Dipertemukan Secara Tak Sengaja,Dipisahkan Oleh Maut Tanpa Harus Berpamitan

Dipertemukan Secara Tak Sengaja,Dipisahkan Oleh Maut Tanpa Harus Berpamitan
Bab 1


__ADS_3

Kisah ini terinspirasi oleh kisah nyata yang ditaburi oleh fiksi. Cerita ini mengisahkan tentang cinta yang tulus. ketulusan cinta yang terpisah oleh kematian.


Didalam novel ini banyak sekali harus birunya sebuah hubungan. Kehancuran sebuah hati karena terpisah oleh sebuah kematian.


Hari kelulusan telah tiba, tentu saja itu sangat dinanti-nanti oleh Siswa-siswi yang sudah menempuh pendidikan akhir, begitupula dengan Indah, Siswi kelas tiga MTs ini.


Indah adalah salah satu siswi yang bersekolah di MTs. N yang terletak tidak jauh dari tempat tinggal nya, hanya butuh waktu beberapa menit untuk menuju ke sekolahnya.


Hari ini, dilapangan sekolah, Kepala sekolah memberikan amplop yang berisi surat keterangan kelulusan untuk kelas tiga satu persatu.


hingga tiba akhirnya giliran nama Indah yang dipanggil untuk mengambil amplop miliknya.Indah pun maju untuk menerima amplop miliknya dan kembali ketempat semula lalu membuka amplop dengan hati-hati.


"Yeyy.... horeeeee, aku lulus!


Sorak Indah bahagia atas kelulusannya, begitupula dengan teman-temannya yang lain, mereka berpelukan, bersukaria hari itu. Mereka sangat senang, karena mereka lulus semua.


******


Pada hari senin pagi, Indah sudah mempersiapkan dirinya untuk mendaftarkan diri disalah satu sekolah kejuruan di kota tempat tinggalnya. Dengan mengenakan pakaian OSIS MTs nya (putih biru) indah pergi kesekolah yang ia dambakan sejak duduk di bangku MTs.N rencananya, indah ingin mengambil jurusan tekstil.


Sesampainya Indah disekolah, Indah menuju tempat pendaftaran, lalu menyerahkan formulir pendaftaran yang sudah dia isi kepada Guru panitia pendaftaran.


"Indah, kamu boleh pulang dan hadir kembali pada hari senin depan untuk mengikuti tes dan wawancara ya!


" Baik Bu, terimakasih ujar indah sambil tersenyum dan berlalu.


******


Seminggu sudah berlalu, tibalah saatnya tes dan wawancara untuk penerimaan Siswa/Siswi di SMK negeri tempat Indah mendaftarkan diri.


Diruangan kelas, Indah sangat teliti mengerjakan tugas tes tertulis, dia sangat ingin sekali lolos tes agar bisa bersekolah di sekolah tersebut, begitupula dengan yang lainnya. Diruangan yang sama mereka menjalani tes tanpa mengenal satu sama lain.


Setelah selesai, mereka diberi waktu istirahat selama lima belas menit sebelum menjalani tes wawancara.


"Eh, kita cari makanan yuk ajak seseorang yang duduk disebelah indah dengan ramahnya.


" Eh, ayo balas indah gugup karena mereka belum saling mengenal.


"Kenalin, namaku Lestari, panggil aja aku Tari. Tari memperkenalkan diri sambil mengulurkan tangannya.


" Namaku Indah, balas Indah sambil menjabat tangan tari.


"Oya, ayo kita cari makan yuk, sudah lapar nih, rengek tari. Ternyata,Tari tipe cewek yang manja.


" Oke, ayo! ajak indah.


Sambil berbincang dan bercanda tawa indah dan tari menuju kantin. Baru saja saling mengenal rupanya mereka sudah mulai akrab.


Setiba dikantin mereka duduk dan memesan makanan.

__ADS_1


"Mbak, menu nya apa aja?


tanya tari kepada pemilik kantin.


Maaf neng,menu hari ini cuma ada nasi.


" Kok cuma nasi sih mbak?


ujar Tari tak bersemangat.


"Iya neng mau bikin menu yang banyak, hari ini hari libur, jadi takut mubazir kalau bikin banyak-banyak..


" Udah Tari, kita makan nasi aja ya. ajak bujuk Indah kepada Tari.


Karena sangat lapar, Taripun setuju, dan akhirnya mereka memesan 2 porsi nasi dengan lauk sambal telur, karena memang cuma itu menu yang tersedia.


lima belas menit berlalu,bel berbunyi tanda masuk kelas, mereka juga selesai makan dan membayar makanan mereke,buru-buru ke kelas untuk mengikuti tes wawancara.


******


Setelah mereka selesai mengikuti tes wawancara, Guru yang membimbing pun mengumumkan bahwa hari selasa, yaitu esok adalah hari penentuan kelulusan tes.


