
Jen memukul James hingga terlempar ke tempat sampah. James bangkit dan memegang dadanya yang sakit kerena pukulan Jen
Jen :"Siapa kau ?".
James :"Apa yang kau pikirkan ?".
Jen :"Apa kau seorang polisi ?"
James :"Anggap saja itu sesuatu yang serupa".
Jen :"Sesuatu yang mirip ?".
Tiba-tiba ada yang memukul leher Jen dari belakang menggunakan balok dan ternyata itu adalah Ken. Jen terjatuh karena kaget.
Ken :"Kau baik-baik saja ?". tanyanya pada James.
James :"Ken ! di belakang mu".
Jen bangkit dan menghajar Ken. Ia menendang Ken dengan kuat hingga Ken terlempar di tumpukan sampah. Jen berjalan kearah Ken tetapi ia terkejut mendengar suara orang yang ia kenali melarangnya.
Erik :"Kakak jangan".
Jen :Berbalik "Erik kau".
Erik :"Kakak apa yang sedang kau lakukan ?".
Jen :"Aku sudah mengatakan padamu untuk meninggalkan ku sendiri".
Erik :"Kak..." Erik kebingungan dengan tingkah Jen.
Jen :"Cepat tinggalkan aku. tinggalkan aku sendiri" Sambil berjalan beranjak pergi dari tempat itu.
***
Ken terbangun di sebuah klinik temannya. Ia terbangun karena memimpikan saat Agatha menembaknya 4 tahun lalu.
Grace :"Ken, kau pasti sedang bermimpi buruk" ucap Grace yang merupakan perawat di klinik itu.
Grace :"Aku agak lemah. Jadi aku selalu mendapatkan banyak mimpi buruk. Setiap kali aku bangun dari mimpi buruk dan seseorang tepat berada di sampingku. Aku selalu merasa bersyukur".
James :"Ken kau baik-baik saja ?" masuk ke dalam ruang rawat Ken.
James :"Hei. Ken apa kau baik-baik saja ?".
__ADS_1
Ken :"Iya, aku baik-baik saja. Bagaimana denganmu ?".
James :"Aku baik-baik saja. Saya sudah mengatakan pada mu untuk meminum obat mu. Tapi kau tak pernah mendengarkan ku". Sambil memukul pundak Ken
James :"Sepertinya Grace merawat mu dengan baik. Kau sangat seksi tidak peduli apa pun yang kau lakukan". Ucapnya memuji Grace
Grace :"Terima kasih". Tersenyum manis
Frank :"Apa kau bersenang-senang tadi malam ?. Saya sudah bilang jangan terlalu berlebihan.
Frank memeriksa luka pada dada Ken sambil sedikit menekan-nekan dan memijat
Frank :"Kau belum sepenuhnya sembuh. Ini jauh lebih dalam dari apa yang kau pikirkan. Tapi apakah kau meminum obatmu ?".
Frank melihat ke arah Ken tetapi Ken tidak menjawab. Lalu Frank melihat ke arah James dan James memberi kode jika Ken tidak meminum obatnya
Frank :"Saya ingin kau melakukan 3 hal saja. Yang pertama jangan lari dan minum obat mu. Yang kedua jangan lari dan minum obat mu. Dan yang ketiga jangan lari dan minum obat mu. Kau akan mati jika kau berlari. Kau akan mati tanpa sebuah peringatan jika kau melewati batas, mengerti ?".
James :"Wooow.... Aku benar-benar bisa merasakan resiko dari suara seorang dokter".
Frank :"Mengapa kau masih memanggil saya dengan sebutan itu ?. Saya sudah berhenti dari pekerjaan lama saya".
James :"Jika kau meletekkan seseorang dan menempatkan pisau pada mereka. Kau seorang dokter daaaan bagaimana kau menjelaskan seragam mu ini ?". Sambil menunjuk baju yang di kenakan Frank
Lalu mereka kembali ke kesibukan mereka masing-masing.
***
Di tempat lain Charles terlihat sedang marah, ia memarahi semua pekerjanya. Karena tak becus mencegah Ken dan James.
Charles :"Ini semua pasti gara-gara Jen. Jen perempuan sialan itu, aku harus menyingkirkannya dengan segera".
***
Pada malam hari Ken dan James sedang berbincang. Bercerita tentang apa yang telah terjadi. Mengapa Jen yang seorang perempuan memiliki kekuatan yang begitu kuat. Erik pun datang membawakan makanan dan minuman.
Erik :"Ayo kita makan dulu".
Ken :"Apa kau tidak tahu apa-apa lagi ?Seperti tempat yang saudara mu sendiri atau tempat yang ia kunjungi dari waktu ke waktu ?".
Erik :"Saya tidak yakin. Tidak benar-benar.....". belum menyesaikan apa yang ia katakan ia langsung teringat sesuatu
Erik :"Oh... Aku baru ingat ! Rumah orang tua ku yang dulu di pedesaan".
__ADS_1
Setelah Ken dan James mendengar perkataan Erik mereka semua bersiap-siap untuk pergi ke sana. Mereka masuk ke dalam mobil tanpa mereka sadari mobil Charles terparkir tak jauh dari mobil mereka. Mereka pun pergi dan di buntuti oleh Charles
Mereka sampai di tempat itu saat fajar dan mereka memarkir mobil mereka.
Ken dan James :"Tetap di mobil".Ucapnya pada Erik.
Erik :"Lucu sekali. Bagaimana jika kau kesakitan seperti yang terakhir kali ?. Kau memiliki stamina yang lebih buruk dari apa yang saya pikirkan. Aku akan ikut dengan kalian".
Ken :"Waktu itu saya...."
James :"Ikut dengan kami". ucap James, memotong pembicaraan Ken
James :"Tapi kau harus tahu. Kalau itu akan sangat berbahaya".
Erik :"Saya tidak bisa menjamin apa-apa, tapi saya akan mencoba untuk berhati-hati".
Matahari pun terbit mereka keluar dari mobil dan berjalan masuk di pekarangan rumah tersebut. James menahan langkah Erik.
James :"Laporkan kepada saya dari luar".
Erik :"Baik".
Erik menuju ke samping rumah. Sedangkan Ken dan James berjalan menuju ke pintu rumah tersebut.
.
.
.
.
.
.
.
Hei kawan-kawan, jangan lupa meninggalkan jejak yah, berupa Like 👍dan Komen📝. Saran dan Kritik dari kalian akan membantu perkembangan Novel ini.
Dan jangan lupa menekan tombol Favorit❤️ agar saat Novel ini Up kalian akan mendapatkan notifikasinya.
Makasih 💕
__ADS_1