Detektif Vampir

Detektif Vampir
Episode 23


__ADS_3

Jason :"Tolong biarkan Ken. Aku mohon pada mu ".


Agatha :"Kalau itu yang kau inginkan, seharusnya kau tidak berada di dekatnya. Kau kira aku tidak tahu ? Kau mengawasi Ken. Kau tidak bisa menghentikan ku. Aku tidak akan berhenti sampai salah satu dari kami berdua akan mati".


Jason :"Agatha. Tolong berhentilah".


Agatha :"Ini kesempatan terakhir mu. Kalau kau ingin dia tetap hidup. Jangan pernah berada di dekatnya lagi".


***


Ken tengah memperbaiki barang-barang di ruang tamu yang ia gunakan saat menghibur diri dengan James dan Erik, yang saat itu ia tak sengaja meyenggol barang dan akhirnya barang itu menjadi berantakan. Ketika Ken sedang bekerja, ia menerima telepon dari seseorang.


Ken :"Halo".


Agatha :"Hei... Ken lama tak bertemu"


Ken :"Agatha ?


Agatha mematikan teleponnya. Lalu Ken mencoba untuk menghubungi nya lagi tapi teleponnya sudah tidak bisa terhubung. Ken merasa syok mendengar suara Agatha setelah sekian lama saat Agatha tak menghiraukan Ken ketika Ken mengejarnya.


(Flashback On)


James sedang melihat daftar pencarian orang di kantor detektif, ia melihat ada salah satu nama dari orang yang di cari itu sudah matu. Orang itu bernama Baron.


Erik :"Sudah ku bilang bukan aku".


Thomas :"Jangan bercanda. Bawa dia kemari"


Erik :"Aku serius. Bukan aku, astaga".


Thomas :"Diam".


Erik :"Bukan aku". Mengguncangkan sekat meja Thomas


Thomas :"Jangan mengguncangkan sekatnya".


James :"Ada apa dengan keributan ini ? Ada apa ini ?".


Thomas :"Kau tidak tahu ? Dia ini seorang pencopet".


Erik :"Aku bukan pencopet"


Thomas :"Aku melihat mu dengan mata kepala ku sendiri"


Erik :"Sudah ku bilang bukan aku yang melakukannya"

__ADS_1


Thomas :"Jangan menggoyangkan sekatnya"


James :"Ini yang dia curi ?" Mengambil dompet di atas meja


Erik :"Aku tidak mencuri, itu milik paman ku". Berbohong


Thomas :"Baiklah beritahu nomor wali mu yang bisa di hubungi".


Erik :"Aku tidak tahu"


Thomas :"Kau baru saja bilang ini milik paman mu. Apa maksud mu kau tidak punya wali ?".


Erik :"Sebenarnya aku menemukannya di taksi"


Thomas :"Berhentilah berbohong. Hentikan oke".


Sementara James memeriksa isi dompet itu dan tanda pengenal pemilik dompet. Pemilik dompet itu adalah Baron yang berada di daftar pencarian orang yang keterangannya bahwa ia telah meninggal.


James :"Hei, kenapa kau bisa punya dompet orang yang sudah mati ?".


Erik :"Apa ? Orang mati ? Kau ini ngomong apa ? Aku tidak membunuh siapa pun". Khawatir


Thomas :"Hei .....".


James mengajak Thomas melihat daftar pencarian orang yang berada di papan.


James :"Dompet ini milik Baron ". Menunjuk foto Baron


Thomas :"Iya benar". Kaget


James :"Aku rasa kita benar. Baron masih hidup".


Thomas :"Apa yang harus kita lakukan ?".


James :"Kita harus melakukan investigasi ulang. Karena bukti baru telah di temukan".


Thomas :"Lalu dia bagaimana ?". Melihat ke arah Erik


James :"Aku rasa dia hanya penjahat kecil. Tahan saja dia beberapa hari di sel. Yang penting adalah menangkap Baron"


Thomas :"Kau punya rencana ?".


James :"Kita harus menemukan orang yang bisa kita susupkan ke dalam perusahaan Baron".


(Flashback Off)

__ADS_1


Erik :"Kenapa kau membuat pasta ini ? Kau ingin pergi piknik?".sambil mencicipi buatan James


James :"Kalau kau pergi dengan orang yang kau cintai, semua akan terasa menyenangkan, seperti piknik".


Erik :"Kau ini berbicara tentabg Grace ?".


James :"Hei... Berhenti memakannya. Bikin sendiri".


Erik :"Ya ampun..... Setia sekali. Urus kasus kakak ku".


James :"Hei... Aku selalu memikirkannya. Setiap bahan yang aku taruh, aku selalu memikirkannya, setiap bahan yang aku taruh, aku selalu memikirkannya, aku selalu memikirkannya. Apa memikirkan apa yang harus aku lakukan pada mu".


Erik :"Aku lihat kau hanya memikirkan cewek saja lalu kau mau aku percaya pada mu ?".


James :"Aku selalu berkata ini pada mu. Di antara Kepercayaan, Harapan, dan Cinta. Setidaknya kau harus punya Kepercayaan. Percayalah pada ku".


Erik :"Kau bicara omong kosong. Mana Ken ? Hari ini aku belum melihatnya".


James :"Akhir-akhir ini dia selalu bangun pagi. Lalu pergi ntah ke mana".


Erik :"Apa dia betul sudah punya pacar ?".


James :"Itu tidak mungkin".


.


.


.


.


.


.


.


Maaf yah Author baru Up lagi. Soalnya lagi sibuk.


Buat yang sudah baca, jangan lupa Like dan Komen yah.


Jangan lupa juga untuk menekan tombol Favorit agar bila Novel ini Up kalian akan mendapatkan notifikasi nya...


Makasih💕

__ADS_1


__ADS_2