
Tepat di depan pintu rumah itu Ken dan James saling memberi kode saat ingin membuka pintu rumah itu. Ken membuka pintu dengan pelan dan mereka masuk ke dalam rumah. Mereka berjalan dengan pelan dan memeriksa sekitar. Ketika Ken membalikkan badan ia terkejut dan langsung di pukul oleh Jen. Dia di pukul hingga terlempar ke arah meja. Melihat itu James langsung memukul Jen tetapi di gagalkan oleh Jen. Lalu Jen mencekik leher James.
James :"Jen apa yang sedang terjadi ?".
Tanpa menjawab pertanyaan James, Jen mengeluarkan semua barang-barang yang berada dalam saku James. Jen juga menyuruh Ken untuk mengeluarkan barang-barang dari dalam sakunya, kalau tidak Jen akan membunuh James. Ken mengosongkan sakunya.
Ken :"Apa kau berpikir ini adalah cara yang terbaik ?".
Jen :"Jika itu untuk diri ku sendiri dan orang yang ku sayangi, saya tidak akan peduli dengan metode yang saya gunakan".
Ken :Bagaimana dengan adik mu ?".
Jen melempar James setelah mendengar Ken menyebut tentang Erik.
Jen :"Kau kira aku melakukan ini bukan untuk dirinya ? Aku ingin kembali seperti dulu untuk dirinya".
Ken :"Apa yang kau lakukan di sana ? Di club saat malam itu ?".
Mendengar itu Jen menjadi marah, karena Ken sudah terlalu ikut campur, dan mengetahui soal malam itu.
Jen :"Kau menempatkan ku dalam bahaya, semuanya karena kau. Semuanya saya lakukan karena mereka berjanji akan memberikan ku fasilitas untuk membuat serum".
Ken :"Serum ? Serum untuk apa ? Dengan siapa kau membuat janji ?".
Jen :"Kalian tidak tahu betapa kejam dan menakutkannya wanita itu".
Ken :"Wanita itu ? Apa dia memakai cincin berbentuk matahari ?".
Jen :"Kau juga bertemu dengan wanita itu ? Katakan pada ku seberapa banyak yang kau ketahui".
Ken :"Siapa wanita itu ?".
Jen :"Wanita itu.... itu... aku tak bisa memberitahukannya".
Dari luar terdengar seseorang sedang berteriak.
Charles :"Hei ! Jennifer".
__ADS_1
Erik :"Jangan keluar kakak". teriak Erik dari luar
Ken dan James berlari keluar dan melihat leher Erik di sekap oleh Charles.
Charles :"Hei kita bertemu lagi. Kita bertemu lagi ! Benarkan ?".sambil tertawa
Ken :"Saya tidak punya waktu untuk berbicara dengan mu. Sekarang turunkan pistol mu ke bawah".
Charles :"Oh begitu ? Bagaimana kalau kita berbicara sementara aku memegang pistol ku seperti ini ?". sambil mengarahkan pistolnya ke pelipis Erik
Ken berjalan ke arah Charles. Tapi Charles melepaskan sebuah tembakan ke arah kaki Ken dan untung kaki Ken tidak terkena tembakan itu.
Charles :"Jen ! Apa kau dengar itu ? Aku akan membunuh adik mu sekarang".
Erik :"Kakak, aku baik-baik saja. Dia tidak akan bisa menembak ku"
Charles :"Melihat mu bermain-main, aku rasa ingin menembak adik mu dengan cepat".
Charles :"Jeeeen !"teriak Charles
James :"Ken !". teriaknya
Tanpa mempedulikan James, Ken terus berlari hingga Charles melepaskan satu tembakan terakhir dan mengenai tepat di tengah dada Ken. Tembakan Charles pun berhenti bersamaan dengan saat tubuhnya terjatuh dalam keadaan terbakar. James melihat kalau Ken terkena tembakan Charles ia berlari menuju arah Ken
James :"Ken... Ken kau baik-baik saja??? Ken...".sambil membalikkan badan Ken yang tengah tengkurap
James :"Ken tetap sadar. Ken, tunggu-tunggu bangun, bangun Ken. Tunggu-tunggu 911, 911"
James berlari untuk menelpon 911. Melihat apa yang di lakukan oleh Ken, Jen menyelamatkan Ken dengan menggigit Leher Ken. Walau pun ia tidak tega karena sesungguhnya ia ingin membuat serum agar ia bisa kembali menjadi manusia. Tapi Jen tak memiliki cara lain untuk segera menyelamatkan Ken. Saat Ken di gigit oleh Jen, ia mengingat lagi kejadian 4 tahun yang lalu saat ia di tembak oleh Agatha dan kenangannya bersama Agatha. Ken tersadarkan dan melihat Jen membuka penutup kepalanya sehingga badan Jen terbakar dan menjadi abu, Jen merasa ia sudah tak memiliki cara untuk kembali, dan ia tak ingin agar adiknya mendapat celaka lagi karena dirinya.
Ketika Jen telah menjadi abu, Erik pun terbangun dan melihat Ken yang tertembak sedang berbaring di sampingnya
James :"Ken ! Jangan mati, saya sudah menelpon 911. Ken tunggu saja. Tunggu sedikit lebih lama".
James pun memeluk Ken dengan perasaan yang sedang panik. Sedangkan Erik bertanya-tanya pada dirinya sendiri di mana kakaknya, ia tak melihat adanya tanda-tanda kehidupan selain mereka bertiga
***
__ADS_1
Erik datang ke pemakaman Jen walau pun jasad Jen tidak ia temukan hingga tak dapat di kuburkan tetapi Erik tetap membuat pemakaman untuk Jen. Erik lama menatap nisan Jen yang terdapat foto Jen dan Erik menaruh bunga di makam Jen.
Erik :"Kakak, aku akan mencari tahu semuanya. Semua, apapun yang terjadi padamu, tidak peduli apapun, aku akan membalaskan dendam mu. Aku berjanji".
***
Ken memimpikan apa yabg terjadi padanya. Saat di gigit oleh Jen, hingga akhirnya dia sadar dan secara refleks Ken langsung memegang lehernya dan menghembuskan napas terus menerus.
Ken kembali berolahraga menggunakan treadmill, dia terus menambah kecepatan treadmill dan hasilnya ia tidak seperti waktu itu.
James :"Ken berhentilah berolahraga". teriaknya dari dapur
Ken pun berhenti berolahraga ia menghembuskan napas panjang dan memandang luka di dadanya tapi tak ada bekas luka tembakan seperti biasa, Ken terheran-heran akan apa yang telah terjadi padanya.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
Hei kawan-kawan, jangan lupa meninggalkan jejak yah, berupa Like 👍dan Komen📝. Saran dan Kritik dari kalian akan membantu perkembangan Novel ini dan membuat aku semakin semangat membuat Novelnya 🤗.
Dan jangan lupa menekan tombol Favorit❤️ agar saat Novel ini Up kalian akan mendapatkan notifikasinya.
__ADS_1