Dalam Lingkaran Perputaran

Dalam Lingkaran Perputaran
panti


__ADS_3

Apa yang Adi lakukan saat ini membuat Ulfa senang setegah mati, ia terus melompat karena sangat senang selama ini ia terus berjuang untuk diakui adi secara publik bahwa mereka adalah keluarga.


“cepat atau lambat mereka juga an mengetahuinya, jadi memberitahu mereka sebenanya bukan masalah, lagian masalah ku bersama dengan ayah dan ibu, sehingga kau tidak ada sangkut pautnya dengan masalah ini.” jelas Adi.


bagi Adi letak masalah disini adalah orang tua mereka sehingga ia tidak perluh melibatkan adiknya untuk masalah ini, ia mungkin sudah mengakui bahwa ia adalah anak dari Burhan tapi untuk mengakui  atau berdamai dengan mereka itu akan menjadi permasalahan yang berbeda.


“Kak…”ulfa berusaha membujuk Adi, tapi tingkahnya itu segera di hentikan.


“Mau pulang ke makassar lebih cepat!”


balasan Adi sudah cukup membuat ulfa segera diam, dan tidak melanjutkan ucapannya karena ia tahu kalau Adi serius dengan apa yang tadi ia ucapkan.


“dulu kau pernah bilang ingin melihat rumah  ku waktu kecil bukan! karena kalian sudah terlanjur kesini ayo aku akan mengantar kalian kesana!”


kini Adi mengajak mereka untuk panti asuhan tempat adi dulu di besarkan. “KAk! tapi kita baru sampai kan, aku bahkan belum melihat segala intrior yang ada di dalam!” balas Ulfa protes karena mereka baru saja sampai dan mereka sudah pergi lagi.


“Kita nanti akan bermalam disini, jadi kau bisa menikmati segala intriornya setelah kita pulang!”  balas Adi terlihat santai.


karena sudah seperti itu Mereka dengan cepat setuju, karena baik itu dan Nanni juga penasaran bagaimana panti asuhan yang bisa menhasilakan para mosnter seperti saudara saudara adi saat ini.


di perjalan mereka melihat berbagai aktivitas yang ada di desa, “Ini hanya perasaanku saja atau aktivitas yang ada di desa menjadi lebih beragam, bahkan aku bisa melihat beberapa turis yang datang ketempat ini!” ujar Nanni yang melihat aktivitas di desa menjadi lebih aktif dari terakhir kali ia datang.


“beberapa tahun belakangan kami berhasil membuat jadwal tanam di desa menjadi lebiih stabil, Sehingga siklus pekerjaan yang ada di desa ini sangat stabil, oleh karena itu kebanyakan tanaman yang kami panen merupakan kualitas terbaik, dan beberapa orang yang mengetahuinya akan berusaha membelinya secara langsung dari para petani, apalagi akibat masalah kemarin desa ini semakin terkenal membuatnya menjadi salah satu objek wisata yang ada di sidrap.”

__ADS_1


adi menjelaskan bagaimana desa ini menjadi salah satu desa yang terkenal di jangat maja, kemarin ia juga dengan beberapa warga  setempat untuk membuat beberapa batung besar untuk menjadi temat foto yang bagus untuk para pengujung yang datang.


“FA, kau mungkin tidak percaya, tapi aku memberitahukan sebuah Rahasia, selama ini kau mungkin berpikir bahwa aku adalah laki-laki terkaya di desa ini, kalau ia kau salah besar karena orang yang mendapatkan  julukan King Adalah Armadi!”


“hah!” balas Ulfa dan NAnni secara bersamaan.


“jika kau aktif dalam sosial media dua tahun belakang maka kau pasti mendegar sebauh aplikasi pedangaan yang berpokus dalam penjualn berbagai bahan makanan, dan pemilik dari perusahaan tersebut adalah armadi!” balas Adi terdegar bangga.


ia menceritakan ini, untuk memberitahukan kepada ulfa bahwa ia bisa lebih percaya diri jika nantinya ia memberikan nya kantor baru lakalasi untuk ia urus, “Kak aku mengerti! Tapi lain kali bisa Contoh jangan Armadi, jika kau bukan kau yang mengatakannya aku sudah memukulnya saat mereka menyebutkan nama itu.”


ulfa sangat percaya saudaranya sehingga ia segera menangkap maksud dari adi menceritakan ini kepadanya, “Ngomog-ngomong serpertinya kau sangat bejuang untuk desa ini sangat stabil!” balas Nanni yang menagkap berbagai kegiatan adi yang ada di desa.


