Dendam Yang Salah

Dendam Yang Salah
Mengingatkan


__ADS_3

Rahel yang terus berusaha untuk memberontak, berharap dirinya berhasil melepaskan diri dari suaminya.


"Lepaskan! aku bilang, kau benar-benar laki-laki gi_la." Bentak Rahel dengan penuh kebencian.


Jupiter yang menatap kesal pada istrinya, ingin rasanya membalaskan dendamnya pada sang istri.


"Kau sudah sah menjadi istriku, dan aku berhak melakukan apapun terhadap diri kamu. Jadi, jangan harap kamu bisa lepas dariku, paham! kamu." Ucap Jupiter yang tidak kalah kerasnya saat membentak istrinya.


Rahel yang juga tengah dipenuhi oleh emosinya, ingin rasanya membalas rasa sakit hatinya itu kepada sang suami. Lelaki yang mempunyai dendam kepada kakaknya yang bernama Galaksi, dan terus ingin membalasnya lewat siksaan kepada Rahelia, yang tidak lain perempuan yang kini menjadi istri sahnya.


Setelah menghancurkan kehormatan nya, Jupiter benar-benar merasa puas ketika sudah bisa melampiaskan kekesalannya.

__ADS_1


Lain lagi dengan Gala, rupanya tengah menyiapkan strategi baru untuk membalaskan dendam atas penyekapan adiknya yang diketahui untuk dijadikan bud_aknya semata dan melampiaskan dendamnya atas meninggalnya sang adik.


"Baji_ngan kau Jupiter! lihat saja, aku tidak akan terima jika adikku kau jadikan pembalasan yang sebenarnya kau sudah salah besar telah berprasangka buruk terhadap diriku." Umpat Gala yang sudah dikuasai oleh emosinya, dan rasanya ingin sekali mendatangi kediaman Jupiter.


"Kamu kenapa, Bro?" tanya teman gengnya.


"Aku sudah tidak sabar untuk bertemu dengan Jupiter, dan ingin rasanya aku membalaskan dendam ku. Adikku dalam bahaya ditangan Jupiter, dan aku harus menemuinya dan membawa Rahel dari rumah terkutuk itu." Jawab Gala yang sudah di penuhi dengan segala emosinya.


"Bagaimana kalau besok malam kita kepung rumahnya, bila perlu kita masukkan mereka dalam sel tahanan, bagaimana?" tanyanya mencoba memberi masukan kepada Gala.


"Tenang saja, aku pasti akan membantumu. Kamu tidak perlu khawatir, adikmu pasti selamat. Percayalah padaku, ok." Ucapnya yang meyakinkan Gala agar tidak goya atas saran yang ia berikan.

__ADS_1


"Baiklah, aku pasrahkan semuanya sama kamu. Tapi ingat, kita juga perlu hati-hati untuk menangkap Jupiter." Jawab Gala yang tidak ingin gagal saat menyelamatkan adiknya.


Entah seperti apa nasib adik perempuannya, Gala benar-benar tidak mengetahuinya. Lebih lagi dalam penyekapan di rumah yang cukup besar, tentunya sangat sulit untuk melakukan penyelamatan.


Dilain sisi, Jupiter yang sudah puas karena sudah menghancurkan masa depan Rahel, langsung berpesta dengan teman-temannya.


"Kau ini Jupiter, benar-benar sudah hilang kewarasan kamu. Tega teganya kamu merenggut kes_ucian adiknya Gala, kalau sampai istrimu hamil, kau bisa apa?"


Jupiter yang mendengarnya, pun menyeringai saat temannya tengah mengingatkan dirinya.


"Tenang saja, dia tidak akan hamil, secara aku sudah memaksa untuk minum obat. Tentunya hasil hubunganku bersamanya tidak akan membuahkan hasil apapun." Jawab Jupiter dengan penuh yakin.

__ADS_1


"Hati-hati dengan ucapan kamu itu, bisa saja istrimu kebobolan. Aku sih hanya mengingatkan kamu saja, selebihnya terserah kamu saja." Ucapnya sedikit memberi peringatan kepada Jupiter.


Sedangkan Jupiter sendiri justru tertawa saat mendapat nasehat dari temannya.


__ADS_2