Dalam Lingkaran Perputaran

Dalam Lingkaran Perputaran
mawar putih dan kelinci


__ADS_3

“kak! kali ini kau akan bermain bersama dengan kami kan!” ujar seorang anak yang terlihat menagih janji kepada Adi.


“IA, Ia, aku sudah bilang kepada kalian lain kalian saat aku datang aku akan bermain sepuasnya dengan kalian!” balas Adi senyum.


“Di! sepertinya kau bawah Tamu, kenapa kau tidak memperkenalkan kepada anak-anak!” ucap seorang perempuan yang berumur sekitar 30 tahun, ia adalah pengasuh rumah panti yang ada di sini.


“KAkak selingkuhnya!!” ujar tiba-tiba seorang anak perempuan yang memang sudah mengenal Dariyani sebagai pacar dari Adi.


ulfa bahkan hampir tersedak ludahnya sendiri mendengar hal tersebut, sedangkan nanni sendiri hanya bisa bingung harus menjawab apa karena masalah ini.


adi sedikit diam memikirkan harus menjawab apa, anak anak disini memang dia atur untuk tidak terlalu aktif masalah masalah dunia luar yang bisa saja mengangu pertumbuhannya, sehingga mereka tidak mengetahui apa yang terjadi kepada ADi dan DAriyani.


“Bukan Selingkuh, tapi ia adalah seorang  selir! bukan begitu Bro!” belum sempat Adi menjawab seorang anak lainnya membela adi, “Yoi!” balas Adi cepat sambil memberikan poin tos kepada anak yang membelanya.


“kalau kata buku yang aku baca, seorang Raja sejati tidak akan cukup dengan satu orang perempuan, mereka membutuhkan banyak selir untuk membuat hidup mereka menjadi lebih berwarna.” lanjut anak itu karena merasa mendapatkan dukungan dari Adi.


“Benar!” balas Adi memberikan jempol kepada anak Tadi.


“benar dari hongkong!” balas Nanni yang memukul kepala adi.


Dan anak tadi juga mendapatkan Cubitan, dari ibu penjaga mereka dan menyuruhnya menhentikan bacaaan  yang dia baca, karena takut ia malah semakin berpikir aneh.


“Kau juga memberikan reperensi buku aneh-aneh kepada anak-anak,” kini pengasuh anak-anak itu memarahi adi karena mengajarkan anak-anak ke sesuatu yang belum layak untuk mereka konsumsi.


disini untuk pertama kalinya baik itu Ulfa dan NAnni melihat bagaimana Adi sama sekali tidak membantah kepada perempuan tersebut.


mungkin Adi Akan mendengarkan segala perkataan Taufik karena umur mereka yang berbeda, tapi sesekali Adi akan mempertahankan pemikirannya, tapi adi hadapan perempuan ini terlihat menurut dan tidak berani membantah.

__ADS_1


Setelah puas memberikan arahan kepada Adi perempuan itu mengalihkan perhatiannya kepada Ulfa dan Nanni, dan menanyakan identitas mereka.


“Aku adiknya!” balas Ulfa.


“Hanya kenalannya dari Makassar.” balas NAnni sopan.


saat Ulfa memperkan dirinya sebagai adik dari Adi para anak-anak yang ada disana langsung memperhatikannya, terlihat ia sangat penasaran dengan perkataan Ulfa.


“Ada yang salah!”  yang merasa risih karena terus di perhatikan oleh banyak Anak-anak.


“Tidak ada yang salah! kami hanya berpikir, sepanjang kami  tinggal dan melihat berbagai foto anak-anak yang pernah berada disini kami tidak mengingat pernah melihatmu disana!” balas anak yang terlihat paling tua disana.


anak-anak yang ada disana sangat Polos Sehingga saat Ulfa mengaku sebagai Adik dari Adi mereka langsung berpikir bahwa ulfa juga berasal dari panti ini, “Kalian….” ulfa tentu sedikit tersinggung karena ini.


ia ingin menjelaskan bahwa ia memiliki orang tua, “Kalau kakak memiliki orang tua berarti kak bukan kakakmu!” bantah anak lain.


kini mereka menjaling permusuhan secara tidak langusng dengan ulfa, ulfa sepertinya juga tidak ingin kalah dengan anak itu, sehingga mereka terus berdebat.


“Kalian berhenti berkelahi! ada beberapa barang di mobil pergi ambil bersama kak ulfa,  jika ada beberapa masalah minta Tolong saja kepadanya, ada beberapa beberapa hal yang ingin kubicarakan dengan suster, baru setelah itu aku menemani kalian main!” 


