
happy reading gaes!!
🍃🍃🍃
keesokan harinya Dinar sudah bersiap pergi ke Bandung menyusul Siska yang sudah ada di sana.
ibu . bapak Dinar pergi dulu ya.." pamit Dinar
iya nak hati hati, jaga kesehatan, jangan lupa makan yang banyak." ibu menasehati Dinar
iya Bu," ucap Dinar dan memeluk kedua orang tuanya itu.
assalamualaikum.''
wa'alaikumsalam''
dinar pergi ke stasiun di antar oleh adiknya bernama bagas. jarak dari rumah ke stasiun cukup jauh butuh waktu tiga puluh menit untuk sampai kesana.
de pulang nya hati hati, kalau ada apa apa kabarin teteh ya.''
iya teh, teteh juga jaga kesehatan di sana."
iya, teteh masuk dulu.''
assalamualaikum."
wa'alaikumsalam.''
Dinar masuk untuk cek in, ada rasa berat untuk meninggalkan kampung halamannya kembali. tapi mau bagaimana lagi ada tanggung jawab yang harus dia pikul.
☘️☘️☘️
di lain tempat Indri di buat kelimpungan pasalnya Siska sudah sampai di Bandung sejak dua hari yang lalu, tapi Dinar belum menunjukan batang hidungnya.
__ADS_1
sebenarnya dia kemana, bikin orang panik aja'' gerutu Indri
tiba tiba ponselnya berbunyi kembali, dengan malas dia melihat siapa yang memanggilnya
tertera id pemanggil tidak lain dan tidak bukan Derry.
padahal Derry baru saja melelponnya beberapa menit yang lalu dan sekarang sudah menelpon kembali.
ada apa lagih sih ni orang, kerjaannya gangguin gue Mulu.'' kesal Indri dan langsung matikan telponnya.
teh Dinar cepet pulang,pacarmu meresahkan ku." teriak Dinar frustasi
masih di kota yang sama David juga di buat bingung dengan menghilangnya Dinar secara tiba tiba. semua urusan Dinar yang ada di Jakarta di limpahkan semua ke Indri mau tidak mau David lebih sering bertemu Indri.
jangan lupakan Sepri. Sepri juga sama bingungnya seperti David, tapi Sepri lebih banyak cemasnya. karna setaunya Dinar sedang sakit. tapi sekarang Dinar tidak bisa di hubungi sudah hampir empat hari Sepri tidak bisa menghubungi Dinar. bak di telan bumi tidak ada tanda tanda Dinar ada di Jakarta.
🍃🍃🍃
Dinar baru saja sampai di kota Bandung , dia langsung memesan taxi online karna jarak dari stasiun ke tokonya lumayan jauh.
yang kedua rumah mode tempat wajib bagi yang suka shopping.dan masih banyak lagi.
tak terasa Dinar sudah sampai di depan tokonya. toko yang lebih besar daripada yang ada di Jakarta. setelah membayar ongkos taxi Dinar masuk ke dalam toko kuenya. Dinar baru pertama melihat toko kue yang di Bandung ini tidak sesuai apa yang di fikirkannya.
ini lebih cocok di sebut kafe dari pada toko kue.
mbak dinar" teriak seseorang dari dalam. yang Dinar tau betul siapa pemilik suara cempreng itu. Dinar tersenyum melihat Siska menghampiri dan langsung memeluknya.
mbak Dinar kemana aja?'' tanya Siska yang hampir terisak
Dinare mengelus punggung Siska lembut dan menjauhkan badannya.
dih nangis..'' goda Dinar
__ADS_1
udah gede kok nangis'' Dinar terus menggoda Siska
iihh mbak..'' Dinar merajuk
haha.. tunjukim ruangan ku siska''
ayok mbak.." ajak siska dan menarik koper menuju ruang kerja Dinar.
silahkan masuk'' ucap Siska dan membuka pintu lebar lebar agar Dinar bisa masuk.
Dinar masuk ke ruangannya dan teekejut ketika dia menemukan barang barang pribadi Siska.
sis itu apaan, kok ada di sini?" tanya Dinar
hehe itu punya Siska mbak, Siska tidur di ruanganan mbak."
hah.. kamu tidur di sofa??''
gak mbak, di dalam ada kamar Siska tidur di situ."
ya udah kamu kembali kerja, nanti sepulang kerja beresin barang kamu kita pindah ke rumah ya baru."
ok siap bos.."
**Alhamdulillah hari ini author bisa up
buat kalian jangan lupa tinggalkan jejak ya 🙏
dan terimakasih yang udah dukung karya author kentang ini.
tetep jaga kesehata ya gaes ❤️ stay safe and stay healthy 👌
see you next time ❤️
__ADS_1
@sipat961**