Detektif Vampir

Detektif Vampir
Episode 30


__ADS_3

Alex :"Kami menemukan lokasi Jason dan Kenneth".


Agatha :"Segera bawa mereka ke sini".


Terlihat dua orang sedang terikat di dalam ruangan yang gelap, lalu orang orang Agatha datang dan membuka ikatan James.


James :"Di mana Ken ? Di mana Ken *** ? Hei lepaskan aku, atau kalian semua akan ku bunuh".


James di seret keluar dan tinggal Laura sendiri di ruangan itu dalam keadaan terikat dan pingsan.


***


Erik mengotak atik komputer James untuk mencari daftar itu. Sedangkan Daniel hanya mondar mandir di sekitar meja tempat Erik sedang duduk.


Erik :"Kau sangat mengganggu, diamlah sedikit".


Daniel :"Sudah ku bilang pada mu. Jangan bersikap tidak sopan pada ku".


Erik kembali mencari data itu, terdengar suara tombol keyboard komputer yang di tekan oleh Erik ketika mencari data itu.


Daniel melihat ke arah laptop Erik yang sedang memperlihatkan lokasi dari USB tersebut.


Daniel :"Jangan jangan USB mu....... Apa kau mengubahnya menjadi alat pelacak ?".


Tanpa menjawab pertanyaan Daniel, Erik hanya merampas laptopnya dengan cepat dari tangan Daniel.


Daniel :"Lebih baik kalau kau serahkan pada ku".


Erik :"Tidak mau".


Daniel :"Ini kesempatan terakhir mu. Berikan pada ku".


Erik :"Kau harus membawa ku bersama mu. Aku tidak ingin kehilangan siapa pun lagi"


Di tempat persembunyian Ken, Jason menceritakan semua yang terjadi saat mereka menjadi mata mata di perusahaan Baron dan alasan mengapa Agatha berubah dan membenci Ken. Jason mengatakan kalau saat di perusahaan Baron Agatha mendapat fakta bila orang tuanya meninggal akibat ulah perusahaan itu, mereka juga menjadi korban.


Dan yang membuat orang tua Agatha mengalami kejadian itu adalah orang tua Ken. Orang tua Ken meminta pertolongan pada orang tua Agatha untuk membantunya tetapi ternyata orang tua Ken hanya menjebak orang tua Agatha, agar ia bisa di ubah menjadi seorang vampir dan jabatannya di naikkan, tapi naasnya saat setelah orang tua Agatha di korbankan, orang tua Ken juga di bantai habis oleh Baron.


Ken yang mendengar kan cerita itu hatinya sangat hancur. Ia tak menyangka kalau orang tuanya sejahat itu. Ken tak tahu apa yang harus ia lakukan bila bertemu dengan Agatha nanti. Ia tak percaya bila orang yang dulu menyayanginya sekarang sudah sangat membencinya.


Saat mereka masih bercerita mereka mendengar banyak suara mobil yang datang.


Orang orang Agatha turun dari mobil lalu Ken dan Jason keluar dari rumah yang menjadi tempat persembunyian nya itu.


Ketika mereka keluar, Alex membuka pintu belakang mobil dan memperlihatkan James yang sudah babak belur.


James :"Kenneth. Ken lari. Kenneth dengarkan baik baik lari".


Lalu Alex kembali menutup pintu mobil itu, dan mobil itu pun pergi


Alex :"Kalian berdua akan ikut dengan kami. Kalau kau macam macam James-mu akan mati. Sebaiknya kalian menurut saja".

__ADS_1


Lalu Alex menelpon rekannya yang berada satu mobil dengan James.


Alex :"Saat ku beri aba aba, bunuh dia. Kalau telepon ini terputus langsung saja kalian bunuh dia". Tersenyum sambil melihat Ken


Alex :"Jason akan naik di mobil yang kedua dan kau Ken naik ke mobil yang satunya"


Ken melarang Jason untuk masuk ke dalam mobil tapi Jason tau, kalau James juga merupakan orang yang sangat berarti untuk Ken.


Jason langsung naik ke dalam mobil yang sudah di persiapkan untuknya, dan Ken juga ikut naik di mobil yang satunya.


Daniel dan Erik pun sudah sedang dalam perjalanan, tapi tiba tiba mobil Daniel berbelok menuju kantor polisi.


