Detektif Vampir

Detektif Vampir
Episode 17


__ADS_3

Ken melihat bercak darah d lantai. Seketika mata Ken berubah menjadi merah dan ia bisa membayangkan saat Frans duduk di salah satu bangku dalam kelas di sekolah yang tua dan sudah tidak beroperasi. Tiba-tiba ponsel Ken berdering. Saking terkejutnya dengan apa yang dia lihat, ia sampai tak merasakan getaran ponselnya.


James :"Ken.... Ken... Ken ponsel mu berdering". Menghampiri Ken


Ken :"Ah... Iya".


James :"Kau baik-baik saja ?".


Ken :"Ya... Aku baik-baik saja". Mengambil ponselnya dari saku jaket


Ken :"Halo ?"


Erik :"Aku sudah menemukan apa yang di sembunyikan oleh Lily".


***


Ken memperlihatkan foto yang berada di ponselnya kepada Lily. Itu adalah foto Lily bersama Frans saat masih sekolah


Lily :"Di mana kau mendapat kan foto ini ?".


Ken :"Hacking adalah hal yang menakutkan. Bahkan sekalipun kau memberikan password hanya butuh sedikit waktu dan kesabaran maka orang bisa memecahkannya".


Lily :"Kau benar. Aku teman semasa sekolah dengan Frans"


Ken :"Apa kau pernah menyiarkannya ?".


Lily :"Apa maksud mu ?".


Ken mengeluarkan sebuah amplop dari dalam saku jaketnya.


Lily :"Apa ini ?".


Ken :"Daftar barang yang di jual di tempat toko kamera yang Frans sering kunjungi. Barang yang di stabilo ini adalah...".


Lily :"Sebuah kamera tersembunyi"


Ken :"Ya... Frans banyak membeli kamera tersembunyi".


Lily :"Tidak heran, karena dia adalah juru kamera. Kadang-kadang dia menggunakannya untuk menyelidiki".


Ken :"Dan bisa di gunakan untuk membuat film pribadi ?".


Lily :"Apa kau sedang membicarakan tentang skandal rekaman kamera tersembunyi itu ? Maaf sudah membuat kecewa. Tapi kami berdua tidak pernah memfilmkan nya. Frans bukanlah orang semacam itu".

__ADS_1


Ken :"Aku tahu. Aku hanya ingin tahu hal yang di yang tertulis di catatan tentang video itu. Jangan mudah marah"


Lily :"Tidak apa-apa. Detektif seperti mu selalu menusuk orang dengan jarum kemudian meminta maaf. Hanya saja kau menusuk ku dengan jarum yang sangat panjang. Alih-alih meminta maaf untuk menemukan apa pun yang mereka inginkan. Detektif". Dengan wajah yang jengkel


(Di dalam mobil)


Ponsel James berdering


James :"Mengapa dia menelpon lagi ? Halo ?".


Erik :"Kalian berdua selalu meninggalkan ku sendiri".


James :"Tugas penting seorang detektif adalah menjaga rumah".


Erik :"Aku benci di perlakukan seperti anjing".


James :"Mungkin saja seperti anjing bisa membuat mu menjadi seorang detektif. Kau sudah berbicara dengan Lily ?".


Ken :"Ya. Tapi aku tidak tahu. Ku rasa dia masih mnyembunyikan sesuatu. Ada yang aneh".


James :"Tidak ada yang aneh. Dia hanya berpura-pura".


Erik :"Itulah masalahnya yang tidak bisa di tangani oleh laki-laki seperti mu. Aku yakin dia berbohong. Ada video di luar sana"


Erik :"Wanita seperti dia meninggalkan aroma. Tunggu dan....".


James :"Tidak bisakah kau membicarakan tentang kepercayaan, harapan dan cinta ?".


Ken :"Aku harap begitu. Aku yakin dengan satu hal. Anthony berada di tengah-tengah ini semua"


James :"Sesuatu yang di inginkan seseorang. Rekaman apa yang di rekam Frans ? Siapa yang memilikinya sekarang".


