Dalam Lingkaran Perputaran

Dalam Lingkaran Perputaran
penjelasan kedua keluarga


__ADS_3

Jika adi sedang berada di losari berusaha menhibur diri, Ulfa membawa Kedua orang tuanya untuk bertemu ke dalam restoran milik toufik.


menurut ulfa jika ada seseorang yang mungkin bisa didengarkan Adi dalam keadaan yang sekarang mungkin itu hanya Taufik, selama ini ulfa sudah melihat bahwa Adi sering kali sangat menurut kepada Toufik


sampai disana ulfa segera menjelaskan apa yang terjadi ke toufik, Taufik terlihat tidak terlalu nyaman saat mereka membicarakan ini, tapi ia masih terlihat tenang karena ada ulfa disana.


“jika adi sudah menerima kalian, aku sama sekali tidak masalah, kita semua sudah memiliki umur yang tua, jadi jika ada saudara kami yang bisa menemukan orang tuanya tentu kami turut bahagia akan itu.” balasnya.


“Terimah kasih kak!.....” balas Ulfa.


“Jangan berterima kasih dulu, jika itu masalahnya berusaha membantu kalian berbicara dengan Adi itu adalah masalah yang berbeda.”


Taufik berusaha menjelaskan bagaimana mereka yang  sudah berkomitmen untuk tidak terlalu mengurus masalah keluarga kandung masing-masing.


“kali ini tidak bisakah kau mencobanya kak!” ulfa masih berusaha memohon untuk membantu mereka.


 “jangan memohon kepadanya Fa, terakhir kali  kami ikut campur masalahmu bersama dengan adi, kami harus masuk rumah sakit karena berkelahi!” balas Waru yang dari tadi diam.


seperti yang dikatakan ulfa sudah beberapa kali ulfa memohon kepada Adi untuk bertemu dengan orang tuanya, tapi selama ini Adi selalu menolak.


karena kasihan dengan ulfa, saudara-saudaranya berusaha membujuk adi untuk kesana, tapi hasilnya mereka malah berdebat dan berakhir berkelahi satu sama lain.


“Maaf!” mendengar itu ulfa meminta maaf.


orang tuanya juga meminta maaf jika itu sangat merepotkan, “jika masalahnya seperti ini aku tidak kaget kalau adi sudah pulang ke sidrap!” balas Waru tentu ia tidak mempermasalahkan masalah yang sudah berlalu.

__ADS_1


“Tidak masalah kami akan menyusul kesana selama kami menemukan lokasinya kami akan meminta maaf secara pribadi!”


 “aku tidak melarang kalian untuk menyusul bahkan kalau kalian mau aku bisa memberikan kalian lokasi dimana Adi akan bersembunyi Jika ia berada di sidrap. tapi jika boleh memberi kalian saran ada baiknya kalian memberikan anak itu waktu! dan mencari Jalan tepat untuk membicarakan masalah ini.”


Taufik dan waru merasa ide mereka menyusul ke sidrap adalah ide yang buruk, sehingga ia segera menyarankan mereka untuk tidak melakukannya.


“apa kami tidak memiliki jalan untuk berdamai dengannya,” balas Ayah ulfa yang terlihat cukup frustasi.


“ada!” balas Waru.


“Kakak! jangan bermain-main bantu kami doan,” balas ulfa yang melihat saudara-saudara kakaknya ini malah bermain sok keren didepan orang tuanya.


“Karena masalah ini, sudah seperti drama Tv maka lakukan seperti apa yang drama tv sajikan……….” taufik dan waru memberikan sebuah rencana kepada keluarga ulfa yang membuat adi tidak akan kabur dan tidak berani untuk membuat masalah.


“Jadinya perkembangan bisnisnya sudah jauh itu,” balas burhan ayah ulfa.


“kau mungkin harus bangga! berkat anak anda, kami yang merupakan kelompok orang aneh yang berasal dari panti bisa beruba menjadi para orang sukses di bidangnya masing-masing,” balas toufik.


“Ulfa Kau mengerti apa yang harus kau lakukan bukan!” lanjut Toufik.


Jika rencana mereka berjalan dengan baik mereka semua harus bekerja bersama sehingga orang seperti Armadi harus di ajak dalam rencana ini.


dan itu akan menjadi tugas ulfa untuk mengajaknya, dan terlihat ulfa malas melakukan hal tersebut.


“Kak kau aja yang menyuruhnya!” balas ulfa yang memasang wajah memohon kepada Taufik dan Waru. 

__ADS_1


“Tidak dengar,” balas Taufik yang pura-pura tidak mendengarkan.


saat Taufik tidak mendengarkan, ia mengalihkan pandanganya kepada la waru saat melihat itu la warru segera megambil tindakan yaitu mengajak kedua orang tua ulfa memeriksa rancangan bisnis yang la waru miliki.


tentu sebagai orang yang berpengalaman burhan bisa menjadi guru yang baik dan mengecek jika ada kesalahan rancangan yang telah mereka buat.


“ia, ia, aku mengerti!” teriaknya, setelah itu la waru dan toufik tertawa karena melihat ulfa yang sangat frustasi.


“jangan marah om, tapi kami sering menjaili ulfa,” balas Lawaru karena melihat kedua orang tua ulfa melihat reaksi anak mereka seperti itu.


“selain kami masih ada 2 orang lagi, dan salah satu dari mereka memiliki sifat yang bertolak belakang dengan ulfa sehingga sering kali mereka tidak cocok, ketidak cocokan itu membuat sering adanya beberapa pertengkaran diantara mereka berdua.” jelas La waru.


“Tidak, tidak, sebenarnya dari tadi aku sebenarnya sangat senang melihat ulfa yang seperti itu, mungkin terdengar aneh, tapi bahkan mungkin baru sekarang aku mengerti berbagai perubahan yang ulfa tujukkan setelah memasuki Smp.” balas ibunya cepat.


la Waru tidak berkomentar banyak melihat ulfa yang sedang pergi menyelesaikan urusannya dengan Armadi, la waru mengalihkan pembicaraan ke  arah bisnis.


“Apa anda tidak tertarik dengan rencana bisnis ini,” balas Lawaru saat melihat burhan yang tidak menawarkan kerja sama dengannya.


“Tidak! tentu apa yang ada di dalamnya sangat menarik, tapi ini rencana  milik anakku, jika aku ikut campur aku takut ia akan sangat marah!” balasannya membuat LA waru tersenyum karena sebenarnya apa yang dikatakan ayah adi adalah kebenaran.


la waru hanya bercanda, walaupun orang tua Adi menawarkan kerja sama tentu ia akan berusaha menolaknya karena itu pasti akan di tolak adi jika ia mengetahuinya.


“Tapi apa kalian yakin ingin menyerahkan masalah Cafenya kepada Ulfa!” 


dalam proses pengembangan kantor ini, mereka akan membuat sebuah tokoh, seperti apa yang ada di sidrap. namun konsepnya akan sangat berbeda karena di toko mereka yang baru mereka lebih mengutamakan konsep kafe yang memiliki tempat membeli barang brand dari lakalasi.

__ADS_1


dan mereka ingin ulfa yang akan bertanggung jawab masalah  cafe itu membuat orang tuanya menjadi sangat terkejut.


__ADS_2