Dalam Lingkaran Perputaran

Dalam Lingkaran Perputaran
membuat keputusan berat


__ADS_3

Saat Nanni masuk ke kantor ia menemukan semua orang sedang tertawa, hal ini membuatnya binggung karena tidak tahu apa yang mereka tertawakan.


“Hahaha, akhirnya kau datang, sayang nya kau melewatkan momen indahnya!” ujar Ulfa yang masih setegah tertawa.


ia mulai menceritakan bagaimana ia sudah mencoret muka Adi saat ia tidur dan adi baru saja bangung dan mereka sangat senang melihat Adi yang  terkejut melihat Mukanya yang sudah penuh akan Coretan.


“Memang sangat disayangkan Jika aku melewatkannya,” Balas Nanni merasa sangat disayangkan melewatkan momen tersebut.


“Oh ya kak, bukannya kau bilang ada beberapa hal yang kau ingin bicarakan!” balas Ulfa.


sebenarnya alasan kenapa Ulfa datang ke kantor hari ini Adalah nanni yang mengajaknya karena ada beberapa hal yang ia ingin bicarakan dengannya.


“Menurutmu Bagaimana kalau aku bekerja disini!” balas Nanni cepat.


beberapa hal sudah ia putuskan, yang pertama yaitu ia akan memutuskan untuk bekerja di tempat ini, sekarang ia meminta persetujuan dari Ulfa, entah bagaimana ia merasa ia perluh mendengarkan pendapat ulfa akan masalah ini.


mendengar pertanyaan tiba-tiba seperti itu membuat ulfa sedikit terkejut sehingga ia tidak langsung menjawabnya, ia berpikir untuk sesaat.


“Apa kau tahu rencana KAK adi setelah masalah yang ada di desa selesai!” balas ulfa.


“Tahu!” 


Nanni sangat tahu bagaimana rencana Adi ke depannya, ia saat itu juga sadar bagaimana posisinya dimata adi saat ini, tapi satu hal yang ingin dia lakukan adalah berada di area yang membuatnya nyaman ini.


walaupun ia tahu bagaimana posisinya di mata Adi ia tidak kecewa karena Ia sendiri masih bingung bagaimana perasaannya ke Adi,  sehingga ia tetap berada di lingkungan laki-laki itu berada.


selama ini apapun yang Adi lakukan terlihat sangat wow dimatanya, saking kagumnya ia kepada Adi membuatnya Ragu apa perasaan  yang ada dalam hatinya itu adalah sebuah perasaan Cinta atau hanya sebuah perasaan kagum semata.


“kak! kalau boleh jujur aku berharap untuk kau bekerja disini, karena aku juga sudah mulai menyukaimu, tapi aku akan menyampaikan perkataan Kak adi kepadamu, Jangan pernah sebuah perasaan cinta membuatmu terbatas akan sebuah masa depan yang lebih cerah.”


terdengar sebuah pepata bijak keluar mulut Ulfa, “untuk orang yang terperangkap di dalam desa gara-gara MAsalah cinta, ia bisa mengatakan Hal seperti juganya!” balas Nanni dengan sedikit terseyum.

__ADS_1


“Pengalaman adalah guru terbaik bukan!” balas Ulfa yang kini bercanda.


“kau benar, untuk kedepannya aku akan berpikir lebih baik lagi sebelum mengambil tindakan, Ngomong masalah omonganmu tadi aku mendengar ada kata menyukaiku! Aku tidak menyangka adik Adi akan memiliki Gairah seksual yang menyimpan di umurnya masih sangat mudah.”


Ia mau mengoda ulfa namun ia tidak sadar sebenarnya di belakangnya sudah adi  sehingga ia langsung memberikan sebuah jitakan kecil kepada Nanni.


“Apa yang kau ajarkan kepada Adiku!”  ucapnya meberikan sebuah Jitakan agak keras kepada Nanni.


“Kau!” Nanni tidak terima mendapatkan Jitakan seperti itu dari Adi.


“APa! marah!”  balas Adi santai.


“Tentu tidak bosKu!” balas Nanni cepat dan segera Duduk  melihat Adi yang tidak Takut.


Ulfa hanya tertawa karena melihat itu, karena itu Juga ia akhirnya mendapatkan jitakan dari Adi,”KAu Juga, sudah berani untuk jail denganku ya!” ucapnya memarahi ulfa yang saat itu tertawa.


“Sepertinya aku mulai mengerti alasan Dariyani meninggalkanmu kak!” balas Ulfa mengejek.


“Kalian masih ingin di jitak!” balas Adi.


“Kakak apa benar karena kakak sudah mengumumkan bahwa kakak adalah lakalasi, dalam waktu dekat KAu akan memulai keliling indonesianya!” 


balas Ulfa yang menurutnya ia harus segera menayakan ini kepada Adi karena ia tidak ingin Di tinggalkan secara tiba-tiba.


