Dipertemukan Secara Tak Sengaja,Dipisahkan Oleh Maut Tanpa Harus Berpamitan

Dipertemukan Secara Tak Sengaja,Dipisahkan Oleh Maut Tanpa Harus Berpamitan
Bab 6


__ADS_3

Semenjak ulang tahunnya yang ke-17 dirayakan oleh raka, hati Indah semakin berbunga-bunga. Setiap hari tampak di raut wajahnya kalau ia sedang bahagia. Setiap hari disaat Indah berada di dalam kamar, ia selalu memeluk boneka doraemon pemberian dari Raka dan selalu menjadikannya teman tidur. Begitulah hari-harinya ia lalui sampai akhirnya tepat setahun dihari jadian mereka yaitu tanggal dua april, saat itu mereka sudah duduk dikelas dUa.


******


Pagi itu, sebelum jam mata pelajaran dimulai, indah sedang berada didalam kelasnya, ia duduk dikursi tempat duduknya. Indaha tengah asik mengobrol bersama teman-temannya. Tiba-tiba Raka datang menemuinya sambil tersenyum dan menyembunyikan sesuatu dengan tangan kirinya dibelakang tubuhnya yang besar. Sontak mereka semua menghentikan obrolan mereka menyambut kedatangan Raka. Ada yang bersorak, riuh ada juga yang menggoda Indah, yang membuat wajah indah berubah menjadi merah muda karena malu.


"Hey sayang, lagi ngapain? tanya raka sembari tersenyum.


" Eh, ng mmmm nggak lagi ngapa-ngapain kok, cuma duduk ngobrol sama teman-teman. Jawab indah agak sedikit gugup.


"Ndah, kamu ingat gak hari ini hari apa? tanya raka pada indah.


" Tentu ingat dong, hari ini kan hari sabtu. Jawab Indah dengan sedikit bingung karena mendapatkan pertanyaan yang tidak bermutu menurutnya, karena memang sebenarnya dia tidak pernah mengingat hari jadi mereka.


"Ndah hari ini memang hari sabtu, tanggal dua april, itu tandanya sudah setahun kita jadian. Jelas raka dengan lembut, karena memang Raka cowok yang lemah lembut tutur sapanya, Raka menuruni sifat baik kedua orang tuanya.


" Oya? gak terasa ya ka, udah setahun aja, dan kita sekarang udah kelas dua.


"Iya, met hapy unniversary Ndah. Ucap raka sambil memberikan bunga mawar putih kepada Indah dan memberikan sebuah kotak kado kecil yang sejak tadi ia sembunyikan dibalik tubuh besarnya itu.


" Wahhhh, makasih ka, kamu selalu ingat hal spesial didalam hidup aku, aku sayang sama kamu ka, sambil berdiri dan menjabat tangan Raka lalu mengucapkan hapy unniversary kembali untuk Raka.


"Oya, met ultah juga buat kamu ya Raka. maaf aku gak bisa kasih kamu apa-apa. ujar Indah mengucapkan selamat ulang tahun kepada Raka, yang kebetulan hari ulang tahun Raka bertepatan dengan hari jadi mereka.


Setelah itu Indah menerima bunga dan kotak kado yang sedari tadi dipegang oleh Raka yang hendak ia berikan kepada Indah.


suasana didalam kelas sudah riuh, teman-teman sekelas Indah memberikan ucapan hapy unniversary untuk Raka dan Indah. Ada juga yang bersorak mengelukan agar Indah segera membuka kotak kado dari Raka, sungguh mereka sangat penasaran. Tapi Indah lebih memilih menyimpannya di dalam tasnya, untuk dibuka dirumah saja. Ia kurang suka kalau banyak yang tau apa isi kado dari Raka, karena menurutnya itu kurang spesial.


"Yahhhhh payah indah gak asik, sorak kecewa dari teman-teman Indah hampir bersamaan.


******


Siang itu, sepulang dari sekolah, sesampainya dirumah diantarkan oleh Raka, Indah langsung masuk kamar, karena Raka tidak mampir lagi,ia langsung pulang. Setelah Indah berada di dalam kamar, ia langsung duduk di springbed yang digelar dikamarnya dan segera mengeluarkan kotak kado pemberian Raka dari dalam tas nya. Dengan rasa penasaran, ia langsung merobek sembarangan kertas pembungkusnya yang bermotifkan bunga.


