
"Nanti saja protes nya ada beberapa hal yang ku pikirkan, lagian semuanya akan menjadi lebih merepotkan jika aku datang kesana karena itu akan membuat mereka memiliki kesempatan untuk memojokkan kita!"
Adi merasa kalau taufik ingin protes karena ia yang mengutus dirinya, bukan adi yang menyelesaikan masalah ini secara langsung.
Tapi setelah ia mendengar alasan seperti ini, membuatnya diam karena apa yang adi katakan memang ada benarnya, sehingga pada akhirnya toufik hanya bisa setuju.
Ulfa juga sudah di beri penjelasan sehingga tidak ada alasan lain untuk toufik bisa menolak.
Hari yang ditunggu akhirnya tiba terlihat ulfa yang terlihat kelelahan mungkin tidak bisa tidur memikirkan masalah ini.
Sebelum mereka berangkat menuju kantor adi sempat bertemu dengannya kalau nantinya tidak akan ada masalah yang akan mengacaukan rapatnya Nanti.
Di sebelah kanannya ada nanni yang sudah berdandan sudah selayaknya seorang pegawai yang pergelamanan yang siap melindungi ulfa dari ancaman dari luar.
Bahkan di salam mobil berulang kali Ia terus menyakinan ulfa bahwa semuanya akan berjalan menjadi lebih baik.
Saat ulfa berada di kantor terlihat para pegawai disana terkejut karena orang yang mereka harapkan akan muncul adalah ibu ulfa, tapi saat ulfa yang datang beberapa dari mereka juga senang karena merasa semuanya menjadi lebih baik.
"Kalian semua kurang ajar, saat orang tua ku sakit! kalian malah berusaha membuat rapat untuk mengulingkannya!" Baru masuk dalam ruangan rapat Ulfa berusaha menunjukkan diri dengan langsung membentak hadirin yang ada disana.
"Keluarlah ini bukan rapat yang akan di hadirin anak-anak seperti mu!" Terdengar suara orang tua yang tidak ragu mengusir ulfa yang ada disana.
"Oh aku tidak pantas hadirnya, awalnya aku terkejut saat ada suara seperti itu, tapi setelah melihat siapa yang mengucapkannya aku bisa maklum akan hal itu." Balas ulfa yang sudah melihat bagaimana raut wajah dari orang yang, mengusirnya.
"Tunggu aku ingat kau, kalau tidak salah kau datang kerumah untuk memohon bantuan kepada orang tuaku karena masalah yang kau sebutkan di perusahaan bukan!" Lanjut ulfa, yang membuat semua orang merasa terkejut dengan apa yang ulfa sampaikan.
__ADS_1
"Anak muda, mungkin ada beberapa hal yang salah kami lakukan, tapi kami masih lebih tua darimu jadi berikan sedikit kami rasa hormat," ujar orang tua, yang merasa cara bicara ulfa terlalu keras.
"Hormat!" Balas ulfa cepat.
Semua orang yang ada disana terkejut anak itu benar-benar meledek mereka.
"Sepertinya buah jatuh memang tidak jauh dari pohonnya," gumam taufik yang melihat ulfa dalam mode seperti sangat mengigatkannya kepada Adi.
Sambil mengatakan itu untuk menghentikan tindakan ulfa menjadi lebih jauh ia segera melemparkan beberapa dokumen ke meja, itu adalah beberapa dokumen yang menunjukkan kelayakan ulfa untuk hadir dalam rapat ini.
Di sana ada beberapa dokumen yang menjelaskan saham yang ulfa wakili cukup besar untuk membuat mereka diam dan setuju bahwa ulfa memang pantas berada disana.
"Sebenarnya aku malas untuk mendengarkan para orang tua bicara, jadi aku langsung saja intinya, aku ingin kalian memberikan aku waktu untuk menyelesaikan masalah yang ada di perusahaan sebelum kalian memutuskan pemecatan ayah ku sebagai ceo perusahan ini."
"Jangan bermain-main kami di sini bukan untuk menemani mu bermain,"
berbagai orang mulai menunjukkan ketidak sukanya kepada ulfa, memiliki saham yang cukup sangat berbeda dengan menyuruh mereka diam dan mundur untuk melepaskan burhan dari jabatannya yang sekarang.
"Sebelum kalian protes terlalu jauh, aku harap kalian melihat dokumen yang aku berikan," Lanjut ana.
Setelah itu ia memberikan kode kepada nanni memberikan dokumen tersebut kepada semua orang yang ada di sana.
Saat membuka dokumen tersebut terlihat semua orang yang ada disana menjadi terkejut, masing-masing dari mereka menolak memberitahukan dokumen yang ada di hadapannya.
"Jangan panik dulu, aku tidak bermaksud maksud untuk mengancam kalian, oleh karena itu aku juga akan menjadikan seluruh saham yang tadi kumiliki sebagai jaminan untuk meminta kalian memberikan aku waktu menyelesaikan nya." Balas ulfa yang membuat semua orang yang ada di sana semakin terkejut.
__ADS_1
Sebagai seorang pengusaha sesuatu seperti ini tentu tidak bisa mereka lewatkan.
Bagi mereka ulfa hanya anak kecil yang sedang marah karena orang tuanya yang sedang mereka kecepatan.
Beberapa orang terlihat memancing ulfa dengan berusaha meragukan ucapannya.
"Tenang saja semua keputusan yang ku buat saat ini sudah atas dasar persetujuan orang tuaku!" Balas ulfa terlihat tegas.
Dari awal sampai akhir, tidak terlihat ulfa menunjukkan kelemahan, semuanya terus menunjukkan kalau ia adalah raja dalam ruangan ini.
Nanni Sendiri dalam hati memberikan pujian setinggi mungkin kepada ulfa karena memiliki hal seperti ini, bahkan ia sendiri ragu kalau ia akan memiliki ketenangan seperti itu jika berada diposisinya.
Dan memang benar semua orang yang ada disana tidak bisa menolak karena mereka semua tahu kalau ulfa tidak akan bisa menyelesaikannya sesuai waktu.
Semua orang yang ada disana mengingatkan ulfa untuk tidak mengingkari ucapannya untuk bisa menyelesaikan masalah utang luar negeri yang melanda perusahaan.
Saat semua orang itu keluar dari ruangan, ulfa terlihat hampir jatuh beruntung ia masih berhasil ditangkap nanni dan langsung memberikannya jempol menandakan ia telah melakukan semuanya dengan baik.
"Istirahatlah untuk selanjutnya biarkan kakakmu yang mengurusnya," ujar taufik sambil memberikan senyuman terbaiknya kepada ulfa.
Setelah mendengarkan ucapan dari taufik ulfa secara perlahan berusaha mengistirahatkan tubuhnya yang masih berada di dekapan nanni.
"Temani saja dia, aku akan berjaga dan mengejek apa masih ada beberapa hal yang perlu ia periksa untuk lepas dari masalah ini," ujar toufik kepada nanni.
Setelah mendapatkan kabar dari kantor, terlihat ekspresi biasa dari adi seolah tahu keadaannya kalau ulfa akan berhasil.
walaupun keadaannya terlihat baik, namun berkembangan mereka sendiri tidak hampir mendekati nol, sehingga baik adi dan yang lainnya masih harus bekerja keras untuk menyelesaikan dan mencari semua yang bisa menyelesaikan masalah.
__ADS_1