Detektif Vampir

Detektif Vampir
Episode 15


__ADS_3

Di tempat siaran Ken sedang mengawasi Lily yang sedang bekerja dengan seksama. Ken mencoba mencari tahu sesuatu ke orang-orang kantor tempat Lily bekerja.


Ken :"Permisi".


πŸ‘§ :"Astaga, kau mengagetkan ku". Ucapnya dengan suara yang pelan


Ken :"Apa Lily dan Fiona orang yang akur ?".


πŸ‘§ :"Siapa kau ?".


Ken :"...." Memperlihatkan kartu keanggotaannya


πŸ‘§ :"Apa Fiona dalam kesulitan ?".


Ken :"Tidak, tapi kenapa kau langsung menanyakan hal itu ?".


πŸ‘§ :"Tidak. Semua orang tahu kalau mereka saling membenci. Wajar saja, Fiona lulus uji menjadi pembawa berita dan Lily hanya seorang reporter. Mereka mempunyai akar yang berbeda. Jadi mereka tidak pernah akur".


Ken :"Bukankah Lily memiliki reputasi yang baik ? Dia membaca berita setiap pagi".


πŸ‘§ :"Aku tidak akan mengatakannya. Semoga hari mu menyenangkan". Berusaha mengakhiri percakapan


Ken :"Apa ada rumor ?". Ken terus mencoba untuk cari tahu


πŸ‘§ :"Tapi jangan bilang kau mendengar rumor ini dari ku". Ucapnya ragu-ragu


Ken :"Baiklah".


πŸ‘§ :"Orang-orang mengatakan Lily selalu berkencan dengan seseorang. Kemungkinan besar itulah bagaimana dia bisa mendapatkan posisi menjadi pembawa berita. Aku dengar ada rekaman tersembunyinya".


Ken :"Rekaman tersembunyi ?".


πŸ‘§ :"Iya. Selalu ada rumor tentangnya karena dia seorang reporter....".


Ken :"Lalu kemudian ?"


πŸ‘§ :"Frans dia adalah juru kamera program sebelumnya, mereka sangat dekat. Mereka tim yang kompak, lalu Lily tiba-tiba menikah dengan seorang pria yang sangat kaya. Dan Frans tiba-tiba saja meninggal saat menyelidiki sesuatu".


Ken :"Apa ada kecelakaan ?".


πŸ‘§ :"Tidak, aku tidak tahu lebih jauh lagi. Tapi mereka bilang dia mati karena di bunuh"


Ken :"Di bunuh ?".


πŸ‘§ :" Yah di bunuh".


Ken :"Bolehkah saya melihat program terakhir saat Frans bekerja ?".


πŸ‘§ :"Tentu. Kau hanya perlu login dengan akun staff". Sambil memasukkan akun staff ke laptopnya


πŸ‘§ :"Ini dia"


Ken menonton program itu dan dia menemukan wajah Frans saat ada sebuah kerusuhan


Ken :"Apa ini Frans ?". Menunjuk ke laptop


πŸ‘§ :"Iya itu dia. Dia baik dalam pekerjaannya sebagai kameramen. Malangnya dia. Tapi apa kau tahu mengenai Lily ? Mereka satu tim selama bertahun-tahun. Tapi dia bahkan tidak datang kepemakaman Frans. Dia lebih memilih untuk bekerja. Bukankah itu sangat mengerikan ?"


Ken merenungkan apa yang di katakan pegawai itu dan melihat ke arah Lily. Ponsel Ken berbunyi dan itu panggilan dari James. Setelah mendengar perkataan James di telepon Ken pergi menemui James dan Erik.


James :"Aku sudah menyelidiki katar belakang Fiona. Dia melakukan beberapa hal yang nekad. Karena ayahnya harus membayar pinjaman dan dia datang sebagai penjamin".

__ADS_1


Ken :"Apa dia meminjam dari rentenir ?"


James :"Mereka lebih buruk dari itu".


Erik :"Mereka terhubung dengan sebuah organisai penyelundupan organ dan bisa di katakan mereka sudah menipu beberapa debitor"


James :"Mengapa kau mengikuti ku ?".


Ken :"Kita akan bertemu seseorang"


James :"Aku dengar Erik terkenal di sekitar orang sini"


Mereka masuk ke dalam ruangan


James :"Hei John, sudah lama yah. Kau terlihat baik. Bagaimana kehidupan mu dalam penjara ?" Berbicara sambil melihat sekeliling ruangan


James :"Aku dengar kau punya perilaku yang baik".