Adi menenangkn pertengkaran mereka dan menyuruhnya untuk bermain bersama! “Dan untuk mu jangan terlalu keras dengan para anak!” Lanjut adi kepadaUlfa untuk mengigatkannya untuk tidak terlalu oper akif dengan anak-anak ini.


selain datang untuk mengenalkan Ulfa kepada keluarganya yang ada disini Adi datang untuk memberikan ucapan pamit karena mungkin ia tidak akan datang dalam Waktu yang cukup lama kedepannya karena sebentar lagi ia akan melakukan perjalanannya keliling indonesia.


sehingga pembicaraan mereka saat itu cukup singkat, setelah itu ia langsung menuju teman dimana anak-anak disana sedang bermain bersama dengan Ulfa. dan sama Dengan apa yang kemarin Adi lakukan saat mereka berada di losari Nanni hanya penyemangat karena ia memang kurang bisa berinteraksi dengan anak-anak.


karena sudah memiliki pengalaman saat bersama adi saat mereka datang ke pantai, ia sekarang tidak terlalu kaku, walaupun sangat terlihat ia  ada beberapa keraguan saat Ia berusaha membuat interaksi dengan beberapa balita yang ikut bermain dengan mereka.

__ADS_1


beruntung  Ulfa sendiri terlihat sangat ahli dalam berurusan dengan perempuan Sehingga tidak ada masalah saat mereka berinteraksi Seperti ini.


“sepertinya malah kau yang di bantu Ulfa dalam mengurus anak-anak ini!” ujar adi saat ia berada disana.


“aku tidak menolak itu,” balas nya.


Nanni sama sekali tidak membanta saat, bahwa ia memang sedikit lemah dalam berurusan dengan anak kecil, karena beberapa masa lalu yang tidak mengenakkan, tapi karena beberapa kali ia berurusan dengan adi, dan melihat bagaimana Adi terlihat sangat nyaman dalam berurusan dengan anak-anak membuatnya hatinya sedikit terbuka dan berusaha menjadi lebih baik.


karena suster mereka juga sudah datang, Nanni lagi tidak lagi repot mengurus mereka, apalagi adi yang sudah ada disana sehingga ia lebih memilih untuk untuk melihat anak-anak yang ada disana bermain.


keadaan seperti ini memang lebih cocok untuknya karena memang ia yang kurang berpengalaman dalam berinteraksi dengan anak-anak.


terkadang ia akan tersenyum saat melihat Ulfa yang sangat serius saat ulfa membangakannya di depan anak-anak yang membela dariyani, beberapa anak-anak berusaha memuji Nanni cantik sehingga beberapa anak yang memang pendukung DAriyani merasa Tersaingi.


dua kubu ini terus berdebat, bahkan beberapa dari mereka memojokkan Adi untuk menetukan pilihan mana gadis yang paling cantik antara DAriyani atau Reskina Anissa.


NAnni juga tahu mereka hanya anak-anak yang tidak perluh di seriusi, tapi entah kenapa ia ingin sekali mendengar pilihan mana yang akan di ambil Oleh ADi saat ini.


“Bagaimana menjawabnya, tapi jika boleh maka aku hrus mengatakan bahwa mereka memiliki keunggulan tersendiri, tapi jika kalian bertanya mana yang lebih cantik antara Dariyani dan NAnni maka aku akan menjawab Nanni Jauh lebih Cantik.” balas Adi memberikan jawaban yang kurang memuaskan bagi semua orang yang ada disana.


“Dari perkataanmu tadi, jadi apa yang menjadi keunggulan dariyani!” balas Ulfa yang penasaran dengan lanjutan cerita dari Adi.


“aku tidak setuju kalau mengatakan kalau itu adalah keugulan yang dia miliki jika boleh mengatakannya, aku lebih suka bilang itu yang membedakan antara mereka berdua, bagi ku Nanni ia adalah mawar putih, ia cantik elegan, sedangkan Dariyani itu bagiku seperti kelinci, sedang lucu-lucunya,” balas Adi membuat semua orang sedang melihat itu hanya bisa diam tidak tahu harus merespon.


“Kak! sampai sekarang aku tidak pernah melihat sisimu yang seperti ini.” balasUlfa yang cukup Kagum dengan ucapan adi baginya itu seperti seperti sebuah balasan cinta dari anak 80 puluhan


 

__ADS_1


  


__ADS_2