
sebelum pergi ke kampus Dinar membuatkan sarapan buat kedua temannya, Indri dan juga Caca. semalam Caca menginap di rumah karna gak mau pulang.
hari ini adalah hari penentuan dimana kerja kerasnya selama ini. suka duka kuliah sambil bekerja itu tidak akan Dinar lupakan, Dinar juga beruntung di pertemukan dengan keluarga yang cukup baik dan juga teman teman yang selalu mensupport dirinya.
rileks" ucap Indri tiba tiba
astaghfirullah, ngagetin ajah sih"
hehe..."
Caca baru saja keluar dari kamar Dinar, semalam Caca menginap di rumah Dinar karna ada masalah dan Caca butuh ketenangan agar tidak ada yang mengganggunya.
pagi..." sapa Caca kepada Dinar dan Indri
pagi mbak Caca"
pagi ca, ayo sarapan gue udah bikin nasi uduk nih."
wahh enak nih," ucap Caca antusias
teh Dinar itu pinter masak mbak, liat deh badanku melar gara gara masakan teh Dinar." ucap Indri
eehh enak ajah nyalahin masakan teteh." ucap Dinar gak terima
tapi iya loh Din masakan Lo itu enak, pantes kalau badan si Indri melar juga. kalau gue juga mungkin sama." kekeh Caca
udah ayo makan. nanti gue kesiangan lagi."
mereka bertiga mulai makan masakan Dinar, dia juga tidak lupa menyiapkan bekal buat Farah.
🌷🌷🌷
Derry sejak pagi sudah berada di kantornya karna akan ada meeting penting dengan perusahaan Mahendra group.
melisha sudah di berhentikan oleh tyo atas permintaan Derry.
gimana hasil penyelidikan Lo terhadap melisha?"
nanti siang gue kirim berkasnya lewat email."
__ADS_1
hm.."
ayo, perwakilan dari Mahendra group sudah datang."
Derry beranjak dari duduknya dan pergi menuju ruang meeting di ikuti oleh tyo dan juga sekretaris barunya.
sampai di ruangan meeting Derry langsung di sambut oleh perwakilan perusahaan Mahendra group.
selamat pagi pak Derry." sapa David
pagi juga pak David. silahkan duduk."
mereka berdua berjaba tangan dan duduk kembali di tempat masing masing.
meeting di mulai dengan membahas kerja sama proyek real estate di kota Medan.
satu jam berlalu akhirnya meeting selesai dengan keputusan final yang menguntungkan kedua belah pihak.
mereka berdua bersalaman tanda setuju dengan keputusan mereka.
semoga kita bisa menjalin kerja sama seterusnya." harapan David
yang di angguki oleh Derry.
silahkan, hati hati di jalan." ucap Derry
setelah melihat rekan bisnisnya pergi Derry bergegas pergi ke ruangannya untuk mengambil kunci mobil. karna nanti jam sepuluh dia akan menjadi penguji di universitas tempatnya mengajar bersama dosen lainnya.
mau kemana bos." tanya Tyo
Lo lupa kalau hari ini gue ada jadwal di kampus"
huh.. kenapa Lo gak berhenti ajah sih bos, Lo fokus ajah jadi CEO gak usah jadi dosen."
kan di kantor ada Lo yang bisa handel." ucapnya ketus dan berlalu pergi
Tyo menarik nafasnya kasar, nasib bawahan gini amat ya." gumamnya
🍃🍃🍃
__ADS_1
Dinar sudah berada di kampusnya karna sidang nanti di mulai pukul 10 pagi. Dinar mempersiapkan diri. Caca dan Farah baru saja pergi masuk ke kelas karna masih ada mata kuliah.
" duhh gue kok deg degan banget ya, tarik nafas keluarkan. tenang tenang." gumam Dinar menyemangati dirinya sendiri.
eehh copot.." latah Dinar ketika mendengar ponselnya berbunyi...
yaampun sejak kapan gue latah kaya gini." gerutu Dinar.
dilihat ponselnya ternyata David yang menelpon.
hallo Din.." terdengar suara dari sebrang sana
iya hallo bang. tumben telpon Dinar ada apa..?"
heheh" terdengar suara tawa dari David " ngena banget Din omongannya,"
hahah.. Abang kan gitu kalau gak buruh gak nyariin Dinar" kesalnya
iya maaf Abang sibuk, hari ini kamu ada waktu gak?"
kenapa emang,? bentar lagi Dinar sidang skripsi."
wahhh udah sidang aja, ya udah habis sidang kita ketemuan di Starbucks di mall A ya, Abang traktir deh. sekalian ada yang mau Abang omongin."
ngomong apa? kenapa gak di telpon aja ngomongnya."
ada deh.. ya udah semangat buat sidangnya., dahh.."
David mematikan panggilan telponnya secara sepihak.
Dinar menggerutu kesal.
haiissshh dasar bang David."
selamat berbuka puasa ges..
author come back 😁
jangan lupa tinggalkan jejak
__ADS_1
see you next time ❤️
@sipat961