Dosenku Sang CEO

Dosenku Sang CEO
bingung


__ADS_3

tapi aku janji setelah aku pulang dari Medan aku akan ajak kamu ke rumah orangtuaku di kampung." ucap Dinar memberi semangat


dia hanya menampakkan senyumnya.


udah pulang yuk udah malem " ucap Dinar bangkir dari duduknya.


Iyah ayo.. besok kan kamu akan pergi,kamu harus istirahat jangan sampe kelelahan "ucap Derry menyusul Dinar yang sudah lebih dulu bangkit dari tempat duduknya.


mereka berjalan menuju mobil Derry yang ada di sebrang jalan dengan terus merangkul Dinar seakan tidak ingin di pisahkan.


Dinar yang merasa tangan derry semakin erat merangkulnya hanya bisa tersenyum,dia mengerti kekhawatiran Derry karna selama ini mereka tidak pernah berjauhan. kalaupun Derry ada kerjaan ke luar kota juga tidak akan lama paling lama tiga hari.


mereka sudah ada di dalam mobil Derry melajukan mobilnya dengan kecepatan sedang dengan terus menggenggam tangan Dinar .


seolah mengerti ketidaknyamanan sang kekasih Dinar membalas genggaman tangan Derry. dengan menatap penuh cinta Seolah Dinar berkata * tenang semua akan baik baik saja*


Derry tersenyum menatap sang kekasih.


tak terasa mobil sudah sampai di depan rumah Dinar.


aku turun ya kak" ucap Dinar


tapi belum sempat Dinar membuka seat belt Derry langsung memeluknya begitu erat .


entah kenapa Derry merasa ada yang tidak beres dengan dirinya.


Dinar membalas pelukan kekasihnya itu.


mereka cukup lama berpelukan seakan mereka tidak akan bisa memeluk satu sama lain lagi.


setelah di rasa hatinya sudah cukup tenang Derry melepaskan pelukan nya.


dan tersenyum kaku turun membukakan pintu untuk Dinar turun.

__ADS_1


besok sebelum berangkat kabarin aku dulu ya. ucap Derry


iya.. ya udah aku masuk ya " ucap Dinar yang di angguki Derry.


setelah melihat masuk kedalam rumah Derry pun kembali melajukan mobilnya meninggalkan rumah Dinar


drrtt drrrtt drrtt


terdengar dering handphone Derry.


namun derry mengabaikan sampai dering ke lima Derry baru melihat siapa yang menelponnya.


tertera nama Vera di sana


cih.. mau apa lagi dia ...


Derry terus saja mengabaikan panggilan dari Vera karena sudah muak dengan segala tingkahnya dan membodohinya.


jangan ngelamun terus nanti cantiknya ilang " ucap David menggoda Dinar.


Dinar hanya tersenyum menanggapi gombalan David.


Dinar baru sadar jika drama yang dia tonton sudah selesai


lagi ngelamunin apa? tanya David mencoba dekat dengan Dinar.


ahh gak ada kok. " ucap Dinar singkat


huh susah banget dideketin tiap ngomong cuman satu kata doang


gumam David.


tapi David tidak menyerah dia terus berusaha untuk dekat dengan Dinar.

__ADS_1


waktu terus berlalu David berhasil membuat Dinar lebih banyak bicara daripada sebelumnya


mereka sering membahas pekerjaan hobi sampe ke hal yang gak penting pun mereka bicarakan.


ada rasa nyaman ketika Dinar lebih dekat dengan David.


jadi kamu punya toko kue..? tanya David


Iyah.." jawab Dinar singkat


wahh kapan kapan aku boleh dong di ajak kesana " ucap David antusias


ahh siap.. sekalian sama Kanaya juga " ucap Dinar tak kalah semangat


gak kerasa ya udah malem ajah, kamu tidur huh udah malem " ucap David kepada Dinar


Dinar baru sadar ternyata jam sudah menunjukan pukul sebelas malam dan sebagian orang sudah banyak yang tidur


ya udah aku tidur ya .." ucap Dinar


.yang di angguki David


selamat malam " ucap David dan pergi meninggalkan Dinar ke tempat tidurnya sendiri


Alhamdulillah author bisa up lagi


hai hai author kentang balik lagi ...


jangan lupa like komen dan


biar author tambah semangat nulis


see you next time

__ADS_1


__ADS_2