
Daniel datang ke rumah James untuk bertemu dengan Ken dan James.
Daniel :"Aku ingin mengambil sesuatu yang berharga dari mu, yang telah kau ambil dari ku. Dan itu akan menyelamatkan kau, aku dan juga Jason".
Ken :"Apa maksud dari perkataan mu ?".
Daniel :"Seperti yang aku bilang Jason kembali dari kematian kau pasti sudah tau apa artinya itu".
James :"Apa yang sudah kami ambil dari mu ?"
Daniel :"Daftar Helper".
Ken :"Maksud mu daftar dari club yang pernah aku ambil ?".
Daniel :"Kau memilikinya kan ? Kau punya satu jam serahkan pada ku. Kalau kau lakukan itu kau bisa bertemu dengan Agatha dan Jason".
Setelah mengatakan apa tujuannya, Daniel pun pergi dengan segera. Saat keluar dari rumah James, dari jauh Erik melihat Daniel dan ia mencoba mengejarnya. Tapi sayang mobil Daniel sudah jauh.
Ken dan James mencari daftar itu di komputernya. Erik pun datang dan bertanya pada James.
Erik :"James, siapa pria yang barusan keluar itu ?".
James :"Apa kau barusan sudah minum ? Apa yang kau bicarakan ?". Berpura pura tidak tahu
Erik :"Siapa dia! ?".
James :"Seorang klien".
Erik :"Apa yang ia inginkan ?".
James :"Menurut mu apa ? Dia berusaha berselingkuh, tapi selingkuhan nya juga ternyata sedang berselingkuh. Dia meminta bukti foto. Waah kenapa kita selalu mendapatkan kasus yang murahan ?".
James mencoba membohongi Erik dengan segala spekulasi nya. Tapi Erik tau, kalau James sedang berbohong.
James :"Sebaiknya selagi kita masih membahasnya, kita cepat mengerjakannya".
James pun mendorong Ken menuju ruang tamu dan masih mencoba untuk berpura pura.
James :"Hei Erik kau bisa memberi ku USB ?"
Erik :"USB ?".
James :"Iya".
Erik :"Untuk apa ?".
James :"Kita harus mengirimkannya pada klien. Bukti foto perselingkuhan itu".
__ADS_1
Erik :"Begitukah ? Baiklah".
James :"Oke, selamat malam".
***
Daniel sedang menunggu Ken di pinggir sungai, tak lama kemudian Ken datang dan memberikan Daniel sebuah USB. Setelah memberikan USB itu, Ken segara mencari Janson dan Agatha.
Tidak selang berapa lama Ken pergi, Agatha pun datang untuk bertemu dengan Daniel di tempat yang sama.
Agatha :"Kau menghubungi ku lebih cepat dari yang aku duga. Apa kau takut ?".
Daniel :"Dia masih hidupkan ?".
Agatha :"Kau berlagak sok dingin. Aku yakin kau punya banyak waktu untuk itu".
Daniel :"Di mana dia ? Di mana Laura ?".
Agatha :"Coba kita lihat isi dari USB itu". Merampas USB dari tangan Daniel
Agatha pun memeriksa isi dari USB tersebut di laptop yang telah ia sediakan. Saat Alex memeriksa USB itu ternyata isinya hanyalah virus. Lalu ia memperlihatkan pada Agatha.
Agatha :"Apa ini ?". Teriak Agatha
Lalu Agatha mencekik leher Daniel dengan kuat.
Di saat yang bersamaan Ken sampai di sebuah hotel. Dia diam-diam memasuki hotel itu, tapi penjagaan di hotel itu sangat ketat sehingga ia ketahuan, ia melawan semua penjaga yang berjaga di hotel itu.
Ken pun masuk ke dalam sebuah kamar, ia hanya menerka nerka apa Agatha dan Jason ada di dalam. Saat sampai di dalam kamar itu, Ken hanya melihat Jason.
Ken :"Jason, Jason mana Agatha ?".
Jason :"Agatha sedang tak berada di sini. Ken kau harus cepat pergi dari sini".
Ken :"Apa maksud mu ?".
Jason :"Ken, kau harus tau Agatha sudah berubah. Dia bukan Agatha yang pernah kita kenal. Dia bukan lagi Agatha yang pernah menyayangi mu".
Ken :"Apa yang terjadi ? Mengapa ia bisa berubah ? Sudahlah sebaiknya kita pergi dulu dari sini secepatnya".
Ken dan Jason pun pergi meninggalkan hotel itu dengan segera.
Tak lama kemudian Agatha mendapat kabar kalau ada yang menerobos masuk di tempatnya. Ia segara pulang dan tak lupa mengancam Daniel. Jika ia tak membawa daftar asli itu, ia akan segera membunuh Laura.
James sedang bolak balik di ruang tamu menunggu kabar apa yang akan terjadi selanjutnya. Erik datang membawa laptopnya, lalu duduk dan melihat James yang sedang gelisah.
Erik :"Mana Ken ? Aku tak melihatnya".
__ADS_1
James :"Mana aku tahu". Bentaknya
Menyadari kalau ia sudah kasar tanpa alasan ke Erik, ia langsung mengubah nada suaranya.
James :"Mungkin dia sedang menemui klien".
Erik :"Oh yang berselingkuh itu ? Maksud mu di sini ?" Memperlihat kan laptopnya
James :"Kau ini ngomong apa ?". Melihat laptop Erik tapi masih terus mondar mandir tanpa mengerti maksud Erik
Erik :"Kau belum mengerti juga ? USB yang di bawa oleh Ken aku menaruh alat pelacak di dalamnya".
James :"Apa ?". Ia kaget bukan main
Erik :"Kau pikir aku akan dengan mudah memberikan Ken dengan begitu saja ? Itu bukanlah cara ku".
James :"Hei. Jujurlah. Kau menaruh trik lagi di sini?". Ia merasa cemas
Erik :"Iya".
James :"Apa ?".
Erik :"Tidak. seharusnya kau tidak mengabaikan aku".
James :"Apa kau mengerti pentingnya hal ini?". Membentak Erik
Erik :"Tidak. Seharusnya kau memberitahu ku kalau ini memang sangat penting".
James :"Ya ampun. Kau ini betul betul membuat ku gila".
Erik :"Dia di situkan ? Aku tanya apa dia pergi ke tempat yang ada di depan mu sekarang ini ?". Menunjuk laptop
James :"DIAM!"
.
.
.
.
Hehehe maaf yah baru up lagi. Jujur penyakit ku kambuh lagi 😟.
Iya penyakit MALAS ku kambuh 😅
Maaf yah. jangan lupa Like dan Komen yah. 👐
__ADS_1