Erik :"Kau mau bertaruh ? Aku akan mendapatkan videonya"


Ken :"Sudahlah. Videonya sudah tidak ada. Rekaman itu sudah di ambil oleh Anthony, dan itulah juga mengapa ia membunuh Frans".


James :"Astaga. Kau masih di sana ? Aku tutup telepon nya yah".


Ken :"Aku pergi".


James :"Iya. Hei hati-hati".


Ken :"Jangan khawatir".

__ADS_1


Ken turun dari mobil dan membagikan uang kepada tunawisma dan menyuruh tunawisma itu untuk pergi. Sedangkan ia meminum lalu membuang bir yang sudah ia minum lalu memercikkan bir ke badannya dan tidur di pinggir jalan layaknya orang yang sedang mabuk. Ken menyamar menjadi tunawisma. Ambulans pun datang, Ken di angkat dan di bawa masuk ke dalam ambulans. James yang dari tadi mengawasinya mengikuti ambulans itu dari belakang. Di dalam ambulans Ken membuka sedikit matanya untuk melihat sekitar ternyata ada 1 orang yang menjaganya tapi untung saja orang itu sedang tertidur. Ambulans itu masuk ke lingkungan pabrik yang sudah tak terbengkalai. James mengawasi dari jauh. Ponsel James berdering.


James :"Astaga. Kau tahu kan. Tidak boleh menelpon ku saat sedang beroperasi".


Erik :"Kau harusnya mengajak ku ke sana dengan mu. Bagaimana keadaan Ken ? Apa mereka sudah masuk ?".


James :"Iya mereka sudah masuk".


Saat James sedang menelpon. Ken di angkat dan di bawa masuk ke dalam sebuah gudang. Di dalam gudang itu sangat banyak kantong darah yang tergantung.


Erik :"Ken orang yang cukup berani. Bagaimana dia bisa sangat yakin ?"


James :"Apa kau tahu siapa orang yang paling berani di dunia ini ? Orang yang tidak mudah menyerah. Ken adalah orangnya".


Ken di baringkan di atas sebuah tempat tidur pasien, jaket Ken di buka dan ia hendak di suntikkan suatu cairan. Tapi tiba-tiba tangannya memegang tangan orang yang ingin menyuntiknya. Lalu membantingnya.


Ken :"Kalau kau membuat suara. Aku akan membunuh mu".


👨 :"Siapa kau ?".


Ken memukul leher belakang orang itu hingga membuat orang itu pingsan. Ken melihat sekitar saat ia keluar dari ruangan tempat ia tadi di baringkan. Ia merasa pusing karena bau dan itu merupakan bau dari kantong darah. Mata Ken tiba-tiba kembali berwarna merah. Ken melihat banyak orang yang berbaring di dalam sebuah bilik yang memakai sekat-sekat dari plastik, mereka sedang di ambil darahnya, masing-masing orang 5-7 kantong darah. Ken berjalan seperti orang yang tengah mabuk dan ia melihat jasad Fiona di dalam salah satu bilik. Ken melihat ada orang yang sedang berlari keluar. Ken mengejarnya sampai di luar. Saat di luar Ken di jegad dengan dua mobil dari arah kiri dan kanan. Bersamaan mobil itu berjalan ke arah Ken.


.


.


.


.


.


.


.


.


**Hai pembaca setia ku. 🤗 Ada pengumuman nih...


Sepertinya Novel ini tidak akan Up 1-2 hari. karena author harus mengerjakan konsepnya lagi... Doa kan yah. semoga konsepnya cepat selesai dan author bisa up 2-3 episod sekaligus... 💕 Makasih


Jangan lupa Like dan Komen yah. agar author semakin bersemangat membuat Novel nya.

__ADS_1


Dan jangan lupa menekan tombol Favorit agar bila Novel ini up kalian akan mendapatkan notifikasi nya. 💕**


__ADS_2