Dosenku Sang CEO

Dosenku Sang CEO
sekretaris baru


__ADS_3

" mending rekrut yang baru ya " bujuk Dinar kepada derry


ayolah Din,masa kamu gak mau jadi sekretaris aku " ucap Derry memelas


Dinar bingung harus membujuk Derry gimana lagi,


"bener aku gak bisa, biarin aku tetep di bagian pemasaran ya, kalo aku jadi sekretaris kamu.kamu gak bakalan fokus kerja yang ada kamu gangguin aku terus _ ucap Dinar


bener juga kata Dinar ,aku gak bakalan fokus kerja kalo dia Deket dengan gue,


apalagi kalo udah liat dia senyum uuhhh rasanya pengen langsung cium aja" gumam Derry dalam hati


" heyyy.. kok malah bengong sih " ucap Dinar yang terus melambaikan tangan nya di depan wajah Derry


hah iya, kenapa ? tanya Derry


" udah ayo balik, aku masih ada kerjaan yang belum beres" ucap Dinar sambil berdiri


Derry yang melihat Dinar berdiri dan pergi keluar restoran pun ikut berdiri dan membayar makanannya terlebih dahulu.


setelah selesai Derry langsung menyusul Dinar keluar terlihat Dinar sedang mengobrol dengan seorang bapak yang berjual di pinggir jalan, Derry hanya melihat dari kejauhan,memperhatikan apa yang di lakukan Dinar


" ini pak uangnya," ucap Dinar sambil mengeluarkan uang berwarna merah tiga lembar


"loh,. neng kebanyakan ini, cakue ya kan cuman sepuluh ribu " ucap si bapak


" gak papa pak anggap ajah rezeky hari ini buat bpa , permisi pak " ucap Dinar dan pergi meninggalkan si bapak yang terus berucap terimakasih


"terimakasih neng " ucap si bapak kepada Dinar


.karna Dinar sudah terlalu jauh jadi tidak mendengar ucapan bapak penjual cakue


kejadian itu tidak luput dari pengawasan Derry


ini yang aku suka dari kamu Din, " gumamnya dalam hati


ayo..." ajak Dinar


hm " jawab derry


mereka masuk ke dalam mobil dan melajukan mobilnya ke arah kantor

__ADS_1


" nanti malam aku jemput kamu ya " suara Derry dalam keheningan mereka


" mau kemana " tanya Dinar


" nanti juga Tau, kamu siap siap aja yang cantik ya " ucap derry menggoda Dinar


" hm " Dinar malas membahas kalau sudah rahasia rahasia


gak ada percakapan lagi di dalam mobil, sampai akhirnya mobil sampai di parkiran putra grup


Dinar langsung turun meninggalkan Derry


sebenarnya dia kesal karna Derry mengajaknya keluar hanya untuk menemaninya makan siang,


jam sudah menunjukan pukul dua siang


berarti dia keluar sudah satu jam ,


pasti nanti orang akan bergosip tentang dirinya


huh" terdengar nafas berat ketika Dinar sudah duduk di kursi kerjanya


mba Metha langsung menghampiri Dinar dan mencecarnya dengan begitu banyak pertanyaan


apa tadi pak Angga mencariku mbak " tanya Dinar karna laporan yang harusnya sudah di berikan kepadanya malah belum selesai


tidak, tadi dia keluar juga tidak menanyakanmu" jelas mbak Metha


Metha kembali duduk di kursinya setelah pertanyaan di kepalanya sudah di keluarkan semua kepada Dinar.


jam sudah menunjukan empat tiga puluh


laporan Dinar pun sudah di selesaikan


Dinar berdiri dan melangkahkan kakinya ke ruangan meneger yaitu ruangan Angga


tok tok tok


Dinar mengetuk pintu ruangan dan terdengar suara yang menginterupsinya untuk masuk.


Dinar langsung masuk setelah di persilahkan masuk oleh sang pemilik ruangan

__ADS_1


maaf pak. ini laporan nya saya sudah selesaikan bapak boleh cek lagi " ucap Dinar


ok. taro di situ, dan kamu boleh keluar " ucap Angga dingin


Baik pak, terimakasih " ucap Dinar dan pergi meninggalkan ruangan pak Angga


Dinar kembali duduk di kursinya memebereskan beberapa berkas yang ada di mejanya.


dan waktu pulang sudah tiba Dinar dan Metha memasuki lift bersama dengan karyawan lain


Din mbak nebeng kamu ya " ucap mbak Metha


boleh mbak , taumben mbak gak bawa motor " tanya Dinar .


motor mbak mogok, " ucap mbak Metha


ok.. ayo masuk " ajak Dinar kepada mbak Metha ketika sudah di samping mobilnya


mereka pun pulang, Dinar mengantarkan Metha terlebih dahulu ke rumahnya. untungnya rumahnya mbak Metha searah dengan rumahnya Dinar jadi tidak harus muter muter. dua puluh lima menit kemudian mobil sudah sampai di rumahnya mbak Metha


makasih ya Din" ucap metha sambil melepaskan seat belt nya


sama sama mabak " ucap Dinar sambil tersenyum


mapir dulu yuk " ajak Metha


gak usah mbak, aku buru buru ada janji sama temen, kapan kapan Dinar maen ke sinih deh " ucap Dinar


ok .. hati hatinya " ucap metha dan melambaikan tangannya


Dinar melajukan mobilnya menuju rumah ya karna jaraknya gak terlalu jauh dari rumah Metha


Lima belas menit kemudian sudah sampai,karna jalanan tidak terlalu macet seperti biasanya ..


Hay... Hay...


sipat balik lagi nih..😂😂


jangan lupa like dan votenya ya


dan jangan lupa follow

__ADS_1


IG aku : sipat961


__ADS_2