Dosen Killer Is my Husband

Dosen Killer Is my Husband
Episode 2


__ADS_3

Setelah sampai di kelas Lala, Rara dan Kinaya mereka langsung mencari tempat duduk Lala dan Rara duduk berdua sedangkan Kinaya dia duduk di depan meja Lala dan Rara bersama teman yang lain.


Tak berapa Lama datang Lah dosen mereka yang sudah terlihat sedikit tua, namanya pak Heru kata orang - orang beliau orang yang ramah dan tidak Pelit terhadap nilai.


Setelah pak Heru memperkenalkan dirinya beliau menyuruh siswa/i baru nya untuk memperkenalkan diri di depan kelas. Jumlah murid dalam 1 ruangan terdapat 40 orang.


Setelah berkenalan Pak Heru langsung menjelaskan beberapa materi penting untuk di salin di buku tulis mereka 2 jam sudah mereka berkutik dengan pelajaran akhirnya Bel istirahat berbunyi


Tett... tett... tett


"Baik anak- anak pelajaran saya hari ini selesai" Ujar pak Heru lalu pergi meninggalkan kelas.


"Kantin yuk" Ajak Rara kepada kedua sahabatnya mereka berdua pun mengiyakan ajakan Rara, saat hendak berdiri dari bangku mereka teman yang duduk bersama Kinaya tadi menyapa mereka bertiga.


"Hai" Ucap nya sambil tersenyum


"Hai" jawab mereka bertiga bersamaan dan tak lupa dengan senyum manis mereka.


"Kenalin nama aku Resya"Ucap nya tersenyum sambil mengulurkan tangannya ke arah the most wanted kampus.


"Kinaya"


"Rara"


"Lala"


ucap mereka bertiga sambil menjabat tangan Resya secara bergantian.


"Aku boleh gabung kalian gak?" Tanya Resya


"Boleh gabung aja gapapa kok, ya nggak gaes?" jawab kinaya


"Iya" jawab Lala dan Rara bersamaan


mereka berempat pun berjalan menuju kantin, sampai di kantin suasana kantin sama seperti suasana tadi pagi 'Ramai, ribut, berisik'.


Cuma bedanya tadi pagi mereka dapat pujian tapi sekarang mereka mendengar hinaan yang keluar dari mulut siswa siswi itu, dan mereka Tau siapa yang sedang di bicarakan itu, pasti '*Resya'

__ADS_1


' Eh siapa tu anak yang ikut gabung sama most wanted kampus'


'Iya malu-maluin aja dah'


'paling dia Cuma mau duit mereka*'


'*Tau tuh dah jelek ga sadar apa yah'


'Kok dia bisa masuk sini? inikan kampus elit'


'Paling anak beasiswa'


' Iya liat tuh penampilannya kucel gitu, sepatu nya lagi jelek banget*'


Dan blablabla, entah Lah hobi sekali mereka nyinyir, toh Kalo dia masuk sini ga ganggu kan.


Mereka bertiga yang mendengar hinaan tersebut sangat marah dan mereka bisa merasakan sakitnya di hina, Resya yang di hina hanya menundukkan kepalanya karena rasa malu.


"Woyy lu semua bacot bisa diem gak?" Ucap Lala sambil teriak geram


"Tau ini kantin buat makan bukan buat gosip" Tambah Rara


Kinaya hanya diam memeluk Resya yang sedang menangis, sesekali mengusap pelan punggung Resya untuk menenangkannya


"Makasih nya kalian Uda nolongin aku" ucap Resya dengan tulus


"Lo sering yah di gituin?"Tanya Lala


"Iya, tapi gapapa kok aku Uda biasa" ucap nya sambil tersenyum


"Gila lu lagi kaya gini masih bisa lo senyum, Kalo gue jadi lu dah gue remas tuh muka biar ancur" ucap Rara sambil memperaktekan gaya tangannya meremas muka orang.


"Aku boleh gak jadi temen kalian?"Tanya Resya.


"Boleh kok" jawab ketiga nya serempak


Lalu mereka berempat tertawa entah apa yg di tertawakan siapa yang tau, hanya tuhan, Author dan mereka berempat yang tahu,😂

__ADS_1


.....


Bel Kampus berbunyi pertanda bahwa semua siswa siswi dan Dosen-Dosen untuk pulang ke rumah masing masing.


The most wanted dan Resya nampak tengah berjalan ke arah parkiran.


"Lo pulang naik apa Sya?" Tanya Kinaya kepada Resya


"Biasa sih pulang naik angkot"


"Hari ini lo pulang sama gue aja, tunggu supir papi aku jemput baru kita pulang okey, gak lama kok paling bntar lagi" Ajak Kinaya


"Gausah aku pulang naik angkot aja" Tolak Resya Sopan


"Udah gapapa duit itu di tabung aja untuk keperluan yang lain"


"Yauda deh, makasih yah nay"


"Sama-sama"


Sedangkan Lala dan Rara mereka sudah pulang dari tadi menggunakan mobil pribadi milik mereka sendiri.


.....


Lala telah sampai di rumah istana nya, bagaimana tidak rumah segitu besar hanya di isi oleh 6 orang.


Mamah Nisa, Papah Herman, Lala dan juga 3 ART yang sudah lama mengabdi di rumah Lala yaitu: Bi Nani, Bi Surti , Dan Mbak Laras.


Masing masing dari mereka memiliki tugas yang berbeda-beda. Di panggil Mbak karena usia Laras masih muda yakni 23 tahun hanya beda 4 tahun dari Lala.


Sedangkan ART yang lain usianya sudah hampir seusia Papah.


Visual Kinaya Amaira



visual Azkiya Aurora [ Rara ]

__ADS_1



__ADS_2