
dua bulan sudah berlalu Dinar menetap di kota Bandung, tanpa ada orang yang tau. sekalipun itu Indri Siska sengaja tidak memberi tahu itu.
cabang di Bandung sudah sangat ramai bahkan Dinar harus menambah beberapa karyawan lagi karna toko setiap hari selalu ramai apalagi disaat weekend atau long weekend sudah dipastikan para karyawannya tidak bisa beristirahat barang sejenak.
seorang pria tengah duduk di kursi kebesarannya
menatap photo seorang wanita yang dua bulan ini selalu mengganggu fikirannya,
apa sudah ada kabar ?"
belum bos." ucap sang asisten
sudah dua bulan kenapa belum ada kabar juga." tanya nya marah.
Lo bisa kerja gak sih Tyo." kesal Derry
maaf bos,'' sesal Tyo. karna memang Dinar susah sekali untuk di temukan, bahkan setelah Tyo tau kampung halamannya Dinar,dia langsung kesana tapi orang tuanya bilang kalau Dinar pergi kerja..
keluar Lo," perintah Derry
baik bos, Tyo keluar dari ruangan presdir.enuju ruangannya.
Lo dimana Dinar, apa Lo tau bos gue udah kaya orang gila nyariin Lo." gumam Tyo
sayang ku dimana, jangan lama lama marahnya'' ucap Derry sambil mengelus photo Dinar
tiba tiba ponselnya berdering, terlihat disana id pemanggilnya adalah mama.
hallo mah..'' ucap derry malas
Derry, besok kan long weekend kita jalan jalan ya ke Bandung, sekalian ajak Tanisa juga." ajak Bu Desi
males mah.'' ucap Derry singkat
ayolah nak, kamu gak sayang sama mama''
hmm baiklah, terserah mama. kalau gitu aku kerja dulu." ucap Derry dan mematikan panggilannya
__ADS_1
kini Derry kembali ke sifat awalnya dingin cuek, malah sekarang semakin dingin apalagi dengan lawan jenisnya.
termasuk kepada tanisa. Tanisa adalah anak dari teman mama Desi,
Bu Desi selalu mencoba mendekatkan anaknya dengan tanisa tapi semakin di paksa Derry semakin menjauh dan semakin dingin.
๐๐๐๐
Indri dan David semakin dekat karna mereka sering bertemu ketika membahas canang Din cake yang di mall MKG.
awalnya David sengaja mengajak kerjasama dengan Dinar agar dirinya bisa selalu dekat dengan Dinar tapi Tuhan berkehendak lain.
Dinar pergi ntah kemana justru Indri yang meng handle semua.
siang ini mereka berdua tengah makan di food court di dalam mall
mau makan apa?" tanya David lembut
ikut aja." ucap Indri
ya udah, tunggu disini aku beliin makanan dulu." ujar David dan meninggalkan Indri seorang.
makasih." ucap Indri senang
sama sama." balas David
mereka pun mulai makan, kadang sambil bercanda. sedekat itu mereka. tidak seperti awal awal yang kaku kaya jemuran handuk.
pasti kamu capek banget ya,karna Dinar gak ada?" tanya David
iya pak, lumayan capek karna ngurus dua toko,untung yang di Bandung semua di hundle sama siska."
kok masih panggil pak sih." kesal David
hehe lupa jadi harus panggil apa?" tanya Dinar bingung
mas atau sayang ." goda David
__ADS_1
uhukk uhuk
Indri sampai tersedak kuah soto karna gombalan David
pelan pelan makannya, gak bakalan ada yang minta." ucap David lagi
apa sih.." ucap Indri malu
tapi tunggu deh, kok ada yang aneh ya." ujar David
apa yang aneh?" tanya Indri
ya aneh aja Siska bisa menghandle itu sendirian tanpa bantuan dari kamu."
iya juga ya, kok aku gak kepikiran Samapi situ sih."
apa jangan jangan Dinar di sana." tebak David
bisa jadi, karna kata mbak Dinar aetelah urusannya selesai dia bakalan nyusul Siska." terang Indri
Alhamdulillah akhirnya bisa up lagi
hai gaess author come back ๐
jangan lupa tinggalkan jejak ya gaes
๐like
๐komen
๐vote and
๐vote
thanks udah mau baca novel kentang author ini
see you next time gaes โค๏ธ
__ADS_1
@sipat961