John :"Lihat siapa di sana. Detektif James. Astaga aku sudah keluar dari penjara sudah lama sekaki. Aku dengar kau membuka agen biro investigasi swasta" .


James :"Bukan itu".


Erik :"Dia detektif swasta".


John :"Erik. Kau sudah sangat tampan sekarang, sampai aku tak bisa mengenali mu".


Erik :"Semua orang bilang begitu" .


John :"Apa yang membuat mu datang bersama dengan orang-orang ini ?"


Erik :"Aku sudah memulai bisnis. Mereka adalah rekan satu tim ku"


John :"Kau sangat sempurna bekerja di sebuah biro penyelidikan swasta". Terkekeh


Erik memperlihatkan foto Fiona pada John. Raut wajah John seketika berubah.


Erik :"Kau mengenalnya ? Aku dengar dia pernah meminjam pinjaman yang besar dari mu".


John :"Kenapa kau mencarinya ?".


Erik :"Aku tidak menyuruh mu bertanya kepada kami mengapa kami sedang mencarinya. Aku hanya bertanya apa kau mengenalnya ?".


John :"Kau sudah besar kepala dan bertindak seperti orang besar sekarang".


Erik :"Di mana Fiona ?". Dengan nada suara yang besar


John :"Kau sialan". Berdiri hendak memukul Erik


Erik langsung mengambil botol bir yang berada di atas meja dan menghantam kepala John hingga John terjatuh ke samping. Teman John yang melihat itu hendak memukul Erik tapi ia langsung di pukul oleh James. Ia di tinju berkali-kali oleh James


John :"Dasar kau ***".


John beridir dan ingin menusuk Erik tapi di halangi oleh Ken dan perutnya di pukul oleh Ken lalu Ken membantingnya ke meja lalu menahan kepalanya, sehingga kepala John berada di atas meja. Ken melihat darah John, ketika Ken melihat darah itu, seketika matanya berubah menjadi merah.


Ken :"Di mana Fiona ? Jawab ?". Berbicara dengan nada yang di tekan kan seakan dapat mengintimidasi seseorang


John :"Aku tidak tahu. Kami hanya melakukan apa yang di perintahkannya"


Ken :"Siapa yang memerintah mu ?".


John :"Anthony, Fiona adalah salah satu Klien VIP kami. Jadi kami membuat perjanjian. Anthony bilang ada yang harus kami lakukan. Itu saja yang aku tahu" .

__ADS_1


***


Erik, James dan Ken pergi ke klinik untuk mengobati tangan Erik yang terkena pecahan botol bir.


Grace :"Sudah selesai".


Erik :"Terima kasih".


James :"Hei itu menakutkan"


Erik :"Apa ?". Berbicara dengan kasar


James :"Melihat mu berbicara dengan sopan pada seseorang. Kau seharusnya kasar seperti biasanya" .


Erik :"Berisik".


Jemas :"Nah itu semakin terlihat alami sekarang"


Frank :"James".


James :"Iya apa". Berjalan menuju ruangan Frank


Frank :"Di mana Ken ?"


James :"Dia ada di luar"


Frank :"Panggil dia kemari, aku ingin melakukan tes darah pada nya".


Grace mengambil darah Ken untuk di tes, kerena Frank merasa ada yang tak beres dengan Ken. Melihat apa yang terjadi padanya sebelumnya.


Ken :"Jika sudah selesai aku akan pergi. Aku ingin menemui seorang klien".


Frank :"Yah, ini sudah selesai, kau boleh pergi".


Setelah Ken pergi Frank memeriksa darah Ken selama beberapa jam, dan benar saja ada sesuatu yang berbeda dengan darah Ken dan itu membuat Frank sangat terkejut.


Frank :"James, hasil darah yang ku lakukan pada Ken sudah keluar. Hasilnya sangat tidak normal".


James :"Apa maksud mu ?".


Frank :"Aku belum pernah melihat elemen darah seperti ini sebelumnya. Bagaimana cara saya untuk menjelaskan ini ? Hmmm... Darahnya belum pernah ada di dunia".


.


.


.


.


.


.


.


Hai hai hai...πŸ˜πŸ€—


Pantengin terus yah Detektif Vampir.


Jangan lupa Like dan Komen, biar aku semakin bersemangat menulis Novel ini.😍

__ADS_1


Jangan lupa juga untuk menekan tombol Favorit, agar bila Novel ini Up kalian akan mendapatkan notifikasinya😊


MakasihπŸ’•


__ADS_2