ISI PIDATO GURU PEMBIMBING


"*Assalamu'alaikum warohmatulohi wabarakatuh.


Selamat siang


**Selamat siang , alhamdulillah hari ini kita dapat berkumpul diruangan ini, dan semoga semuanya diterima disekolah ini dan mendapatkan nilai yang memuaskan. amin.


Baiklah, langsung saja, saya beritahukan bahwa pada hari selasa tepatnya besok, kalian semua wajib hadir untuk melihat hasil tes di papan pengumuman.


Sampai disini, ada yang belum paham?*


"Pahaaaaam jawab siswa-siswi yang berada diruangan tersebut dengan serentak.


"Baiklah, kalau begitu langsung saja saya akhiri perjumpaan kita, selamat siang, wasalamualaikum warohmatulohi wabarakatuh. dan selamat siang.


" Waalaikumsalam warohmatulohi wabarakatuh.selamat siang kembali pak.


Setelah memberikan informasi tersebut, Guru tersebut berlalu keluar meninggalkan kelas tersebut yang disusul dengan para peserta tes yang berdesakan hendak pulang kerumah masing-masing.


******


Keesokan harinya, pukul 5.30 WIB alarm handphone indah berbunyi, indah terbangun langsung bangkit menuju kamar mandi yang bersatu dengan dapur untuk mandi.


"Eh, Indah kamu sudah bangun nak?


sapa bu Sumi kepada putri ke-empatnyaa itu.Kebetulan sang ibu sedang memasak nasi goreng untuk sarapan pagi, setelah menunaikan ibadah shalat subuh.

__ADS_1


Ya, Indah memang anak yang nomor ke-empat dari lima saudara. Sherly kakak tertua indah sudah lama menikah, sedangkan Andri kakak indah yang nomor dua bersekolah di salah satu universitas ditempat mereka menetap. Intan kakak indah yang nomor tiga masih kelas tiga SMK, ditempat indah mendaftarkan diri. sedangkan Riko , adik indah masih duduk di kelas tiga SD.


"Iya bu, hari ini ada pengumuman, do'ain Indah ya bu! semoga Indah lulus tes.


" Aamiin, semoga kamu lulus nak.


"Makasih bu, ucap Indah sambil berlalu masuk ke kamar mandi.


Setelah selesai mandi indah langsung buru-buru memakai seragam sekolah MTs nya (putih biru) dan menunaikan shalat subuh.


Setelah selesai shalat, indah kedapur untuk sarapan.


Didapur, tampak Ibunya sedang menyiapkan sarapan untuk keluarga di meja makan.


Dapur dirumah indah tidak terlalu besar, bahkan bisa dibilang kecil, hanya berukuran 4×6 saja dan ruang makan mereka pun bersatu dengan dapur, maklum indah berasal dari keluarga sederhana.


"Nak, kamu sudah shalat subuh nak?


" Sudah bu, jawab Indah sambil mengambil posisi duduk di kursi sebelah meja makan. setelah itu, Indah mengambil piring dan mengisi nasi goreng yang sudah disiapkan ibunya lalu mulai makan.


Setelah selesai makan, Indah langsung pamit untuk pergi kesekolah dimana ia mendaftarkan diri.


"Bu, Indah pamit dulu sekalian minta uang sakunya Bu, pinta indah sambil mencium punggung tangan Ibunya.


"Hati-hati ya nak, ujar sang Ibu sambil merogoh laci di lemari piring nya untuk mengambil uang selembar sepuluh ribu dan memberikannya kepada Indah.


" Ini uang saku mu, semoga sukses ya nak. Harap bu sumi sambil berdoa didalam hati.


"Iya bu, makasih ucap Indah sambil berlalu.


******


Sesampainya disekolah, Indah langsung menuju kepapaan pengumuman yang terletak di dinding luar kantor sekolah. Disana sudah banyak siswa/i lainnya termasuk Tari yang berdesakan untuk melihat pengumuman hasil tes. Indah langsung menyelinap di kerumunan, lalu mencari pengumuman untuk jurusan yang ia pilih, yaitu jurusan tekstil. Disitu dengan cepat dia menemukan namanya, diatas sekali karena ia mendapatkan peringkat pertama.


"Yeyyyy aku diterima disekolah ini, ujar Indah bersorak. Dari belakang, ada seseorang memanggilnya.


" Hey, indah!


panggil orang tersebut kepada Indah sambil melambaikan tangan.Indah pun menoleh kearah suara tersebut.


"Hey, Tari. Sapa indah dengan ramah.


Gimana, kamu lulus kan, tanya indah.


" Lulus dong, dan kamu lulus juga kan.


"Ya aku juga, oya kamu pilih jurusan apa? tanya Indah.


" Jurusan tekstil, jawab Indah.

__ADS_1


"Sama dong, ujar Tari bersemangat.


__ADS_2