
Setahun setelah kematian Raka, Indah sudah benar-benar mengikhlaskan kepergiannya. Indah mulai menata hatinya kembali, ia mulai ceria kembali. Meskipun Indah sudah mengikhlaskan kepergian Raka, namun ia tak pernah melupakan Raka. Indah selalu mengingat masa-masa indah kebersamaan mereka, tentang pesan dan nasehat Raka ia selalu ingat. Pada saat Indah hendak tidur, sebelum tidur ia selalu berbicara kepada boneka doraemon pemberian Raka seolah-olah boneka tersebut adalah Raka dan memeluk boneka tersebut hingga ia tertidur pulas. Sesekali, Indah juga menyempatkan diri untuk ziarah ke makam Raka untuk memanjatkan doa. Kenangan tentang Raka, tidak pernah memudar didalam ingatan Indah.
******
Disuatu sore, ia sedang berada di sebuah minimarket, ia hendak membeli produk untuk perawatan kecantikan yang ia butuhkan. Pada saat Indah tengah asik memilih produk kecantikan yang hendak ia beli tiba-tiba ada seseorang yang menyapanya.
"Indah, sapa seorang pria. " Kamu Indah kan?
"eeh iya, ujar Indah sedikit gugup.
" Hei, apa kabar? "Kamu masih ingat kan sama aku?
" hmmmm, alhamdulillah baik, kayaknya kita pernah ketemu deh bang. Tapi dimana ya? Jawab Indah ragu-ragu.
"Kenalin, aku Anton. Ujar pria itu memperkenalkan diri. " Aku adalah polisi yang pernah jemput kamu untuk penyelidikan itu lo. "Anton berusaha mengingatkan.
__ADS_1
" Oh iya aku ingat, timpal indah. "Apa kabar bang? " Tanya Indah sembari mengulurkan tangannya untuk menyalami Anton.
"Alhamdulillah baik. Oya, dik Indah apa kabar?
" Alhamdulillah baik juga, mau belanja bang? Tanya Indah sekedar basa-basi.
"Iya nih, timpal Anton singkat.
" Sama siapa bang? "Gak sama istrinya?
" Sendirian aja, ujar Anton menimpali. "Istri, belum ada.
"Istri kamu bilang, pacaran aja gak. Ujar Anton menimpali sembari memberikan sinyal kepada Indah.
" tak ada jawaban apapun yang keluar dari mulut Indah, hanya senyuman yang manis.
__ADS_1
"Dik, boleh minta nomor kontak nya gak?
" Boleh, nomor watsap ya bang! Ujar Indah sembari mengeluarkan handphonenya dari tas kecil yang sedari tadi ia kenakan di bahu sebelah kirinya. Lalu membuka Aplikasi watsap dan membuka setelan akun watsap untuk membuka nomor kontak watsap miliknya.
"Boleh jugajuga nih cewek, cantik. Ujar Anton didalam hati bersemangat.
"Ini nomor kontak watsap aku, Indah memperlihatkan nomor kontak nya yang tertera dilayar handphone miliknya.
" Anton langsung menyalin nomor kontak milik Indah lalu mengirimkan sebuah pesan dangan menuliskan namanya. "Itu ada pesan chat masuk, itu nomor watsap abang. Disave ya, ujar Anton penuh harap.
" Iya. Ujar Indah bersemangat, maklum selama setahun ditinggal Raka, Indah belum pernah mencoba untuk membuka pintu hatinya untuk laki-laki lain. Meskipun Indah tidak bisa melupakan Raka, namun tidak bisa dipungkiri bahwa Indah membutuhkan sosok pria disampingnya.
"Oya, abang mau cari sesuatu dulu ya. Ujar Anton berpamitan. " Mudah-mudahan dilain waktu kita bisa ketemu lagi.
"Oh iya bang, aku juga udah mau pulang. Ujar Indah mempersilahkan sembari terus memasukkan beberapa produk kecantikan yang hendakbeli ke keranjang.
__ADS_1
******
Dimalam itu, pada saat Indah tengah beristirahat sembari men scrol layar handphone nya pada beranda Facebook miliknya. Tiba-tiba handphone miliknya berdering pertanda ada sebuah pesan chat masuk. Indah langsung membuka pesan tersebut yang ternyata pesan chat dari Anton. Indah yang mendapat pesan chat dari Anton, langsung membalas pesan chat dari Anton sembari ter senyum-senyum sendiri. Maka dimalam itu mereka saling berbalas pesan chat.