
Sepulang sekolah, Indah berdiri di trotoar jalan didepan sekolah hendak menunggu angkot, tiba-tiba Raka menghampirinya dengan menggunakan motor Yamaha vixion putih miliknya.
"Ndah, kamu pulang dengan siapa. Tanya Raka penuh perhatian.
" Hmmm, Raka aku pulang sendirian mau nunggu angkot nih.
" Kita pulang bareng yuk, ajak raka bersemangat. Rupanya, raka menyukai indah.
"Gak apa-apa nih, apa nggak ngerepotin, tanya Indah.
" Gak kok, untuk kamu gak ada yang berat bagiku. Raka mulai menggombali.
"Memang kamu pulang arah mana? tanya Idah yang masih berdiri di trotoar jalan.
"Aku pulang arah sxxxxxx, udah ayo naik panas nih, lagian kita searah kok. nanti muka kamu gosong rayu raka. indah pun menurut lalu naik dibelakang dan Raka pun melajukan kendaraannya. Ya Raka sebenarnya pernah melihat Indah sedang menunggu angkot, jadi dia tau dimana tempat tinggal Indah.
"Ndah kita mampir makan dulu yuk, ajak raka membuka obrolan mereka. Karena sejak tadi tidak ada obrolan diantara mereka.
" Gak ah, aku sudah gak punya uang. tadi uangku udah aku pakai buat makan di jam istirahat.
"Tenang, biar aku yang traktir. Ujar raka bersemangat. Ya, Raka tergolong anak orang berada, orang tuanya selalu memberi uang saku berlebih.
" Oke, kebetulan aku juga lapar jawab Indah tanpa malu-malu. Raka pun mengarahkan motornya ke cafe yang cukup terkenal disana, ia sering makan disana. Sesampainya di tempat yang mereka tuju, Raka langsung menepikan motornya dan mengajak Indah turun dari motor kesayangannya dan memilih tempat makan di pojok ruangan, kebetulan tempat itu kosong dan nyaman.
"Kamu duduk duluan ya, aku mau pesan makanan dulu. oya kamu mau makan apa? tanya raka kepada indah.
" Aku mau bakso aja deh.
"Okey, minumnya apa? tanya raka lagi.
"Minumnya jus buah naga aja deh, ujar indah.
__ADS_1
" Oke, tunggu disini ya. pinta raka kepada lndah. Setelah itu dia langsung berlalu hendak memesan bakso untuk indah, mie ayam untuknya dan dua jus buah naga. setelah memesan ia langsung menghampiri indah yang tengah asik memainkan ponsel jadulnya. Raka mengambil posisi duduk disebelah kanan Indah.
"Indah, kamu sudah punya pacar belum tanya Rakaa tanpa gugup sedikit pun.
" Belum, jawab lndah sambil menatap wajah raka.
"Ndah, sebenarnya aku udah lama suka sama kamu. Aku harap kamu mau menerima aku apa adanya, harap Raka kepada indah dengan wajah memohon.
" Ka, kita jalani dulu ya ujar Indah tetap memberi harapan dan semangat kepada raka. sebenarnya dimata Indah, raka tidak ganteng dan bukan tipenya. Dibandingkan dengan mantannya Romy, Raka memiliki tampang yang standar. Tapi, Raka memiliki nilai plus dimata lndah, Raka cowok yang baik, lemah lembut dan sopan. ltulah sebabnya lndah masih memberi harapan kepada raka.
"Makasih ndah, aku akan nunggu sampai kamu siap nerima aku. aku akan tetap menyayangimu, meskipun seandainya kamu gak membalas cintaku. Ucap Raka tetap bersemangat.
******
Setengah tahun berlalu sejak dia mengenal raka, hari-hari dilalui Indah dengan penuh kecerian karena kehadiran raka, raka selalu memberi perhatian yang tulus kepadanya sehingga membuat Indah mulai menyukainya.
Sepulang sekolah, seperti biasanya Indah selalu diantar oleh Raka bahkan berangkat kesekolah pun di jemput oleh Raka. Siang itu, sepulang sekolah pada 1 april 2017 seperti biasanya Raka pulang sekolah bersama Indah, ditengah perjalanan Raka mengajak Indah janjian untuk jalan berdua.
" Oke jam berapa? tanya indah, tanda setuju.
"Jam delapan pagi, biar aku jemput.
" Siip
" Ya biar aku jemput kerumah, Raka tetap bersemangat.
******
Keesokan harinya, pagi itu indah langsung bersiap-siap hendak pergi bersama raka. Dengan mengenakan kemeja berwarna hijau lumut, jilbab segi empat berwarna hijau lumut dan celana jeans berwarna hitam indah menunggu kedatangan Raka menjemputnya. Indah sangat cantik, kulitnya putih bersih.
Takk lupa ia meminta izin kepada Ibunya. karena Raka cowok yang baik, Ibunya mengizinkan mereka pergi. ya Ibunya sudah mengenal Raka, karena Raka sudah sering main kerumah mereka, tentu Bu sumi sudah memperhatikan sikap dan sifat Raka.
__ADS_1
Tidak lama kemudian suara motor Raka terdengar berhenti didepan rumah mereka. Raka turun dari kendaraannya melangkah menuju pintu rumah Indah dan mengucapkan salam.
"Assalamu'alaikum....
"Waalaikum salam, terdengar jawaban salam dari Bu Sumi menuju ke luar.
" Nak raka, silahkan masuk nak, ujar Bu sumi dengan lembut. Raka pun masuk dan duduk dikursi diruang tamu ditemani Bu sumi
"Raka, kamu udah datang, Indah baru keluar dari kamarnya setelah selesai bersiap-siap.
" Ayo kita berangkat, ajak Raka. setelah itu langsung mencium punggung tangan Bu sumi dengan penuh hormat.
"Bu, Ra ajak indah jalan dulu ya, Raka memohon izin.
" Iya, jangan terlalu lama ya. ujar Bu sumi sambil tersenyum. Sedangkan Indah ikut menyalami Ibunya.
******
Sesampainya di sebuah taman, mereka duduk di bawah pohon nan rindang. Hawanya sejuk, sesekali terdengar suara kicauan burung.
"Ndah, panggil Raka membuyarkan keheningan.
"ya, kenapa?
" Apa kamu udah bisa nerima aku untuk jadi pacar kamu, udah setengah tahun kita akrab. Aku ingin jawaban dari kamu. pinta Raka dengan lembut, sungguh dia cowok yang baik. itulah sebabnya Indah merasa nyaman bersamanya.
"Ka, jujur waktu setengah tahun itu waktu yang cukup lama, dan waktu itulah yang mengajarkan aku segala hal sehingga membuat aku memahami cinta yang tulus dari kamu.
" Jadi gimana? tanya Raka penuh harap.
"Kita coba dulu untuk menjalani hubungan yang lebih spesial ya, tapi aku harap kamu gak akan kecewa kalau suatu saat nanti kamu melihat sifat burukku, dan kamu harus berjanji jangan langsung marah dan ninggalin aku tanpa mendapatkan penjelasan dari aku.
__ADS_1
"" Siap, jadi mulai hari ini kita pacaran. Ndah aku janji, gak ada yang bisa memisahkan kita, kita hanya terpisahkan oleh maut. Janji raka dengan penuh kebahagiaan.