
untuk membuat perjalan mereka menjadi semakin nyata, mereka dengan mudah saling menelpon dan terus berbicara sepajang jalan, di dalam mobil, nanni sangat puas mengejek ekspresi lucu adi saat mendapatkan ciuman darinya.
“mungkin mereka juga akan tertawa jika melihat bagaimana eksperesi lucumu tadi,” ucap nanni berada di telpon.
“Kau tahu itu bukan ekspresi malu karena mendapatkan ciuman dari mu, tapi ekspresi berusaha menguatkan diri karena dirimu yang terlalu berat.”
Adi tentu tidak ingin dipojokkan terus menerus sehingga ia membalas dengan mengejek berat badan nanni yang sebenarnya tidak berat, tapi ia tahu saat membahas itu, ia tidak lagi membahas ekspresinya.
dan memang benar, setelah adi membahasnya, nanni tentu marah, dan berniat untuk menutup teleponnya, “tunggu dulu, gitu doang marah!” balas Adi berusaha menahan nanni menutup teleponnya.
“Apa! kalau gak penting, aku tutup!” balasnya.
“Setelah dari rumahmu aku mungkin akan langsung ke sidrap, dan baru kembali ke makassar sebelum pembukaan kantor yang baru!” balas Adi di telpon.
“Kabur lagi!” balas nanni yang merasa Adi hanya kabur dari keluarganya.
“terserah kau mau mengatakan apa! ini adalah kenyataannya apapun itu alasannya untuk sekarang aku masih belum bisa menerima mereka!” setelah mengatakan itu adi segera menutup teleponnya.
ini adalah sesuatu yang tidak bisa ia larang, sehingga ia hanya bisa diam dan membiarkan adi melakukan apa yang dia ingikan.
mau apapun yang adi lakukan, Nanni siap membantu apapun itu, bahkan saat ia sampai dirumah ia tidak lagi melihat ke belakang dan membiarkan Adi pergi dengan nyaman.
dan adi sendiri tersenyum saat nanni tidak menyapanya saat ia sampai di rumah, sehingga malam itu ia langsung berangkant untuk langsung pulang ke sidrap.
saat sampai di kamar ia hanya mengabari Ulfa tentang adi yang dalam perjalan ke sidrap.
ia sore ni mencari Adi, itu karena ulfa yang memintanya, dan saat ia sudah mendapatkan kabar dari Adi ia juga harus memberikan kabar kepada ulfa.
terdengar ulfa yang lega setelah mengetahui kabar Adi yang baik baik saja.
karena sudah terbiasa , Adi sama sekali tidak takut untuk berkedara pada malam hari, dan ia sendiri selalu merawat motornya dengan baik sehingga ia sama sekali tidak takut kalau ada bahaya walaupun ia berangkat jam berapa pun.
walaupun Adi pulang dalam keadaan mendadak ia memiliki sesuatu yang harus dilakukan, misalkan dalam perjalannya saja ia sudah terpikirkan sebuah konten pertama yang bisa ia buat, setelah cukup lama tidak membuat konten.
menurutnya daerah sidrap memiliki beberapa pembahasan yang harus diteliti untuk bisa dijadikan konten yang sangat bagus misalkan Sebuah kampung yang berisi sebuah agama yang berbeda.
__ADS_1
bahkan kampungnya sendiri memiliki beberapa legenda jika ia jadikan sebagai konten itu bisa menjadi sebuah cerita yang sangat menarik.
setelah berpisah dengan Nanni ia segera mematikan hpnya untuk membuat tidak ada satupun orang yang bisa menghubunginya.
sampai di sidrap ia hanya bermalam di kantor, karena ia memiliki ruangan khusus dan tidak ada yang berani untuk mengganggunya.
besoknya ia segera mengadakan rapat darurat untuk membentuk sebuah tim yang akan menjalankan rencananya.
“Sial sepertinya bos sedang bermasalah,” gumam kameramennya setelah ia mendapatkan arahan dari Adi.
“Jangan mengeluh! siapkan apa yang diperintahkan! dan berdoalah ini cepat selesai,” balas seseorang lainnya.
Adi sudah menjelaskan beberapa konten yang harus selesai, dan sangat sulit untuk dilakukan untuk jangka waktu yang Adi berikan kepada mereka, beruntung Adi masih menjanjikan mereka bonus yang lumayan besar jika ini selesai.
dari dulu adi akan selalu seperti ini, jika ia ada masalah, ia berusaha melakukan pekerjaan berat, dan melupakan berbagai masalah.
di makassar ulfa terkejut masalah Adi yang memutuskan untuk tidak kembali lagi sebelum masalah peresmian kantor, ia awalnya berpikir adi hanya tinggal di sidrap hanya beberapa hari, tapi sekarang ia tidak bisa melakukan apa-apa.
sekarang ia juga diberitahu,bahwa cefe dibuatkan untuknya membuat orang tuanya menyuruh untuk berfokus untuk belajar dan membiarkan masalah adi kepada para orang tua untuk mengurusnya.
