
Setibanya di taman xxxxxx ,dibawah sebuah pohon nan rindang, diatas rerumputan nan datar dan bersih Raka langsung menggelar tikar yang ia bawa dari rumah dan segera mengajak Indah untuk duduk berhadapan dengannya supaya mudah bagi Raka untuk menyuapi indah. Setelah itu mempersiapkan sarapan pagi mereka yang raka beli tadi lalu membuka rantang dan mengisi soto ayam kedalam piring yang ia bawa lalu mulai menyuapi indah, dengan sesekali ia ikut menyantap soto ayamnya juga.
"Enak gak soto nya? , tanya raka kepada indah dengan tatapan penuh perhatian.
" Enak, lumayan apalagi kalau makannya disuapin sama kamu. Kata Indah sembari tersenyum manja.
"Kalau gitu makan yang banyak ya, supaya kamu gak sakit. Aku suapin sampai kamu kenyang, bujuk raka sembari mengelus rambut di puncak kepala Indah.
Hari itu Indah dan Raka menghabiskan waktu bersama ditaman untuk makan bersama bercanda gurau, dan mengobrol berdua.
******
Hari-hari berlalu dengan cepatnya, kini tibalah saatnya untuk para umat islam diseluruh dunia menyambut hari raya Idqulfitri. Idulfitri yang selalu dinantikan umat muslim begitu pula dengan indah dan raka mereka sangat bahagia menyambut idulfitri.
Sehari sebelum idulfitri, Sherly kakak tertua indah sudah tiba bersama suami dan anak-anaknya. Mereka sengaja datang sebelum idulfitri, karena mereka ingin berbuka puasa terakhir bersama keluarga besar, termasuk Raka juga diundang oleh Sherly untuk berbuka bersama. Pagi-pagi sekali Sherly sudah tiba, karena jarak rumah Sherly dengan rumah kedua orang tua mereka hanya tiga jam perjalanan. Jadi mereka berangkat dari rumah jam lima,setelah selesai sahur dan menunaikan ibadah shalat subuh, jam delapan pagi mereka sudah sampai. Setibanya sherly dirumah kedua orang tua mereka, Sherly langsung mengajak suaminya berbelanja bahan-bahan keperluan untuk berbuka puasa. Sherly pergi berbelanja hanya berdua dengan suaminya, sedangkan kedua anaknya diajak oleh Raka dan Indah pergi jalan-jalan. Srbenarnya bukan Sherly ataupun Suaminya yang hendak menitipkan anak mereka kepada Indah dan Raka, tapi Raka sendirilah yang menawarkan diri untuk mengasuh mereka, karena kebetulan setibanya Sherly dirumah orang tua mereka, kebetulan Raka sudah duluan tiba dirumah kedua orang tua mereka karena Raka sengaja ingin menyambut kedatangan sherly sekeluarga karena Indah yang memberi tahu kepada Raka kalau mereka akan tiba pagi ini. ya Raka orangnya memang begitu, selain menyayangi Indah, Raka juga menyayangi keluarga Indah termasuk kedua keponakan Indah, itulah sebabnya mereka semua sangat menyayangi Raka termasuk sherly , Suaminya dan kedua anak-anaknya.
******
Setelah selesai berbelanja, Sherly mengajak Suaminya pulang. Setibanya dirumah, Sherly langsung mulai mempersiapkan menu untuk buka puasa dengan dibantu Ibunya dan kedua Adik perempuannya yaitu Indah dan Intan. sedangkan Raka masih bermain bersama kedua keponakan indah di halaman rumah.
"Ndah,! panggil Sherly kepada Indah di tengah-tengah kesibukan mereka.
" Iya kak, kenapa tanya Indah kepada kakaknya itu.
"Raka itu orangnya baik ya.
" Iya dong kak, dia memang orang yang baik, pokoknya sulit aku cerita kek gimana kebaikannya. Jawab indah sambil menerawang mengingat semua kebaikan dan perhatian Raka.
Sherly sangat bersyukur dan bahagia, adik kesayangannya mendapatkan kekasih yang sangat baik. Sedangkan Indah tetap bersemangat berceloteh menceritakan semua tentang Raka kepada Sherly hingga sampai pekerjaan mereka selesai. Seqtelah beberapa lama mereka bekerja sama untuk mempersiapkan menu untuk buka bersama sembari mengobrol, tidak terasa hari sudah sore dan menu buka puasa sudah mereka siapkan dimeja makan.
Mereka semua bergegas untuk mandi dan menunggu waktunya berbuka puasa tiba.begitu pula dengan Raka, setelah cukup lama ia bermain mengasuh kedua anak Sherly iapun pamit pulang untuk mandi dan akan kembali lagi setelah usai mandi.