“Jangan khawatir, baru kemarin aku meminta uang di perusahan, untuk biayanya modifikasi Mobil yang aku bawah untuk keliling Indonesia, dan membutuhkan Waktu beberapa bulan untuk menyelesaikannya!” balas Adi.


IA tahu adiknya khwatir jadi ia menjelaskan bahwa masih harus mengurus beberapa hal sebelum ia benar-benar meninggalkan sulawesi selatan.


“Mobil!” balas Ulfa dan nanni secara bersamaan.


“Kalian tidak tahu tapi konsepnya? aku akan melakukan traveling menggunakan mobil jadi perjalananku nanti hanya berada dalam mobil, yang di dalam mobil tersebut sudah lengkap bersama dengan sebuah studio dan kamar tidur!”

__ADS_1


“Kakak kau masih berniat untuk kembali ke sulawesi bukan!” balas Ulfa yang merasa Apa yang adi lakukan akan sangat gila karena tentu itu akan memakan Waktu yang sangat lama.


“Kenapa tidak! rumah ku masih disini!” balasnya 


“Jika ada masalah atau sesuatu yang perluh aku urus, aku hanya perluh naik pesawat untuk kembali bukan! jadi berhenti mempermasalahkan hal kecil, saat aku pergi nanti jika aku mendengar kau malah pacaran bersiaplah aku pulang untuk memukul pacarmu!” Lanjut ADi.


Setelah mendengar itu mereka baru tenang, “Kakak! aku curiga sepertinya ayah sudah mulai menyelidiki keberadaan mu!” karena masalah mereka sudah selesai ia mengalihkan percakapan menuju Arah lain yaitu keluarga mereka.


biasanya Adi akan memilih untuk menolak membicarakannya, tapi menurut ulfa ia harus membicarakan ini cepat atau lambat.


Terlihat Saat Adi mendengar itu, saat itu yang ingin mengambil kopi dan duduk di dekat mereka sempat terhenti selama beberapa waktu, sebelum ia mengambil kopinya, dan duduk di dekat adiknya.


Nanni sadar akan posisinya, jadinya ia sedikit diam dan tidak berkomentar tentang masalah keluarga adi.


“Tidak masalah, cepat atau lambat aku akan berhadapan dengannya, atau kau berusaha atur waktu dengannya!” ucap Adi sedikit pelan.


“Serius KAk!” mendengar itu Ulfa segera bersemangat, sudah lama ia berusaha menyatukan Adi dengan keluarganya, walaupun selama ini ia masih terus menolak.


“jangan terlalu berharap! aku tidak akan kembali ke mereka, aku hanya ingin memperkenalkan diriku kepadanya, dan melepaskan segala beban yang ada di hatiku!” balas Adi.


setelah ia berpikir jika ia ingin meninggalkan sulawesi ia harus menyelesaikan berbagai permasalahan yang ada disini untuk bisa membuatnya bisa tenang, dan satu-satunya masalah yang harus diselesaikan adalah masalah orang tuanya.


“ia, ia, aku cukup senang walaupun kalian hanya saling bertemu!” balas ulfa yang sudah berlalri keluar untuk mengatur pertemuan antara orang tuannya dengan kakaknya.


Adi hanya diam melihat ulfa yang bersemangat, “ada pepatah yang mengatakan orang yang terluka akan cinta akan merubah seseorang! sekarang aku mengerti arti dari pepatah itu!” ujar Nanni yang melihat Adi yang akhirnya memutuskan untuk bertemu dengan orang tuanya setelah berpisah selama 20 tahun 


“Menurutmu! apa aku sudah membuat keputusan yang benar? selama ini,  aku terus menguatkan diri bahwa aku membenci orang tua ku atas keputusan yang mereka ambil, dan banyak yang memaklumi kemarahanku saat mengetahui apa yang terjadi, tapi mungkin sebenarnya aku hanya takut mengetahuinya Kalau aku memang pada akhirnya memang dibuang!” 


“Aku mengerti apa yang kau maksud, tapi jika kau meminta pendapat dari ku, mungkin aku hanya bisa mengatakan seperti kebanyakan orang, bahwa kemarahan itu lebih masuk akal dari pada ketakutan, karena pada akhirnya sampai sekarang aku masih berusaha lari dari ayahku!”  


saat mengeluarkan pendapatnya nanni hanya terseyum, ia mengerti apa yang Adi katakan, tapi apa yang Adi ambil saat ini, sebelas dua belas dengan apa yang ia ambil, bahkan adi sudah lebih baik karena sudah berusaha untuk mencari Jalan tegah antara masalahnya dengan orang tuanya.

__ADS_1


__ADS_2