"Kalau kotaknya sih kotak handphone, apa isinya ya gumam Indah didalam hati. Dengan rasa penuh penasaran, Indah buru-buru membuka kotaknya. Dan ternyata isinya memang benar-benar handphone bermerek xxxxx yang harganya cukup mahal, dan didalam kotak tersebut juga terselip surat dengan kertas berwarna biru muda.


Isi surat dari raka untuk indah


****Indah sayang, aku harap kamu gak tersinggung dengan pemberian aku. Indah, aku sengaja membelikanmu sebuah handphone, karena aku menyayangimu. Tak sengaja aku pernah memperhatikanmu ditaman, disaat kau bersama teman-temanmu. Hari itu aku hampir meneteskan air mata, karena gak sanggup ngelihat kamu yang hanya bisa memperhatikan teman-temanmu memainkan handphone mereka dan sesekali aku lihat kamu ikut nebeng sama teman-teman kamu untuk berselfie. Sungguh aku gak sanggup ngelihatnya, itulah sebabnya aku sengaja ngajak kamu ketemuan dan ngajak kamu tukaran handphone. maafkan aku Ndah, kalau aku lancang.


Indah sayang, sengaja aku memberimu bunga mawar putih palsu bukan bunga asli yang dipetik dari taman, karena bunga palsu bisa disimpan sedangkan bunga asli mudah layu. Aku ingin bunga ini bisa tetap kau simpan sebagai kenang-kenangan disaat aku tidak berada disampingmu.


Indah sayang, met hapy unniversary ya sayang. Semoga tidak ada yang bisa memisahkan kita selain maut.


Aamiin....


Dengan mata berkaca-kaca, Indah membaca surat dari Raka, ada rasa bahagia dan haru dihatinya, sungguh se detail itukah Raka memperhatikan diriku, gumam Indah didalam hati.


Setelah selesai membaca surat dari Raka, Indah langsung memindahkan SIMcard nya dari handphone lamanya ke handphone baru pemberian dari Raka. Setelah itu ia mengatur semua aplikasi sosial medianya agar bisa digunakan. Tak lama kemudian, ada panggilan videocall dari Raka. lalu Indah langsung mengusap ke atas tombol warna hijau di layar handphone nya untuk menerima panggilan videocall dari Raka. tampak dari seberang sana wajah raka yang tersenyum manis.


"Halo sayang! sapa Raka dari seberang telpon sembari melambaikan tangannya.


" Halo, balas Indah ikut melambaikan tangannya.


"Yang, udah dibuka belum kadonya?

__ADS_1


" Udah, kok kamu kasih aku kodok sih yang, ujar Indah menggoda raka sembari menahan tawanya.


"Kok kodok sih yang, gerutu raka karena terkejut. Atau jangan-jangan ada yang menukar isi kadonya disaat kadonya berada didalam tasnya Indah ya, gumam Raka masih dalam kebingungan. Tapi gak mungkin, kemana aja Indah, kok bisa isi kadonya berubah jadi kodok. Raka masi bertanya-tanya didalam hati sambil mengaruk garuk kepalanya yang tidak gatal. Sedangkan Indah yang memperhatikan ekpresi kebingungan diwajah Raka merasa sakit perut menahan tawa dan langsung menyapanya kembali sehingga membuyarkan lamunan raka.


" Halo yang, makasih ya handphone nya dan makasih banget kamu udah ngasih aku perhatian lebih. Ujar Indah sembari tertawa lepas,karena ia sudah tidak bisa lagi menahan tawanya.Sedangkan Raka yang baru menyadari kalau ia sedang dijahili oleh Indah, ikut tertawa lega. Raka sangat bersyukur kalau handphone nya tidak benar-benar berubah menjadi kodok.


Aku sayang kamu Raka, i love you Raka, kamu cinta pertama aku. Ucap Indah ditengah tawa mereka. Ya, meskipun sebelum Raka, Indah pernah menjalin hubungan dengan Romi, tapi perasaan Indah ke Romi itu biasa- biasa saja. Sedangkan raka, adalah segalanya bagi indah.