Setelah selesai mandi, Raka pergi menuju rumah milik keluarga Indah, jam didinding rumah raka pun sudah menunjukkan pukul 05:41 wib yang menandakan tidak lama lagi waktunya berbuka puasa tiba.
Sesampainya dirumah indah, suara beduk pun terdengar yang disusul dengan suara adzan maghrib yang berkumandang. Mereka semua buru-buru meminum es sop buah di gelas masing-masing yang sebelumnya memang sudah dipersiapkan terlebih dahulu sebelum beduk berbunyi untuk berbuka puasa, begitupula dengan Raka, ia meneguk es sop buah yang tersedia dihadapannya. lalu mereka segera menuju ke ruang tamu untuk menunaikan ibadah shalat maghrib berjama'ah. Sengaja mereka melaksanakan shalat maghrib berjama'ah di ruang tamu karena dirumah itu tidak ada ruangan khusus untuk shalat, apalagi rumah itu sangat kecil, hanya ruang tamu lah yang memiliki ukuran yang cukup untuk menunaikan shalat berjamaah.
Setelah selesai menunaikan ibadah shalat, mereka melanjutkan makan bersama didapur. Di tengah-tengah makan bersama mereka sesekali bercengkrama begitu pula dengan raka. Mereka persis seperti satu keluarga besar, meskipun Raka bukan bagian dari mereka, tapi raka sudah merasa akrab dan mereka juga menyayangi Raka.
Setelah selesai makan bersama, Raka pun pamit pulang karena ia takut Ayah dan Ibunya khawatir, maklum Raka anak tertua, dan hanya dia anak kedua orang tuanya yang sudah besar.
******
__ADS_1
Setelah sebulan lamanya Umat muslim menunaikan ibadah puasa, akhirnya tibalah Idulfitri. Dihari Idulfitri yang ke pertama, mereka isi dengan berkunjung bersilaturahmi kerumah kerabat, begitu pula dengan keluarga Raka dan Indah. Jadi dihari raya idulfitri yang pertama Raka berkunjung kerumah Indah hanya sebentar dan pulang untuk melanjutkan silaturahmi bersama keluarga besarnya.
******
Idulfitri pertama telah berlalu, kini malampun tiba hendak menyambut kedatangan hari idulfitri yang kedua. Dimalam itu, Indah sekeluarga sedang bercengkrama diruang tamu. Sherly kakak tertua Indah sedang membahas tentang perjalanan mereka ke kota Padang hendak berkunjung ke rumah keluarga dari suaminya esok. sherly hendak mengajak keluarga besarnya pergi ikut serta dengannya menggunakan kendaraan pribadi milik nya dan suaminya.
"Ayah, Ibu kami besok pagi-pagi sekali ingin berangkat ke kota padang. Aku ingin mengajak kalian semua untuk ikut.
" Bukannya kami tidak mau, tapi disini masih banyak kerabat yang belum dikunjungi. ujar ayah mereka, menolak. Kalau gitu kami aja kak yang ikut, ujar Andri adik laki-laki dibawah sherly menimpali.
" Boleh, kalau kalian mau ikut ayo cepat siap-siap. Kalian harus mempersiapkan keperluan kalian masing-masing, ujar arman suami Sherly.
Tanpa aba-aba lagi keempat padik sherly pergi berhamburan kekamar masing-masing untuk mengemasi segala sesuatu kebutuhan untuk perjalanan mereka. sedangkan Indah, ditengah kesibukannya mengemasi barang-barang keperluan perjalanannya, ia teringat dengan Raka, rasanya ia ingin sekali mengajak Raka untuk ikut serta. Lama ia mengemasi keperluannya sembari berpikir, akhirnya ia memutuskan untuk meminta izin agar kedua orang tuanya mengizinkan Raka ikut serta dan ia ingin eminta kepada kakaknya agar ia mau mengajak Raka. Tanpa berfikir panjang lagi, Indah langsung keluar dari kamarnya menuju ruang tamu hendak menghampiri kedua orang tuanya, kakak iparnya dan kakaknya sherly yang tengah asik mengobrol.
"Ayah, Ibu, aku minta izin Yah. aku pingin ngajak raka ke padang esok yah, boleh ya Yah. Aku mohon yah. Ujar indah memohon.
" Kalau Ayah boleh aja Ndah, tapi sebaiknya tanya sama kak Arman mu, apa dia boleh atau tidak.
mendengar penjelasan dari sang Ayah, Indah langsung meminta izin kepada kakak iparnya yang sejak tadi senyum-senyum melihat tingkah indah yang mirip anak kelas 3 SD itu.
