
Sampai di kampus Lala langsung memarkirkan mobil nya di parkiran dengan rapi dan bergabung dengan mobil milik siswa/i disini.
Setelah memarkirkan mobil nya Lala Langsung berlari secepat mungkin untuk sampai ke kelasnya. kelas nya berada di lantai dua, Lala harus melewati beberapa anak tangga dengan berlari.
Sampai di depan pintu kelas nya ia sedikit ragu untuk masuk karena dia Uda telat 20 menit. Ia melihat Pak Arfan tengah menjelaskan materi pembelajaran hari ini. Dengan sisa keberanian yang ada Lala mengetuk pintu kelasnya dengan gemetaran.
Tok..Tok..Tok..
Semua mata terarah ke depan pintu kelas
"M-Maaf pak saya telat" Ucap Lala dengan kepala menunduk sambil meremas ujung baju nya. Pak Arfan memperhatikan Lala yang bergetar sekaligus terlihat sedang ngos-ngosan.
Pasti dia berlari sampai ke sini, batin pak Arfan.
"Kenapa kamu telat?" Tanya pak Arfan datar.
"T-Tadi saya ada Mas__"Belum selesai Lala menjelaskan Pak Arfan sudah memotong pembicaraannya.
"Saya tidak butuh penjelasan kamu, sekarang kamu keluar dari kelas saya" Ucap nya dengan sedikit menaikkan sedikit nada bicaranya.
"T-Tapi pak__"
"Tidak ada tapi-tapian, Kamu masih siswa baru kan disini? apa kamu tidak tahu peraturan disini mulai masuk kelas jam berapa? Sangat tidak disiplin" Ucap pak Arfan menggeleng-gelengkan kepalanya.
Aneh tadi nanya kenapa telat giliran mau di jawab ga butuh penjelasan pengen gua tampol tu pak dosen.
Lala hanya diam dan menunduk di saat Pak Arfan menceramahinya ia terlihat takut.
' hei sejak kapan Putri keluarga Zain jadi penakut seperti ini, bukankah biasanya dia yang menakutkan?'
"Sekarang kamu keluar" Tambahnya.
Tanpa babibu lagi Lala segera pergi dari kelasnya, tujuan utama nya adalah kantin.
"Gila tu dosen , malu-maluin gue aja marah-marah di depan anak-anak , mau taruh di mana nih muka, masa Iya most wanted kampus di marahin gara-gara telat" gerutu Lala mengepalkan kedua tangan nya.
__ADS_1
"Kalau bukan dosen Uda gua tinju tu orang" Ucap Lala sambil meninjukan tangan kanan ke depan. tiba-tiba seseorang lewat dari balik tembok.
Bugh...
"Ahk.." Teriak seorang lelaki yang terkena tinjuan si Lala, dia tersungkur be lantai karena tinjuan dari Lala yang lumayan kuat.
"Eeh, Maaf - maaf gue ga sengaja"Ucap nya sambil membantu Laki-laki itu berdiri, yang ternyata adalah salah satu murid di kampus itu.
"Iya-Iya gapapa" ucap nya sambil memegangi ujung bibirnya yang berdarah.
"Sakit yah" tanya Lala
" Lumayan" jawabnya sambil tersenyum.
"Elo sih ngapain di sini cobak?" Hardik Lala.
"Inikan kampus yah siapa aja bisa lewat sini dong, gue juga salah satu murid di sini, Lagian elo ngapain cobak ninju-ninju orang"
"Kagak sengaja gue, lagi geram aja pengen ninju orang dan ternyata doa gue di kabulin sama Allah" Ucap Lala sambil tertawa keras.
"Hehe lagi seneng gue" jawab Lala nyengir kuda.
"Junior baru yah"
"Iya" jawab Lala
"Kenalin gue Rafa Aditya Permana, anak kimia,cowok paling ganteng di kampus ini" Ucap nya sambil memukul pelan Dada nya dengan bangga.
"Lala, Cewek paling cantik di kampus ini" Ucap nya tak kalah bangga.
" Kaya nya kalo kita jadi pasangan cocok nih" Kata Rafa mengedipkan sebelah matanya.
"Sakit mata yeh bang?" tanya Lala
"Abang-abang lu pikir gue abang tukang bakso apa?" Protes Rafa.
__ADS_1
"Suka-suka gue Lah, gue pengen manggil lo abang"
"Terserah " jawab Rafa mengalihkan pandangannya ke arah lain.
"Terus kenapa lo kagak masuk kelas?" Tanya Rafa heran
"Lah, Abang juga kagak masuk"
"gue cabut males gue belajar"
"Gue di keluarin bang, Huwaaa jahat banget tu pak dosen, masa telat aja di keluarin huwaaa" Teriak Lala sambil menangis meratapi keadaannya, wkwk.
Mendengar Tangisan Lala di buat-buat sontak Rafa langsung membungkam mulut Lala dengan telapak tangannya. Lala yang mulutnya di bungkam oleh Rafa langsung menepis tangan Rafa dengan kasar.
"Woyy bang tangan lo bau ikan asin tau gak" Rafa langsung mencium telapak tangannya tadi.
"Enak aja tangan gue wangi, Yang ada bau jigong lu nih di tangan gue" Ucapnya sambil mengelap telapak tangan nya ke baju Lala.
"Enak aja jigong gue wangi, gue satu hari lima kali sikat gigi" Jawab Lala sambil menepis tangan Rafa di baju nya.
"Bau jengkol gini" Hardiknya menggoda Lala
"Sarah lu bang gue Badmood sumpah" Lala menghela nafasnya.
"BTW lu sok akrab banget bang sama gue"
"Emang Lu ga mau di deketi sama cowok kaya gue, hah?" tanya Rafa sambil menyisir rambutnya ke belakang menggunakan jadi-jadi tangan nya.
" Ganteng Apaan mirip monkey gitu" Papar Lala sambil cekikian.
"Sadis banget lu untung cantik"
"Bodo amat" Jawab Lala lalu berlari secepat kilat ke kantin meninggalkan Rafa di sana.
"Eeh Lala tungguin gue dong" Teriak Rafa mencoba mengejar Lala yang cukup jauh.
__ADS_1
Tinggalkan like and komen positif ya Readers...❤