
Hari ini Lala berangkat ke kampus lebih awal dari biasanya. Dengan santai dia berjalan di koridor dengan Aerphone bertengger di kedua telinganya.
Saat masuk kelas, Ia melihat kelasnya sepi hanya beberapa siswa saja yang baru datang. Bahkan sahabatnya juga belum datang, Lala duduk di kursinya ia menyenderkan punggungnya. Matanya terpejam menikmati setiap arti dan makna dari lagunya.
Tiba-tiba ada seorang yang mengetuk dahinya. sontak ia langsung membuka kedua matanya. Lala berdecak ternyata pelakunya adalah Rafa, Ia kembali memejamkan matanya.
" Apaan?" Tanya Lala cuek. Dan Rafa langsung duduk di kursi kosong yang ada di samping Lala
" Dek lo punya temen kan yah?" Lala tidak menjawab karena tidak mendengar lantaran telinga nya tersumbat Aerphone. Rafa langsung menurunkan Aerphone Lala meletakkannya di leher Lala dan Rafa memegang kedua bahu Lala dan menghadapkan ke dirinya.
" Lo punya temen kan?" Tanyanya lagi.
" He'em.... terus kenapa?"
" Kenalin ke gue dong He.. he" Ucapnya sambik nyengir
" Bukannya lo uda kenal sama mereka bedua?"
"Iya.. Tapi kenalin lebih deket gitu"
" Sama siapa?"
"Ntuh tuh yang rambutnya sebahu, cantik, putih, Baik, Pinter, gak bar-bar kayak lo". Sindirnyaa.
__ADS_1
" ***** Lo nyindir gue *******?" Kesal Lala
" Ehh ga gitu kok" Jawabnya sambil tersenyum kecut. Etdah serem amat nih singa betina. Lindungi hamba ya Allah.
" Sebut aja namanya repot amat" Ucapnya sambil memasang Aerphone nya lagi. tapi lagi lagi Rafa melepasnya.
" Yang rambutnya sebahu itu Nabila, gue ga tau namanya, Lupa."
" Kinaya maksud abang?" Tanya Lala memastikan. Rafa mengangguk pertanda membenarkan ucapan Lala.
Hufftt...
Lala menahan tawanya. tapi tidak di bendungnya lagi dan pecah lah tawanya membuat orang di itu ruangan menoleh pada Lala.
" Sorry.. Sorry.." Ucap Lala sambil menahan tawanya. Rafa berdecak melihat reaksi Lala.
Lala menghela nafas. " Serius bang?" Lagi-lagi Rafa mengangguk mantap.
" Dengerin gue ye bang! Kinaya itu orang nya gak bar-bar kayak gue, Ga boleh keluar malem kalo gak terlalu penting, pulang kuliah harus tepat waktu, Ga di izinin bawa mobil sendiri, Fokus ke pelajaran, dan yang paling penting dia ga boleh pacaran sama Papinya. Bukan gue manas-manasi lo ya bang, Dia selalu nurut bang sama perintah makanya gue takut lo di tolak" Ucapnya lalu kembali tertawa.
" Justru itu ini tantangan buat gue"
" Terserah". Balik lo sana dah 15 menit lagi Masuk tuh. Saat Rafa berdiri ingin keluar kelas terlihat di depan pintu kelas ekonomi Seorang Kinaya baru saja sampai kampus. Seorang siswi menyapa Kinaya dan membuat Kinaya tersenyum membalas sapaan siswi lain.
__ADS_1
Rafa yang melihat senyum Kinaya seketika jantungnya berdetak 5× lebih cepat. Eh eh engga deng 2× aja. Lantas Rafa memegang jantungnya dan meremas hoodi yang di pakainya.
Lala yang melihat ekspresi Rafa menahan tawa diam-diam dia memotret foto Rafa.
" Ekhem" Lala berpura-pura menetralkan suaranya saat Kinaya sudah duduk di bangkunya. Dan membuat Rafa tak berkedip sedetikpun. untung dia tidak menganga.
" Bang Rafa?" Panggil Kinaya namun dan tak ada respon dari Rafa. " Bang?" panggilnya lagi sambil menggoyang-goyangkan telapak tangannya ke wajah Rafa, seketika Rafa sadar.
" Ehh Iya kenapa?" tanyanya gugup.
" Kok bisa di sini?"
" Iya tadi ada urusan sama si Lala" jawabnya sambil menggaruk tengkuknya yg tak gatal. Kinaya hanya ber 'oh' ria saja..
" Tadi Nay kata bang Rafa dia suk--" Belum selesai berbicara Rafa membungkam mulut Lala dengan telapak tangan Lala sendiri dan tangan Rafa diatasnya. Rafa menekannya kuat. *Haha mampus lu La.
" !#&+#/,%!-7372+?!:!8!+22;%4273*+" Ucapan Lala yang tidak jelas membuat kinaya menyerngit heran.
" Hehe gapapa kok nay gausa dengerin si markonah yah". Lala memukul- mukul tangan Rafa berharap pemuda itu melepasnya. Kemudian Rafa melepas tangannya dan berlari keluar dari kelas ekonomi.
Lala menghirup nafas dalam-dalam dan membuangnya kasar. menepuk - nepuk dadanya berusaha menetralkan kembali pernafasannya. " Rafaa Siaalaaaaan" Teriaknya membuat seisi kelas gempar dengan teriakan Lala. Rafa yang belum jauh mendengar teriakan Lala hanya tertawa.
Segini dulu insya Allah besok di Up lagii
__ADS_1
Jan pelit- pelit sama jempol yee hehe
see you♡