"Kak, boleh gak aku ajak raka. boleh ya kak, please. Pinta indah dengan nada memelas.
" Boleh aja, tapi kalian harus jaga jarak, soalnya kami gak bisa mengawasi kalian selama dua puluh empat jam. Jelas Arman dengan nada serius.
"Hai Raka, sapa Indah sembari melambaikan tangan.
"Hai juga Indah, tumben kamu videocall aku.
" Ka, besok kak Sherly mau pergi ke padang loh.
"Oya, terus kamu ikut? tanya raka ingin tahu.
" Iyaa dong, oya kamu juga boleh ikut. kak Arman udah ngizinin.
"Hmmmm, sebenarnya aku sih pingin ikut apalagi perginya bareng kamu ndah. Tapi padang itu jauh, butuh waktu beberapa hari dari jambi ke kota padang. Aku takut orang tua aku gak ngizinin Ndah.
"Ya udah kalau gitu, berarti aku perginya tanpa kamu. ujar Indah kecewa.
raka yang memperhatikan wajah Indah, tentu ia tahu kalau kekasihnya itu sedang kecewa.
" Yaudah, aku coba untuk minta izin sama kedua orang tua aku dulu ya. Siapa tau mereka mengizinkan aku ikut kalian. Ujar Raka menghibur kekasihnya itu yang sedang dilanda kecewa.
__ADS_1
"Yaudah, kalau gitu cepat buruan kamu minta izin ke ortu kamu. Indah jadi sedikit bersemangat dan berharap kedua orang tua Raka mengizinkan.
" Yaudah kalau gitu aku tutup telponnya dulu ya, aku mau minta izin dulu. assalamu'alaikum.
"Waalaikumsalam, Indah menjawab salam dari raka. Lalu mereka memutuskan panggilan videocall mereka. Setelah itu raka menemui kedua orang tuanya di ruang keluarga, kebetulan kedua orang tuanya tengah bersantai bersama kedua adik raka sambil menonton sebuah acara di salah satu stasiun televisi.
"Ayah Ibu, boleh gak aku besok ikut temanku ke kota padang yah. teman ku gak sendiri kok yah perginya, dia pergi bersama keluarga. jelas Raka panjang lebar memohon izin dan berharap didalam hati agar mendapatkan izin dari kedua orang tuanya.
" Teman kamu yang mana, tanya pak Haris ingin tahu.
"Ituu loh Yah, temanku namanya Indah yang pernah aku ajak kerumah untuk berbuka puasa bersama keluarga dirumah kita seminggu yang lalu. jelas Raka mengingatkan Ayahnya tentang seorang kekasihnya yang ia undang untuk berbuka puasa bersama keluarganya seminggu yang lalu.
" Oh indah, jawab kedua orang tua Raka hampir berbarengan tanda mereka mengerti siapa teman yang Raka maksud.
"Iya, gimana yah Bu, boleh gak. tanya Raka sambil berharap mendapat izin dari kedua orang tuanya.
"Gimana Bu, dikasih izin atau tidak si Raka. tanya pak Haris kepada bu Neli ibunya Raka.
"Kalau Ibu sih, boleh aja yah asalkan mereka pergi bersama keluarga.
"Beneran nih, Ayah Ibu ngizinin Raka ikut mereka?tanya Raka ingin memastikan kebenaran tentang apa yang ia dengar.
" Iya, kamu jaga diri baik-baik ya. Pinta kedua orang tuanya hampir bersamaan.
Setelah mendapat izin dari kedua orang tuanya, Raka langsung melakukan panggilan videocall kepada indah. sedangkan Indah yang sedang duduk diteras menunggu kabar dari Raka segera menerima panggilan videocall dari Raka ketika handphone nya berdering.
"Hai sayang, Indah menyapa raka.
" Hai juga sayang.
"Gimana, udah minta izin belum? tanya Indah ingin tahu sambil berharap agar Raka mendapat izin dari kedua orang tuanya.
" Iya dong, Ayah dan Ibu ngizinin aku ikut, jawab raka. Hari ini hari Idulfitri, jadi Raka tidak ingin mengerjai indah dengan membohonginya. Zkarena ia tidak ingin indah merajuk kepadanya.
"Yaudah, kalau gitu kamu siap-siap ya. Perintah indah kepada raka.
" Oke siap, by Indah.ujar Raka sambil melambaikan tangan.
"By raka,balas Indah
" Assalamu'alaikum
__ADS_1
"Waalaikumsalam, Indah menjawab salam Raka sembari mengakhiri obrolan mereka melalui videocall di aplikasi watsap yang mereka gunakan saat itu.