Dendam Rasa Membarah

Dendam Rasa Membarah
Awal Pertemuan Dimas Dan Andre


__ADS_3

“Yah datanya habis”keluh Rubby di saat mengetahui kouta internetnya habis.“Harusnya di rumah ini ada koneksi wifi nya biar kalau bila seandainya kouta data habis jadi tidak terlalu menakutkan”


usai berkelana karena kouta habis pada akhirnya ia memutuskan untuk tidur saja karena besok jam 8 pagi Rubby harus ke universitas untuk mendaftarkan kuliah.


****************


“Puihhh...!!!Nasi goreng macam apa ini Mutia!!.. apa kamu sengaja mau membunuh saya dengan nasi goreng mu yang keasinan ini ha! kamu mau membuat ku darah tinggi ha!”,Andre murah kemudian menjatuhkan piring berisi nasi goreng ke lantai.


Mutia yang merasa panik karena namanya terpanggil dengan terburu-buru ia berlari dari arah dapur menuju ruang makan.


“I-iyaa tuan, ada apa!”Ujarnya yang memang tak tau apa-apa.


“Lihat!”Andre menunjuk tangannya pada piring dan nasi goreng yang berhamburan di lantai.“Kamu pasti sudah tau kenapa saya seperti ini!”


“Perasaan nasi goreng yang saya buat baik-baik saja kok tuan, tidak ada masalah sama sekali. saya menambah kan takaran bumbu yang pas..”


Brakkk...Andre Menendebrak dengan tangannya. “Kalau rasanya sudah pas maka hal seperti ini tidak akan pernah terjadi!”


Suara kegaduhan terdengar menggelegar dari lantai 2 membuat Rubby ragu-ragu untuk pergi ke dapur.


“Kalau masakan mu bermasalah lagi maka saya tidak akan segan-segan untuk mencari pelayan baru untuk menggantikan posisi mu!”Usai mengatakan ini Andre pun bangkit, ia mulai berjalan menaiki tangga atas.

__ADS_1


Mutia menarik nafas dalam sebelum ia Memunguti nasi-nasi yang berhamburan di lantai. “Yang di salahkan itu garamnya bukan orang yang masaknya”Gerutu Mutia.


 


Reflek Rubby membalikan tubuhnya sembari menyembunyikan mie instan ramen ke dalam bajunya.“Calon majikan baru sudah mulai berani membiasakan diri bangun siang tanpa membersihkan rumah!”Ketus Andre sembari bertepuk tangan.


Rubby tersenyum getir serta membalikan tubuhnya menghadap Andre yang berada di belakangnya.“Mungkin kebiasaan seperti ini harus aku lakukan dari awal kan, tapi sayang rasa takut ku pada mu lebih kuat pada waktu itu. Dan sekarang aku bukan yang dulu lagi, aku adalah kepribadian yang baru” Ucap Rubby dengan sombongnya sembari ia melipat kedua tangannya. Bahkan tanpa sadar mie instan ramen yang ia sembunyikan di dalam baju terjatuh sehingga timbul suara tawa yang menggelar dari mulut Andre.


“Hahaha kau benar-benar akan memakan makanan seperti itu?”Tanya Andre di selah tawanya.


Rubby memungut kembali mie instannya yang sempat terjatuh.“Apa masalahnya dengan mu, selagi ini adalah milik ku!”


“Dokter seperti apa yang memiliki awal pola hidup yang tidak jelas”


“Ck.apa kamu tau jika Rubby yang dulu tidak pernah membantah sepatah kata yang aku ucapkan, dia tidak pernah melawan melainkan hanya diam dan tertunduk kemudian menuruti perintah ku!”


“Itu dulu kan...tapi sekarang kondisinya berbeda, bahkan sekali kamu memerintah kan aku seperti itu sampai mati pun aku tetap tidak akan mau menuruti perintah mu!”


“Dan...”Andre memajukan langkah untuk lebih mendekatkan diri ke Rubby, hingga tibalah Andre yang berdiri tepat di hadapan Rubby yang juga menatapnya sinis tanpa mengedipkan mata.“Rubby yang dulu tak pernah membalas tatapan ku seperti ini, tapi kenapa kamu berbeda”Andre berkata sembari menyelipkan pinggiran rambut panjang Rubby di belakang telinga.


“Jangan sentuh aku seperti itu!”Kata Rubby sinis sembari menepis tangan Andre yang sempat memainkan rambut panjangnya.

__ADS_1


Meskipun begitu Andre semakin mempernekat aksinya dengan mendekatkan mulutnya di telinga Rubby. “Aku benci kamu! dan aku bisa saja membatalkan niat mu untuk kuliah kedokteran dengan cara meniduri mu sampai hamil”


Jelas Rubby yang merasakan panas bercampur emosi mendorong tubuh tinggi Andre serta menampar wajah Andre. “Dasar Gila tidak waras kamu Andre!”


plakk....


Rasa panas dan tentu bercampur rasa sakit di wajah sebelah kanan seolah membuat Andre meredam amarahnya, dan dengan tatapan sinis ia memperhatikanmu Rubby bagai tatapan membunuh. “Kemarin kamu berani menyentuh ku pada bagaian masa depan ku dan sekarang kamu berani menampar wajah ku ha!”


Rubby terhuyung satu langkah kebelakang karena Andre mendorong bahu depannya.“Kau! apa kau pikir aku ini takut dengan mu!”Andre semakin melangkah mendekati Rubby hingga pada akhirnya Rubby berhenti pada pembatas pagar besi di lantai 2.


“Wanita seperti kamu tidak pantas untuk menjadi seorang Dokter karena aku tidak akan membiarkan mimpi mu terwujud”


“Kamu boleh menghancurkan aku! tapi aku tidak akan pernah membiarkan kamu menghancurkan mimpi ku!”


“Mata mu! aku benci tatapan mu itu!kenapa kamu tidak enyah saja!”


“Rubby!”


“Dimas...”lirih Rubby di saat melihat Dimas berjalan menghampirinya.


Sontak Andre membalikkan tubuhnya, ia menautkan kedua alis di saat melihat pria yang tidak ia kenalin berada di area rumahnya. “Singkirkan tangan mu darinya!” Dimas menepis tangan Andre lalu menarik tangan Rubby untuk lebih mendekat pada dirinya.

__ADS_1


“Siapa kamu! kenapa kamu bisa masuk ke rumah saya tanpa izin!”


Beri penilaianmu dong yorobun ❤️‍🩹biar tambah semangat 🤭


__ADS_2