pengumuman ini tentu sangat menarik perhatian sehingga beberapa orang segera berpikir masalah ini, tidak membutuhkan waktu lama setelah peguman secara resmi yaang mereka lakukan segera memunculkan berbagai persepsi siapa anak tersebut.
namun salah satu guru dari ulfa yang memberikan foto bagaimana kedekatan ulfa dengan Adi Sehingga semuanya segera mengerucut ke arah sana, bahkan beberapa dari mereka mulai mengaitkan masalah adi yang baru saja muncul, dengan pengumuman burhan.
walaupun masalah ini terus menarik perhatian banyak petinggi yang ada di negara beberapa orang rekannya memberikan selamat karena teman-temannya itu tahu bagaimana sedihnya burhan saat kehilangan anak pertama.
tapi burhan berusaha membuat rekan bisnisnya untuk tidak terlalu menarik perhatian, karena dengan jujur ia menceritakan anaknya yang masih belum mengakuinya sebagai seorang ayah.
burhan dan tasmia berusaha, dan tahu, untuk membuka hati adi sangatlah susah, karena disini mereka adalah orang yang bersalah karena terlalu cepat menyerah untuk mencarinya.
pengumumannya bahwa ia sudah menemukan anaknya memang terlalu menarik perhatian, jika para pegusaha yang dari luar sulawesi datang untuk memberikan selamat tentu para sultan yang ada di makassar tidak ingin kalah untuk datang memberikan selamat kepada burhan.
hari itu giliran sang taipan penguasa semen yang ada di pangkep, ia datang bersama dengan anaknya yang teryata itu adalah Dendi, dan dendi saat itu karena hubunganya semakin membaik dengan Dariyani.
dan mereka sudah mendapatkan persetujuan dari orang tuanya membuat Dendi dengan bangga membawa daryanani kerumah Burhan.
__ADS_1
belakangan itu, karena Adi yang sudah tidak ada di kantor membuat ulfa sedikit malas untuk datang kesana, dan orang tuanya sendiri sedikit melarang.
LA waru sedang sibuk mengurus masalah pembukaan kantor baru, mereka takut ulfa kesana hanya mengganggu karyawan yang sedang bekerja.
jadi saat orang tua dendi datang, baik dariyani atau ulfa terkejut saat mereka bertemu.
“woi bocah, sepertinya kau sedang belajar kopi, berikan satu buatan terbaikmu,” ini bukan kali pertamanya datang kesini Sehingga saat masuk ia sama sekali tidak canggung saat melihat Ulfa yang sedang belajar membuat kopi.
yang memang area dapur tempat ulfa belajar memasak dekat dengan ruang tamu,sehingga mereka bisa melihat saat dari ruang mereka berbicara.
“Sok ganteng, itu pacarmu!” balas ulfa berpurah bertanya.
“Bagaiamana! cantik ga!” bukan sebuah jawaban tapi itu sudah cukup menjelaskan hubungan mereka.
“HAHaha,”
mendapatkan pertanyaan seperti itu membuatnya tertawa karena itu adalah sesuatu yang sangat berbeda di pikirannya.
karena terlalu kencang ia tertawa sehingga ia harus mendapatkan teguran dari orang tuanya karena menurutnya ulfa terlalu kelewatan.
“Maaf bro, maaf om, aku memikirkan seseorang sehingga aku tertawa,” balas ulfa yang berusaha membuat suasana menjadi lebih baik.
dari tadi ia sudah membuat beberapa jenis kopi, Sehingga ia menjadikan itu sebagai permintaan karena reaksinya yang berlebihan.
“aku benar-benar tidak bermaksud buruk dengan tertawa seperti tadi, ini hanya reaksi sesaat karena perkataan pacarmu, mengingatkanku dengan kejadian lucu yang ada di sekolah!” ujar ulfa yang menyodorkan sebuah kopi jenis kapocino kepada Dariyani.
Baik itu ayah dari Dendi, atau dendinya sudah mencoba kopi buatan ulfa, dan mereka semua memujinya, tapi terlihat ada sebuah keraguan dari DAryanani untk mencobanya.
tapi ia tidak bisa melakukan apa-apa, yang ulfa berikan kepadanya adalah sebuah capocino dingin sehingga itu bisa di minum banyak, “Kakak, apa kopi buatanku tidak enak!” balas ulfa karena melihat dariyani yang hanya meminum sedikit kopi buatannya.
“Apa ada masalah, aku mendengar kau sangat menyukai kopi, beritahukan saja apa yang kau rasakan karena itu sangat berpengaruh untuk ulfa kedepannya,” balas ayah dendi.
Dendi sendiri hanya diam karena merasa ada yang salah dengan pacarnya, ia baru mau mengatakan tidak perlu memaksakan, dariyani sudah meminum kopi itu, dengan sangat banyak.
“tidak ada masalah dengan rasanya, mungkin lain kali jangan terlalu banyak mencampur jenis kopinya karena itu sering kali membuatnya rasa asin dalam minuman kita!” dariyani memberikan sarang dengan sangat baik.
__ADS_1
tampah menyebutkan bahwa di dalam sana ada sebuah Rasa asin yang sangat besar, sehigga itu sangat sulit untuk di telang