia memutuskan untuk jalan-jalan, awalnya ia mengajak ulfa untuk pergi bermain tapi karena ulfa menolak ia akhirnya mengajak nanni makan.


Hari itu ia pergi ke berbagai lokasi,  dua orang ini sudah seperti sepasang kekasih yang sedang menghabiskan waktu bersama.


Mereka hanya berhenti berjalan saat satu  dari mereka kelaparan, "Terimah Kasih untuk hari ini, ini hari yang   cukup menyenangkan! " Ujar Adi sambil tersenyum. 


Sambil menunggu makanannya datang mereka membicarakan beberapa hal serius.

__ADS_1


"Kau seharusnya sudah mendengar niatku untuk bekerja di lakalasi!," 


Bukanya membahas ucapan terima kasih dari adi, nanni terlihat malah  mengalihkan pembicaraan ke arah yang berbeda tapi adi tidak masalah akan hal ini, ia hanya mendengarkan apa yang akan nanni katakan.


"Apa yang terjadi belakangan ini membuatku sadar kalau kemampuan ku saat ini masih terlalu rendah, bahkan mungkin jika ulfa belajar dengan serius ia bisa melebihi pengetahuanku yang sekarang, jadi setelah berpikir aku memutuskan setelah lulus, aku memutuskan untuk melanjutkan kuliah di luar negeri," 


"Bagus, kau tidak mendapatkan masalah karena memberikan bantuan kepada ku kemarin kan!" Tentu adi akan mendukung segala keputusan dari  nanni! Tapi ia tidak ingin mengambil keputusan  karena ia hanya tertekan.


"Apa kau percaya kalau aku tidak mendapatkan masalah, tapi karena semua prediksi yang telah kau berikan semuanya sudah aku lakukan dengan sangat baik, sebenarnya aku sudah ingin mengatakan ini semenjak kita berada di desa, dan melihat bagaimana semua orang menyelesaikan masalah tentu membuatku semakin memantapkan niat untuk belajar lebih banyak hal." 


Nanni berusaha menjelaskan berbagai perasaan  yang mengganggu pikirannya saat ini. Sehingga ia bisa menjadi lebih lepas nantinya. 


"Selama itu adalah pilihan mu, aku tidak akan berkomentar banyak, tapi apa yang kamu lakukan jangan lupa aku dan ulfa akan mendukung pilihan mu," balas Adi kali ini tersenyum  memberikan semangat. 


Karena saat itu adi sedang memalingkan mukanya, kesempatan itu tidak disia siakan oleh nanni langsung memberikan sebuah ciuman kilat ke pipinya.


Terlihat adi sedikit terkejut dengan apa yang nanni lakukan apalagi pengunjung rumah makan saat itu sedang ramai.


"Itu hadiah jika nanti kita berpisah, kamu tidak akan melupakan ku," balas nanni tersenyum,   ia tidak peduli dengan  apa yang terjadi di sekitar beberapa orang mulai ribut. 


"Perhatian, perhatian, kalian yang ada dalam ruangan ini tolong dengarkan,  kalian seharusnya tahu dengan laki-laki yang ada di hadapanku, untuk sementara ini aku memang bukanlah siapa-siapa, tapi jika ada perempuan yang menginginkannya aku adalah orang pertama dalam perebutan ini, dan jika ada yang menginginkannya harus anti si belakang ku," 


Karena apa yang tadi nanni lakukan membuat mereka berada dalam objek perhatian dalam restoran ini, kini semua itu terlihat di perkara, saat nanni melakukan pidatonya di depan semua tamu yang ada disana.

__ADS_1


Melihat semua itu adi  hanya geleng-geleng kepala, setelah itu mereka makan dengan damai, dan terlihat adi berusaha untuk menganggap ciuman tadi tidak pernah terjadi. 


Beberapa hal masih mereka bercanda, namun tidak ada satupun dari mereka yang membahas masalah yang terjadi tadi,  walaupun sebenarnya nanni sudah secara tidak langsung sudah mengatakan kalau Sebenarnya Ia memiliki perasaan kepada Adi.


Setelah mereka makan  dan keluar dari restoran, mereka akan berencana untuk pulang. Suasana yang ada di sana terlihat sangat Canggung, hingga mereka akhirnya sampai di depan rumah nanni.


Karena suasana yang canggung nanni ingin segera keluar dari mobil, tapi saat ia Ingin keluar tangan adi segera menghentikannya. 


"Aku tidak tahu apa jawaban ini akan membuatmu puas, jika ada perempuan lain yang perlu aku khawatirkan selain ulfa itu mungkin itu adalah kamu, aku tidak ingin mengatakan ini adalah perasaan yang sama dengan apa yang aku rasakan dengan ulfa, tapi sekarang aku tahu kalau kamu memiliki tempat sendiri di hati ku dan aku berharap perasaan itu tidak akan berubah untuk dua tahun kedepan." 


Kini adi memberikan sebuah peryataan yang membuat nanni sangat puas dari awal setelah ia melakukan hal gila di dalam restoran tadi, ia sangat menyesal, di dalam mobil ia  terus memikirkan apa yang adi pikirkan ia sedikit takut perkataannya itu malah membuat adi berusaha menjauh kepadanya.


"Tidak itu belum cukup untuk ku.."


"Na……" adi merasa nanni berusaha untuk menuntut terlalu banyak kepadanya, sedangkan ia saat ini belum bisa menjaling sebuah hubungan dengan perempuan.


"Kau yang mendengar kan aku, untuk saat ini aku akan menerima jawaban itu, tapi aku tidak mau perasaan mu itu terus dipertahankan, yang ku ingkan aku selayaknya berada di sana dan akan selalu menjadi prioritas."


"Terimah Kasih." Lanjutnya, sebelum ia keluar dari mobil.


Namun kembali saat ia Ingin keluar ia kembali di tangan oleh adi, adi sendiri tidak mengatakan apa-apa  melakukan gerakan, mendadak yaitu mencium bibir nanni.


''Dua satu,"  balas Adi yang melihat nanni terkejut. 

__ADS_1


"Jangan protes, cepat keluar dari mobil ku," lanjutnya melihat Nanni yang masih ingin membalas apa yang adi lakukan.  


__ADS_2