
Ken berlari ke arah mobil sebelah kanan dan kembali berlari ke arah mobil sebelah kiri, membuat kedua mobil itu saling bertabrakan, tetapi Ken dengan sigap melompat ke atas hingga ia terhindar dari mobil itu, Ken mendarat di antara kedua mobil itu.
Orang-orang pun datang dan ingin menghajar Ken. Termasuk John dan Anthony, mereka saling bekerja sama.
Anthony :"Habisi dia".
Orang-orang itu berlari ke arah Ken. Ken menghajar mereka satu persatu, ada yang memukul Ken menggunakan balok dan juga pemukul baseball, tetapi Ken tahan akan pukulan itu. Ken melempar mereka satu-persatu layaknya sampah. Ada yang terlempar ke tembok, ke arah mobil, ada yang kepalanya di hantam masuk ke dalam mobil. Ken masih menghajar orang-orang itu sampai akhirnya ketika Ken sedang asik menghajar musuh. John datang lalu menusuk pinggang Ken berkali-kali sampai akhirnya tangan John di hentikan oleh Ken.
Ken melempar John ke arah tembok, lalu Anthony tiba-tiba menggores bahu Ken menggunakan pisau, ia bertarung dengan Ken sampai akhirnya ia berhasil menusuk Ken dengan pisaunya. Ken berlari ke arah Anthony dengan sigap Anthony mengiris belakang lutut Ken. Anthony berjalan menuju arah Ken dan ketika ia hendak menusuk Ken lagi, Ken menghalangi tangan Anthony, lalu mencekik leher Anthony, seakan akan ia ingin membunuh Anthony saat itu juga. Tetapi James datang dan menggagalkan niat Ken.
James :"Ken jangan"
Ken melepas cengkraman nya dan membuat Anthony jatuh. James berlari ke arah Ken dan melihat mata Ken yang berwarna merah.
James :"Ken".
Ken pun terjatuh, karena serangan yang ia terima tadi.
James :"Ken, Ken kau baik-baik saja ? Ken ! Ken !".
James memeluk Ken dan segera membawa Ken ke klinik Frank menggunakan mobilnya.
James :"Ken bertahanlah. Tunggu sebentar. Bertahanlah".
James melajukan mobilnya dengan cepat untuk membawa Ken ke klinik Frank. Walau pun itu hanyalah sebuah klinik, tetapi klinik pribadi Frank sangatlah lengkap walau pun sederhana. Frank memeriksa Ken. Ken melihat Frank sama-samar. Frank memberikan Inhaler yang berisi darah pada Ken lalu menyemprotkannya masuk ke dalam mulut Ken. James menemani Ken hingga tertidur. Ken akhirnya sadar, gerakan tangannya membangunkan James.
James :"Ken, kau tak apa-apa?".
Ken :"James ".
James :"Iya, ini aku".
Ken melihat bajunya yang robek akibat tusukan John dan Anthony, ia melihat pinggangnya dan tak ada bekas tusukan sama sekali.
Ken :"Apa yang terjadi ? Kenapa aku masih hidup ?".
James :"Ya kau masih hidup. Kau masih hidup, istirahatlah".
Lily pun membacakan berita kalau Anthony dan John di tangkap dengan tuduhan melakukan perdagangan organ tubuh yang ilegal dan mayat Fiona di temukan di TKP.
***
Setelah menyelesaikan kasus Fiona mereka pulang ke rumah untuk mengistirahatkan diri.
__ADS_1
Erik :"Istirahatlah" menyuruh James istirahat.
James kelelahan dengan kasus itu di tambah ia menemani Ken saat Ken sekarat.
Ponsel Ken bergetar. Ia menerima pesan dari nomor yang tak di kenal, isi pesan itu berbunyi "Sabtu jam 11 ~Daniel~".
***
Ken berjalan dengan cepat di keramaian ia menggunakan pakaian serba hitam dan juga topi berwarna hitam. Ia memasuki sebuah club. Saat masuk ia melihat Grace sedang asik bergoyang. Grace yang sedang bergoyang melihat Ken datang dan ia menunjuk ke sebuah kursi di mana yang lain sedang berada. Ken kaget melihat semua temannya datang ke club ini.
Ken :"Apa yang kau lakukan di sini?".
James :"Hei sayang. Sayang ku di sini ! Apa kah aku terlihat selelah itu ? Tak seharusnya kau lakukan ini. Dia bersikap seolah aku tidak tahu. Dia sangat pengertian. Dia bersikap seolah aku tidak tahu, hingga aku merasa tidak malu. Terima kasih. Ah, karena aku tak bisa menikmatinya sendiri aku mengajak semua orang untuk datang".
Ken :"Ini bukan....".
James :"Karena kau melakukannya untuk ku, kita akan bersenang-senang dan langsung pulang. Oke ? Nih minum".
Erik :"Tidak ku sangka Ken yang mengaturnya".
Ken bingung untuk menjelaskan semuanya pada temannya. Seorang wanita mendekati ken.
👧 :"Ada yang ingin bertemu dengan mu" beranjak pergi.
James :"Oke".
Ken mengikuti wanita itu.
Erik :"Apa dia sudah dapat pacar ?".
James :"Apa ?".
Erik :"Apa dia sudah dapat pacar ?".
James tak menjawab dan hanya melihat Grace yang sedang bergoyang.
Ken terus mengikuti wanita itu sampai akhirnya mereka sampai di sebuah ruangan. Ken melihat ada seorang pria yang sedang berdiri layaknya pengawal dan ada yang sedang duduk di sofa layaknya seorang bos. Lelaki itu menatap Ken. Ken berjalan mendekat tapi langkahnya di hentikan oleh pengawal itu. Ken langsung menghajar pengawal itu. Tapi bukan pengawal namanya jika langsung tumbang, ia melawan Ken sampai akhirnya lelaki yang di sofa itu menghentikannya.
Daniel :"Cukup. Kau memang seekor anjing pemburu. Kau muncul sambil menggonggong".
Ken berjalan mendekati meja sehingga ia sejajar dengan Daniel.
Daniel :" Yang ku katakan pada mu waktu itu, kau ingat ? Aku bilang aku adalah majikan mu dan kau adalah anjingnya. Hari ini akan ku buat kau menyadarinya"
__ADS_1
Daniel berjalan keluar dan Ken mengikuti nya. Ken melihat semua pengunjung itu mengeluarkan taring dan sedang meminum darah.
Di luar club Ken terus mengikuti Daniel.
Ken :"Orang-orang di dalam sana. Kau melakukannya pada mereka ?".
Daniel :"Mungkin".
Ken :"Apa yang kau inginkan dari ku ?".
Daniel :"Aku ingin kau menemukan seseorang untuk ku. Ini adalah permintaan resmi".
Ken :"Kenapa aku harus melakukannya ?".
Daniel :"Karena inilah aku membuat rencana cadangan. Maksud ku teman-teman mu".
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
Hai hai hai maaf yah hari ini Upnya cuma satu. Besok baru aku Up 3 episod. Kan rencana aku Up besok bukan hari ini.
Oh iya. beberapa episod lagi Novel ini akan tamat. Maaf yah tamatnya cepat soalnya Author ada kesibukan, jadi dari pada Author ngegantung kalian dengan enggak up mending author mengakhirinya dengan cepat...
Do'akan yah biar author nggak sibuk lagi dan bisa buat Novel yang lainnya.
Buat yang sudah membaca jangan lupa Like dan Komen yah...
__ADS_1
Makasih 💕