Erik :"Kita akan ke mana ?".


Daniel tak menjawab pertanyaan Erik, sampai akhirnya mobil itu berhenti tepat di depan kantor polisi.


Daniel :"Turun".


Erik :"Apa kata mu?".


Daniel :"Dan serahkan daftarnya".


Erik :"Kenapa kita tiba tiba ke sini?".


Daniel :"Sudah ku bilang tadi, kita kehabisan waktu. Kau tidak akan bisa mengatasi mereka sendiri. Karena itu pergilah minta bantuan".


Erik :"Kenapa aku harus percaya pada ucapan mu?".


Daniel :"Kau bilang kau ingin melindungi orang yang kau sayangi. Aku juga sama seperti mu".


Erik :"Dengarkan aku baik baik. Kalau ada sesuatu yang salah kau akan langsung ku bunuh".


Erik pun turun dari mobil. Dan berlari masuk ke dalam kantor.


Erik :"Pak detektif". Berteriak sambil berlari


Thomas :"Erik, kenapa kau di sini ? Ini sudah larut malam".


Erik :"Kita harus pergi sekarang juga". Menarik tangan Thomas


Thomas :"Tunggu. Kita mau ke mana ?".


Erik :"Cepatlah tidak usah banyak tanya".


Thomas :"Tunggu. Makanannya biar ku habiskan dulu".


Erik :"Tidak ada waktu. Cepat".


Di tempat lain terlihat Jason sedang terikat di kursi dan mata ia di tutup menggunakan kain hitam.


Agatha :"Ada apa ?".

__ADS_1


Lalu membuka penutup mata Jason.


Agatha :"Jason. Akan ku tunjukkan pada mu akibat dari ingkar janji mu".


Di tempat yang sama di ruangan yang berbeda salah satu orang suruhan Agatha tumbang dan Alex melihat itu. Daniel maju dan orang orang Alex menghadang Daniel sedangkan Alex hanya terlihat sedang berlindung di belakang mereka.


Masih di tempat yang sama dan di ruangan berbeda terlihat Ken terikat di sebuah tiang, ia di ikat menggunakan rantai besi dan dua orang duduk di kursi, kepala di tutup menggunakan kain berwarna hitam dengan jarak yang lumayan jauh dari Ken. Dan 3 orang penjaga dan Agatha berdiri di antara kedua orang itu.


Agatha :"Sudah ku bilang pada mu Kenneth. Sudah ku bilang bahwa saat aku menembak mu waktu itu adalah salam terakhir dari ku sebagai pacar dan teman mu".


Ken :"James dan Jason mereka ada di mana?".


Agatha :"Kenapa ? Kau masih belum bisa menebak mereka sekarang ada di mana ? Kau selalu melihat sekeliling mu dan berbicara seolah olah kau tau segalanya. Silahkan lihat lihat. Bisa kau tebak mereka ada di mana ? Bisa ?".


Ken :"Agatha maafkan aku akan segalanya. Jangan lakukan ini".


Agatha :"Untuk apa kau meminta maaf ?".


Agatha pun langsung memukul wajah Ken dengan keras lalu menjambak rambut Ken.


Agatha :"Aku akan memberikan mu sebuah pistol, hanya ada satu peluru di dalamnya. Kau lihat orang di sana ?". Menunjuk ke arah dua orang yang sedang duduk dan terikat


Agatha :"Salah satu dari mereka adalah Laura yang sedang di cari cari oleh Daniel dan yang satunya lagi adalah James-mu yang tercinta. Kau tidak bisa tahu siapa yang duduk di mana. Yang harus kau lakukan adalah menembak salah satu dari mereka. Kau pasti bisa kan ? Bukankah kau seorang detektif swasta ?".


.


.


.


.


.


.


.


.


.


Hmmmmm


Gimana yah kelanjutannya.


Tetap pantengin terus yah.


Buat yang udah baca, jangan cuma di baca doang, Like dan Komen juga, sebagai penghargaan buat author.


Karena Like dan Komen itu gratis nggak pakai bayaran sepeserpun. Jadi jangan pelit pelit buat ngeLike.

__ADS_1


Buat yang ingin memberi Tip sangat di persilahkan.


Makasih💕


__ADS_2