"Iyaa, Sama-sama, i love you juga indah. Jaga dirimu baik-baik ya sayang.


"Ya, panggil indah kepada raka.


" Ya, apa sayang.


"Ka, udah shalat zuhur belum? tanya Indah mengingatkan.


" Belum, kamu udah shalat belum tanya Raka.


"Belum juga, jawab Indah.


" Ya udah, yuk kita shalat zuhur dulu ajak Raka kepada Indah sambil membayangkan betapa indah dan bahagianya shalat berjamaah bersama Indah di kala mereka sudah menikah kelak.


"iya ayo, ajak Indah kembali. melihat ekspresi raka yang masih melamun, indah heran. apa sebenarnya yang Raka pikirkan.


" Woyyy, Raka ngapain, ayo shalat teriak Indah kepada Raka.


"Ehh, ii iya ayo, balas raka yang masih kaget. Ya udah assalamu'alaikum. Raka mengucapkan salam tanda hendak mengakhiri panggilan videocall mereka yang sedang berlangsung.


" Waalaikumsalam, balas Indah sambil menekankan tombol merah dilayar handphone barunya.


Setelah mengakhiri panggilan videocall, baik Indah maupun raka sama-sama pergi mandi untuk membersihkan diri, dirumah masing-masing dan kemudian mengenakan pakaian santai lalu mengambil Wudhu dan langsung menuju kamar untuk menunaikan shalat Zuhur.


Mereka saling mengingatkan didalam hal kebaikan. Mereka selalu saling mengingatkan didalam hal kebaikan, dan berusaha saling menjaga diri untuk menghindari dari perbuatan zina. Sungguh, sangat jarang ditemui pasangan ideal seperti Indah dan Raka.


******


Dimalam harinya, bertepatan dengan malam minggu. Raka mengirimkan pesan chat melalui aplikasi watsap kepada Indah. tak lama kemudian ada balasan dari Indah, dan mereka berbalas pesan untuk beberapa saat.


****Isi pesan chat Raka dan Indah


Raka*(hai sayang, met malam!)


Idah*(hai juga and met malam.)


Raka*(udah makan belum nih?)


Indah*(belum nih yang.)


Raka*(kenapa?)


Indah*(gak selera makan.)


Raka*(kenapa sayang, ayo makan dong, nanti kamu sakit. bujuk raka kepada indah.)


Indah*(gak mau, aku maunya makannya disuap sama kamu. balas indah dengan manja.)

__ADS_1


Raka*(yaudah, kalau gitu besok pagi kita jalan ya. kita beli makan dan kita makan ditaman xxxxxx biar aku suap makannya. tapi, untuk sekarang kamu makan sendiri aja dulu ya. please.... ntar kamu sakit.)


Indah*(beneran besok kita mau jalan, balas indah bersemangat.)


Raka*(iya, tapi malam ini kamu harus makan.okey sayang....)


Indah*(iya deh kalau gitu. yaudah aku mau makan malam dulu ya. by raka....)


Raka*(by indah selamat makan and selamat malam sampai ketemu besok jam delapan pagi.)


******


keesokan harinya, pada pukul 7.00 wib Raka mengirimkan pesan chat melalui aplikasi watsap kepada Indah. Dan tak beberapa lama kemudian ada balasan dari Indah.


Isi pesan chat indah dan Raka


Raka*(assalamu'alaikum, sayang udah bangun tidur belum. oya, jam delapan nanti aku jemput ya, kita jalan-jalan.)


Idah*(waalaikumsalam, okey siap pak bos. kalau gitu aku siap-siap dulu ya. by raka....)


Raka*(okey, by indah sampai ketemu nanti.)


Setelah usai berbalas pesan Raka dan Indah sama-sama pergi mandi dirumah masing-masing dan mempersiapkan diri dan segala sesuatunya. Sedangkan Raka mempersiapkan tikar kecil berukuran dua meter kali dua meter persegi untuk mereka duduk rantang kosong untuk diisi makanan yang, hendak Raka beli di luaran dan tidak lupa juga raka membawa piring,gelas dan sendok,ia sengaja cuma membawa satu piring karena ia ingin makan sepiring berdua dengan Indah. rupanya raka hendak mengajak indah piknik.


