
Setelah mengambil posisi tempat duduk, kemudian mereka memilih untuk duduk, dan Pikri salah satu dari kedua polisi yang bersama indah tadi menuju ke meja kasir untuk penyelidikan. Sedangkan Anton rekan kerja Pikri memesan makan untuk mereka bertiga.
"Pagi mas, ada yang bisa saya bantu? Tanya seorang kasir kepada Pikri, salah satu polisi yang pergi bersama Indah ke cafe tersebut.
" Pagi mbak, Oya mbak mau tanya, apa mbak kenal dengan cewek yang itu? Tanya Pikri kepada penjaga kasir sembari menunjuk kearah Indah.
"iya mas, dia salah satu pelanggan setia kami, Namanya Indah.Bahkan kekasihnya pernah menyewa tempat ini satu hari untuk merayakan ulang tahun mbak Indah. Jawab kasir tersebut dengan jujur.
" Oya, kalau gitu mungkin mbak juga tau kalau kekasihnya sudah meninggal dunia.
"Tau dong mas, pemilik cafe inikan sudah kenal dengan Almarhum. Jawab kasir tersebut dengan jujur.
" Oya, kalau gitu apa mbak tau pada saat siang sebelum malamnya jasad Almarhum ditemukan, Almarhum datang kesini untuk makan? Tanya Pikri dengan penuh selidik.
__ADS_1
"Iya mas, waktu itu dia sedang makan mie Ayam, Tiba-tiba kepalanya pusing dan tubuhnya tumbang secara tiba-tiba. Jelas mbak kasir tersebut.
" Lalu, setelah itu gimana mbak? Selidik Pikri lagi.
"Lalu, ada seorang pengunjung yang mengaku teman almarhum, dia bersama salah satu karyawan di cafe ini, namanya Tari. Tari bilang kalau Almarhum adalah kekasih sahabatnya. Jadi mereka bilang, mereka mau membawa Almarhum kerumah sakit dengan menggunakan mobil milik orang yang ngaku temannya Almarhum tersebut.
" lalu mbak, apa mbak tau kabar selanjutnya? Tanya Pikri kembali.
"Gak tau mas, soalnya hari itu Tari gak balik lagi ke cafe untuk kerja. Tari mulai kerja pada esok harinya lagi. Jelas mbak kadir tersebut.
Setelah mendapatkan informasi yang sangat penting, Pikri menghampiri Indah yang sedari tadi duduk dikursi tamu bersama rekannya itu. Mereka bertingkah layaknya seorang pengunjung.
Setelah mereka selesai makan, mereka pergi meninggalkan tempat itu. Mereka pergi menuju rumah Indah untuk mengantarkan Indah pulang, setelah itu mereka pergi menuju kantor untuk melaporkan hasil penyelidikan mereka.
__ADS_1
******
Setelah Anton dan Pikri melaporkan hasil penyelidikan, maka mereka diperintahkan untuk membawa Tari kekantor polisi untuk diinterogasi.
Anton dan Pikri kemudian segera menuju ke tempat Tari bekerja. Sesampainya disana, mereka langsung menemui pemilik cafe meminta izin untuk membawa Tari kekantor polisi. Setelah mendengar penjelasan dari Anton dan Pikri, pemilik cafe mengerti dan memanggil Tari untuk menghadap kepada kedua polisi tersebut.
Selang berapa menit, Tari tiba memenuhi panggilan bos nya. Wajah Tari tampak pucat dan ketakutan ketika melihat ada dua orang polisi berdiri di dekat bos nya.
"Iya Pak ada apa? Tanya Tari dengan gugup.
" Begini dik, kami mohon kerjasama nya untuk tugas penyelidikan kami. Ujar Anton kepada Tari. Tari yang masih ingat dengan wajah Anton dan Pikri, sewaktu Mereka makan bersama Indah, langsung mengerti kemana arah pembicaraan Anton.
"Penyelidikan tentang apa ya Pak? Tanya Tari pura-pura tidak tahu. " Dan hubungannya dengan saya apa?
__ADS_1
"Begini dek, menurut keterangan saksi, sebelum malamnya jasad Almarhum Raka ditemukan, siang harinya Almarhum Raka makan mie Ayam disini, Tiba-tiba ia merasakan kepalanya pusing dan kemudian ia tumbang. Menurut saksi, Almarhum Raka dibawa oleh orang yang mengaku rekannya dengan sebuah mobil. Sewaktu orang tersebut membawa Raka pergi, menurut saksi, adek juga ikut bersama orang tersebut.
Tari tak bisa berkutik mendengar penjelasan dari kedua polisi tersebut, ia pasrah dibawa ke kantor polisi untuk diinterogasi.