Dalam Pelukan Keponakan Suami, Setelah Dikhianati

Dalam Pelukan Keponakan Suami, Setelah Dikhianati
Episode 19 > Tidur bersama


__ADS_3

Alexa terdiam sesaat mendengar apa yang diungkapkan oleh keponakan suaminya itu. Ia menghela napasnya berat.


“Maaf, Rion. Aku belum ingin berpisah darinya, biar bagaimanapun aku menikah dengannya atas dasar cinta, aku ingin mendengarnya langsung dari bibir suamiku kalau ia sudah tak mencintaiku, maka dengan begitu aku bisa melepaskannya. Mungkin saat ini Reynan sedang tersesat, tapu aku yakin saat ia mengingat jalan pulang, ia pasti akan pulang kembali ke rumahnya ya penuh kehangatan. Ia pasti akan menyadari betapa hangatnya rumah sendiri saat ia kedinginan,” sahut Alexa masih ingin mempertahankan rumah tangganya dengan Reynan yang sudah bermain gi*a sejak lama.


“Paman bukan kali ini saja berselingkuh, Lexa. Apakah kau akan terima saja setiap saat ia memadu kasih dengan para wanitanya dan kau hanya bisa tidur kedinginan sendiri di rumah? Tidakkah kau ingin merasakan kehangatan itu juga? Tidakkah kau ingin hidup bahagia bersama dengan orang terkasihmu?” kesal Arion yang tak bisa mengubah keputusan Alexa.


“Aku tak tahu sejak kapan dia berselingkuh, tapi aku yakin kalau suatu saat nanti ia akan kembali pada pemilik rumahnya,” lagi Alexa hanya bicara seperti itu untuk meyakinkan Arion.


“Sudahlah tidur, aku ngantuk dan lelah.” Arion malah meraih tubuh Alexa dan memeluknya.


“Kalau kau mau tidur jangan di sini, kembalilah ke kamarmu, aku tak ingin saat Reynan pulang melihatmu tidur memelukku seperti ini,” pinta Alexa mengusir Arion untuk kembali ke kamarnya.


“Biarkan saja dia melihatnya, jadi dengan begitu dia akan menceraikanmu. Lagi pula dia tak akan pulang jika sudah bersama dengan wanita simpanannya, lebih baik kau tidur, jangan bergerak sembarangan karena aku tak bisa jamin tak akan terjadi apa pun jika ular sancaku bangun,” sahut Arion yang malah menarik selimut menutupi tubuhnya dan mematikan lampu yang berada di atas meja samping tempat tidur Alexa, ia memejamkan matanya sambil memeluk wanita yang selama ini dicintainya itu.

__ADS_1


Alexa merasa nyaman saat Arion memeluknya, tapi ia menyadari bahwa apa yang dilakukannya salah. Ia mencoba membangun pembatas dalam hatinya agar perasaan itu tak tumbuh untuk menyiksanya karena ia sadar kalau statusnya masih istri dari Reynan. Perlahan Alexa memejamkan matanya dan terlelap dalam pelukan Arion, pria itu tersenyum karena Alexa menurut dan tidur.


Pagi menjelang, Alexa membuka matanya, ia melihat sisi kanan dan kirinya sudah tak ada siapa pun. Tak ada Arion yang tidur memeluknya seperti semalam. Hatinya lega karena Arion sudah pergi sebelum Reynan pulang, tapi ada perasaan tak rela dalam hati kecilnya, tanpa ia sadari kalau sebenarnya ia juga merasa nyaman bersama dengan Arion.


***


Malam itu, saat Alexa sedang terlelap dalam pelukan Arion, di tempat lain di dalam sebuah apartemen mewah Reynan tengah memadu kasih dengan wanita barunya. Wanita yang sangat dikenali oleh Alexa, yang bahkan sangat dianggap adik oleh wanita cantik itu. Wanita yang juga berada dalam perusahaan Vien Group, dengan teganya ia memadu kasih dengan suami dari Bosnya sendiri setelah Anggi dicampakkan tanpa ucapan oleh Reynan.


“Yes Baby, kamu sungguh bisa memuaskanku,” racau Reynan saat wanita itu menari di atas tubuhnya memberikan kenik*atan pada pria beristri itu.


“Tentu hebat dirimu, Sayang. Kau selalu bisa membuatku puas,” puji Reynan, pria br*ngsek yang sudah bermain wanita dari awal menikah, baginya pernikahan hanya sebuah status saja untuk dipublikasikan di depan orang dan kolega bisnisnya.


“Dusta, pasti kau juga mengatakan hal ini pada Anggi, iya kan?” kesal wanita itu menghentikan gerakan tubuhnya saat Reynan akan mencapai puncaknya.

__ADS_1


“Sayang please, aku sebentar lagi mau keluar, tega sekali kamu menghentikannya,” rengek Reynan sambil meremas dada wanita itu yang menantang pada dirinya seakan minta untuk disentuh.


Merasakan nikmat, wanita itu kembali menggoyangkan pinggulnya sambil mende**h dan meracau entah apa yang ia ucapkan. Permainannya semakin lama semakin cepat hingga pada akhirnya keduanya menger*ng bersamaan merasakan kenikmatan duniawi yang mereka rasakan.


***


Alexa bangkit dari tempat tidurnya, ia segera membersihkan tubuhnya dikamar mandi. Ia mematut tubuhnya di depan cermin dan memegang bibirnya serta dadanya yang semalam menjadi mainan Arion. Wajahnya seketika merona mengingat kejadian semalam yang hampir saja memanas. Jika saja Arion pemain wanita sepeti Reynan, mungkin malam tadi ia sudah dieksekusinya hingga lelah dan tak bisa bangun di pagi hari.


Selesai mandi, wanita cantik itu bergegas turun untuk menuju meja makan. Saat keluar dari kamar, ternyata sudah ada Arion yang berdiri di samping pintu kamarnya dengan senyuman manisnya. Tanpa ia sadari jantungnya berdegup kencang seakan mau lompat dari tempatnya. Alexa langsung mengalihkan pandangannya dan bergegas turun, tapi Arion mengejarnya.


“Pagi Sayang,” sapa Arion yang dengan santainya memanggil Alexa dengan sebutan sayang, langkah Alexa terhenti dan menatap tajam pada Arion.


“Jaga ucapanmu, kita sedang di tempat yang siapa saja bisa mendengarnya. Aku tak ingin orang salah paham dengan panggilanmu itu,” kesal Alexa yang seakan takut hubungan terlarangnya ketahuan oleh orang lain, padahal ia tak memiliki hubungan apa pun dengan keponakan suaminya itu.

__ADS_1


“Oke-oke, aku akan memanggilmu Sayang saat kita sedang berdua saja. Yang semalam, aku anggap kamu telah mulai menerimaku. Pagi ini berangkat bareng aku.” Arion berjalan lebih dulu menuju meja makan setelah berucap demikian.


“Ish dasar,” cebik Alexa, tapi bibirnya mengulas senyum tipis.


__ADS_2