Setelah selesai bersiap-siap, Raka menjemput Indah dan mengajaknya pergi ke taman yang sudah Raka janjikan tadi malam.


Sebelum menuju ka taman Raka mengajak Indah mampir di sebuah rumah makan sarapan pagi untuk membeli menu sarapan pagi.


"Ndah, kamu mau sarapan apa tanya raka kepada indah.


" Hmmm, soto ayam aja deh, kayaknya enak. jawab indah sambil membayangkan betapa lezatnya makan soto ayam dipagi hari, apalagi kalau makannya disuapin oleh Raka. Sedangkan raka sudah berlalu membawa rantang kosong yang dibawanya dari rumah menuju ke dalam rumah makan sarapan pagi dan membeli soto ayam dan menyuruh Pegawai rumah makan utuk mengisinya kedalam rantang yang ia bawa, an memesan dua jus alpukat untuk minumannya karena jus alpukat adalah kesukaan indah, tidak lupa ia juga membeli dua botol kecil air mineral.


Setelah selesai membeli makanan dan minum untuk persiapan piknik mereka, Raka langsung menghampiri Indah yang sedari tadi menunggu dipinggir jalan tidak jauh dari motornya Raka. Disana indah sudah memasang wajah cemberut karena terlalu lama menunggu.


"Lama amat sih ka, ujar indah kesal.


" Ya lama dong sayang, kan aku pesan soto bukan nasi.


"Huh alasan, pasti kamu lagi asik ngobrol sama pegawai rumah makan itukan. Rupanya Indah melihat bahwa pegawai rumah makannya masih remaja, karena dinding rumah makan tersebut terbuat dari kaca transparan seperti di alfa**** dan indo**** dan memang pegawai rumah makan tersebut agak sedikit centil itu terlihat dari gerak geriknya. Itu pulalah yang membuat Indah kesal.


" Hmmmm, kamu cemburu ya. Goda Raka yang membuat indah semakin kesal


"Huhh, kamu tu ya. Bukannya mikir tapi malah jadi kebanggaan kalau aku cemburu.


" Ya jelas bangga dong, berarti cewek aku cita sama aku. Ya uda lah, ayo kita pergi piknik ke taman xxxxxx untuk apa kita buang-buang waktu ngomongin yang gak penting.


Dengan masih memasang wajah cemberut, indah tetap berdiri di pinggir jalan tak menghiraukan ajakan Raka.


"Udah ayo naik, ajak Raka sembari menarik tangan Indah agar mau naik ke boncengan Raka, sedangkan indah tetap diam memasang wajah kesal.


" Ayo Ndah, ngapain kamu cemberut terus. Senyum dong, katanya mau makan disuapin tapi malah gini jadinya. Hmmmm, nyesal aku beli makanan disini, merusak suasana aja gerutu Raka didalam hati. Lalu ia turun dari kendaraan dan berdiri menghadap Indah, sedangkan Indah membuang muka dari raka.


"Indah, sayaaaang, udah dong jangan cemberut terus. Masak kamu mau merusak hari spesial kita cuma karena pegawai rumah makan yang sama sekali gak aku kenal itu.


" Tapi, pegawai rumah makan itu centil banget didepan kamu, aku gak suka tau gak.

__ADS_1


"Ya elah Ndah, kan yang centil dia bukan aku. Udah dong, jangan merusak hari bahagia kita. Rencananya aku hari ini pingin ngajak kamu piknik, makan berdua, ya cuma kita berdua. Aku ingin hari ini spesial buat kita berdua. aku ingin hari ini menjadi kenangan terindah buat kita, Ndah aku selalu ingin lihat kamu bahagia. udah ya, jangan cemberut lagi.


Mendengar perkataan Raka, akhirnyaIndah luluh juga dan mereka pun akhirnya pergi ke taman yang sudah dijanjikan oleh Raka untuk piknik bersama.


__ADS_2