
guci pajangan di sudut ruangan sengaja di jatuhkan ke lantai sehingga bunyinya memekakkan telinga bagi siapa pun yang mendengar.
Pak Agam bersama Mutia berusaha menahan nafas mereka agar tak mengusik Andre yang kali ini tenga marah besar.
“Pak Agam! Sudah bekerja di rumah saya sudah sangat lama. tapi apa bapak masih tidak paham bagaimana peraturan di rumah saya!”
“Maaf tuan, tadi soalnya sih masnya saya kenal dia juga sering antar jemput non Rubby makanya saya berani nyuruh sih mas nya untuk masuk ke dalam”
“Kenal!”Andre semakin meninggikan suaranya.“Tapi saya tidak mengenal dia siapa!”
“Maaf tuan lain kali saya tidak akan lalai lagi”Kata Pak Agam yang kini kembali menundukkan kepalanya.
“Lagian pak Agam ini kalau orang yang berhubungan dengan sih wanita itu yah jangan di suruh masuk lah, siapa tau dia mau maling”
“Husttt ngawur kamu! masak penampilan rapi seperti dia di bilang maling!”
“emangnya pak Agam sudah tau betul bibit bobotnya orang itu seperti apa!”
“Sudah cukup!kenapa jadi kalian berdua yang berdebat!”
...****************...
“Saya lihat nilai-nilai kamu cukup bagus. paling nilai B hanya satu yang tertera di sini bahkan yang lainnya nilai A semua.”Ucap Seorang kepala dosen yang mengajar di fakultas kedokteran.
__ADS_1
“saya sangat berharap Ibu Miska membantu Rubby untuk masuk ke jalur mahasiswi terbaik di universitas ini.”Sahut Dimas.
“Tentu Dimas. karena melihat nilai-nilainya ini saya jadi teringat nilai-nilai kamu yang paling terbaik di antara siswa lainya. yasudah berkas-berkas kamu saya simpan dulu yah, dan untuk sementara kamu mengisi formulir pendaftarannya dulu”
Rubby dengan senang hati menerima formulir itu kemudian ia segera mengisinya dengan sedikit bantuan Dimas.
Rubby yang mengagumi Dimas sebagai seorang Dokter tiba-tiba memiliki keyakinan untuk kuliah kedokteran mata, hal itu pun ia ungkapkan sendiri pada Dimas dan juga kak Dania kakaknya Dimas.
Kemudian Dimas pun merasa senang karena Rubby berkeinginan menjadi seorang Dokter seperti dirinya.
Kali ini Dimas telah mengantarkan Rubby untuk pulang kerumahnya, bahkan sembari menyetir sembari pula Dimas bicara memecah keheningan.
“Bilang saja sama aku kalau kakak kamu yang jahat itu sampai menyakiti kamu seperti tadi!”
“Aku serius Rubby!”
...****************...
...----------------...
Sekejam-kejamnya seorang Andre, pria sepertinya tidak akan berani membunuh siapapun padahal kejadian tadi pagi hanyalah sebuah gertakan agar Rubby kembali tunduk serta tunduk padanya, namun siapa sangka ada seorang pria yang datang lalu merebut mainannya serta membawanya begitu saja tanpa Izin.
Di sini di sebuah club malam Andre tengah menikmati segelas wine bahkan di samping kiri dan mananya terdapat wanita malam yang tenga menawarkan diri untuk tidur dengannya.
__ADS_1
Namun Andre menolak lantaran tak ingin di ganggu.“Berikan saya satu botol lagi!”ucapnya dengan suara tak berat tak karuan.
“Andre! sudah cukup jangan di berikan lagi!”Celine tiba-tiba datang ke club lalu mencegah wanita yang hendak memberi kan satu botol wine lagi pada Andre yang sudah mabuk.
“Celine, kau kah ini?”tanya Andre detik-detik redupan matanya.
“Redy mengabarkan aku jika kamu sedang menghabiskan malam di sini. Ayo kita pulang dre”
“Tidak, aku tidak ingin pulang. aku masih ingin minum!”Andre menepis tangan Celine yang hendak membawanya pergi dari sini.
“Wanita itu! wanita itu! aku benci dia. dia sok berkuasa di rumah ku! emangnya dia pikir dirinya siapa bisa sembarang memasukkan seorang pria tanpa seizin ku!”
“Siapa wanita itu Dre”
“Dia! tak tak memiliki hubungan darah dengan ku! jadi wajar aku membencinya karena dia dan tentu ibunya telah merebut kebahagiaan ku!” Andre semakin marah-marah tidak jelas.
Celine mengerti siapa wanita yang di maksud Andre, maka dari itu ia juga ikut membalas perkataan Andre. “Tenang dre pokoknya kamu tenang saja aku pasti akan membantu mu membalaskan dendam padanya!”
Seolah kedua mata Andre Berbinar, ia tersenyum lebar. “Sungguh kamu akan membantu ku Celine”
“Yah Dre, aku pasti akan bantu kamu”
Andre seketika jatuh di pelukan Celine, sembari ia berkata. “kau memang sahabat yang paling terbaik Celine. Terimakasih”
__ADS_1
'Aku tidak ingin menjadi sahabat mu Dre, aku hanya ingin kamu menjadi milikku seutuhnya'