Dosenku Sang CEO

Dosenku Sang CEO
goyah


__ADS_3

setelah pertemuan nya dengan Dinar dua hari yang lalu Derry tidak ikut kembali lagi ke Jakarta bersama orang tuanya dan juga tanisa. dia menyerahkan semua urusan kantornya kepada sahabat sekaligus asistennya Tyo.


Lo sampai kapan di bandung bos?" tanya Tyo


sampe gue bisa dapet maaf dari Dinar dan dia mau gue bawa ke Jakarta."jelas Derry


yaampun kalau dia gak mau maafin ko, Lo bakalan netep di Bandung gitu?" tanya Tyo penasaran


bisa jadi, dah lah gue mau ke toko tempat Dinar bekerja." ucap Derry dan langsung mematikan sambungan teleponnya dengan Tyo.


jam delapan pagi Derry sudah sampai di toko kue Dinar.


Derry masuk dan menanyakan kepada salah satu karyawan Dinar.


permisi, apa Dinar sudah datang." tanya Derry


belum mas, teh Dinar belum datang, kalau ada sesuatu yang penting bisa lewat mbak Siska aja mas." terang salah satu karyawan toko.


oh baiklah terimakasih."


sama sama." ucapnya


Derry memilih menunggu Dinar di dalam tokonya dia duduk di kursi yang dekat dengan jendela agar ketika Dinar datang dia langsung mengetahui nya.


Derry sudah menghabiskan kopi keduanya dan dia memesan lagi kopi ketiga. tapi sampai sekarang belum ada tanda tanda Dinar akan datang, Derry pun bertanya kepada Siska


sis kamu tau Dinar kemana." ucap Derry tanpa basa basi

__ADS_1


mbak Dinar lagi ada urusan sama a Asep." ucap susila ketika sudah meletakan kopi Derry


Asep siapa, urusan apa. kok mereka lama sekali." kesal Derry


maaf pak Derry saya juga tidak tau, permisi saya harus kembali bekerja." ujar Siska dan berlalu pergi.


siska memang mengenal Derry karna di toko kue pusat Derry sering datang mencari Dinar.


Derry lalu menghubungi nomor ponsel Dinar


aahh shit." kesal Derry ketika ponsel Dinar tidak bisa di hubungi


apa jangan jangan dia memblokir nomor ponsel gue lagi." geram Derry


tiba tiba pintu terbuka oleh Dinar yang baru saja datang bersama seorang laki laki. mereka berjalan beriringan itu membuat Derry cemburu dan marah. Derry dengan langkah lebar menarik Dinar ke pelukannya.


kamu dari mana sayang?" tanya Derry tanpa berniat melepasakan pelukannya


biarin agar mereka tau kalau kamu calon istriku." bisik Derry di telinga Dinar


heh lepas, beraninya kau memeluk Dinar." geram Asep


ck.." Derry berdecak tidak suka. " bukan urusan Lo, sana pergi." Derry mengusir Asep tanpa berbasa basi lagi.


Asep mulai twrpancing emosi hendak memukul Derry, tapi di cegah oleh Dinar


makasih Asep udah anterin Dinar, Dinar gak papa kok." ucap Dinar tersenyum

__ADS_1


bener—" belum selesai Asep bicara Dinar sudah di tarik masuk ke dalam ruangannya oleh Derry.


nyebelin ternyata kalau cowok cemburu itu ya gaes🤭


kamu dari mana, kok gak ajak aku ajah sih?" tanya Derry lembut ketika sudah masuk di dalam ruangan Dinar


ada urusan di luar bareng Asep." ujar Dinar tanpa berniat menjelaskan detail nya.


iya kemana?"


bukan urusan kamu." ketus Dinar


sayang.. aku kan udah jelasin semuanya kok masih sewot sih."


ngapain kamu kesini?" Dinar malah bertanya bukan menjawab Derry


aku kangen sama kamu, please maafin aku ayo kita mulai semuanya dari awal." ujar Derry sambil menggenggam tangan Dinar dan menatap dalam bola mata Dinar.


Dinar juga menatap balik mata elang Derry.


mata yang dulu mengintimidasi dirinya kini berubah menjadi tatapan hangat.


hati Dinar mulai goyah kembali, selama dua bulan ini sia Sia dia mencoba melupakan sang mantan kekasih. hanya dengan tatapan saja hatinya sudah goyah.


hai gaes author come back.


lama gak nulis di novel ini, karna fokus di novel yang lain.

__ADS_1


jangan lupa tinggalkan jejak gaes.


see you next time ❤️


__ADS_2