“sangat sulit untuk sombong kepada orang pintar!” balas Adi.


“menurut kalian di umur Kita yang sekarang, jika kita di berikan sebuah pilihan maka kalian akan memiliki untuk tinggal di desa atau kota?” 


bukanya menjawab pertayaan dari adi,  ia malah melontarkan sebuah pertayaan balik yang membuat Baik itu Ulfa dan nanni segera berpikir.


“Kota!” balas mereka berdua.


“Benar! pasti semua orang akan berkata seperti itu, baik itu masalah pendidikan pekerjaan, semuanya tersedia melimpah disana! bahkan lakalasi harus menyerah pada prinsip mereka untuk mengembangkan daerah, dan harus membuat kantor utama mereka berada di Makassar.”


“Maksudmu kau ingin membuat anak-anak yang terlahir di desa setidaknya memiliki cita-cia lain untuk tidak terus berada di kota!” 

__ADS_1


dari Ucapan singkat dari Adi, nanni segera memberikan beberapa kesimpuan tentang apa yang adi ingin jelaskan.


“aku mungkin tidak bisa memberikan terlalu banyak perubahan daerah yang terlalu luas, tapi sekarang aku sudah bisa melihat perubajhan di sebuah desa, dan sekarang  aku hanya tinggal berharap dengan satu desa yang berbeda membuat berbagai bakat lain muncul dan segera mengembangkan desa mereka masing-masing.”


bagi Adi masyarakat mereka memiliki nilai kompertiti yang tinggi sehingga ia berharap ada sebuah desa yang bisa ia tonjolkan desa desa laiinya bisa berlomba untuk bisa mencapai desa terbaik yang ada di kabutpaten mereka saat ini.


mendengar ana sendiri hanya menganguk sambil terus kagum kepada adi, “KAk! tidak bisakah kau mengunakan otakmu itu jika berurusan dengan perempuan!” balas Ulfa mengejek.


“sepertinya kau ingin langsung ke makassar!” balas Adi singkat, dengan itu Ulfa langsung diam dan memberikan gestur mengunci mulut tanda bahwa ia tidak lagi bicara.


tidak lama mereka sampai di tujuan mereka, panti asuhan tempat ia tuuh memang tidak berada di desa takkalasi, tapi jaraknya tidak terlalu jauh dar desa Sehingga cukup cepat untuk sampai di tujuannya.


“Sangat berbeda dengan apa yang aku harapkan!” Gumam Ulfa saat melihat penampakan luar dari panti asuhan yang ada disana.


jika Dilihat dari luar itu memanadalah sebuah rumah yang tidak besar namun rumah itu terlihat sangat terwat, dan halamannya juga terlihat sangat bagus karena terdapat berbagai mainan tempat anak-anak untuk bermain.


tentu itu sangat berbeda dengan apa yang Ulfa dan nanni harapkan, sebagai orang yang berkecuan ini juga pertama kalinya mereka datang ke panti asuhan karena di beberapa kesempatan para orang kaya akan mengadakan sebuah cara di panti asusahan saat mereka kecil.


sehingga mereka sama sekali tidak buta, bagaimana penampakan dari sebauh panti asuhan seperti ini, yang menurutnya panti asuhan yang ada di depannya sudah sangat bagus, bahkan mengalahkan semua panti asuhan yang perna ia lihat di kota.


“aku tahu apa yang kalian pikirkan, tapi ap menurut klian aneh, saat aku, taupik, armadi, waru, dan Jerry menjadi donatour, penampilan panti seperti ini!” balas Adi saat melihat mereka berdua sedikit terkejut.


“Tidak! tidak! kau benar, mungkin aku malah harus hinamu jika kondisi panti ini seperti apa yang ada dalam banyanganku!” balas nanni segera memotong ucapan dari adi sebelum ucapan itu merambat kemana-mana.

__ADS_1


Sedikit berdebat, khirnya mereka masuk kedalam panti, karena saat itu ia datang pada sorre hari anak-anak baru bangun dari jadwal tiur siang, dan saat mereka melihat Adi, mereka semua terlihat sangat bersenagat dan dalam hitungan detik mereka segera berkerumun kepadanya.


__ADS_2