Dosenku Sang CEO

Dosenku Sang CEO
KRITIS


__ADS_3

HAPPY READING GAES!!


di sebuah apartemen mewah di Jakarta.


seorang pria terpaksa bangun setelah mendengar dering ponsel nya yang tak berhenti sedari tadi.


hm" ucapnya dengan suara khas bangun tidur


Lo kemana aja gue telpon dari tadi baru di angkat." kesal suara dari sebrang telpon


Tyo langsung membulatkan matanya ketika mendengar suara bosnya.


kenapa Lo yang marah, harusnya gue yang marah." ucap Tyo tak kalah kesal karna tidurnya terganggu oleh bos sekaligus sahabatnya yang seperti jelangkung datang tak di undang pulang tak di antar.


heh.. iya sorry gue yang salah."


hah..." Tyo terbengong mendengar ucapan sahabat nya barusan. apa katanya minta maaf , baru kali ini dia mendengar sahabatnya meminta maaf, apa dia habis kena benturan yang cukup keras sampe otaknya geser.


ok... ada apa Lo tengah malam begini telpon gue?" tanga tyo


Lo suruh orang selidiki kasus tabrak lari di jalan x depan perumahan z. dan satu lagi minta orang jemput orang tua Dinar."


hah. emang Dinar udah ketemu?" tanya Tyo penasaran


udah, gue ketemu dua hari yang lalu, tapiβ€”" Derry tidak melanjutkan ucapannya


tapi apa?" tanya Tyo penasaran


sekarang Dinar di rumah sakit, keadaannya kritis. jadi besok pagi tolong jemput orang tuanya, nanti gue kasih alamat rumah sakitnya."


apa.. kok bisa, emang Dinar Lo apain sampe kritis?" ucap Tyo kaget


sialan Lo.. emng gue mau ngapain Dinar hah." bentak Derry


ya siapa tau Lo maksa dia lagi, terus dia berontak dan malah melukai dirinya sendiri."


oh.. astaga fikiran ku jauh amat beg*." kesal Derry


jadi dia kenapa?"


gue gak tau, yang gue tau dia kecelakaan di depan perumahan tempat tinggal dia, udah lah inget pesen gue. gue pengen hasilnya cepet kalau bisa besok pagi." ucap Derry dan langsung mematikan panggilannya sepihak.


Derry kembali duduk di depan ruang ICU, dia melihat Siska juga masih duduk di sana, dengan mata sembab dan juga kelihatan kelelahan.


Siska mending kamu pulang, biar saya yang jagain Dinar." ujar Derry


tapi pakβ€”" sebelum Siska meyelesaikan ucapannya Derry sudah memotongnya.


pulanglah, jangan sampe kamu juga sakit. nanti siapa yang mengurus toko. biar Dinar saya yang jagain kamu tidak usah khawatir ." jelas Derry


baiklah pak. terimakasih, besok pagi saya akan kesini lagi." ujar Siska


iya.. kamu hati hati di jalan."


baik pak, kalau begitu saya permisi." ujar sisika dan berlalu pergi meninggalkan Derry.


setelah siska pergi Derry teringat kejadian beberapa hari dan beberapa jam yang lalu.

__ADS_1


flashback


apa apan kamu...!!" kesal Derry ketika tanisa terus saja bergelayut Manja di tangannya.


kamu kenapa mas, kok marah marah sama aku." ucapnya sedih


ck.." Derry berdecak kesal dan menghampiri kasir untuk bayar. tapi bukan Dinar lagi yang ada di sana melainkan karyawannya.


mbak mau bayar meja 08." ucap Derry dingin


baik.. tunggu sebentar."


" dua ratus tiga puluh ribu mas." ucapnya


ini Derry memberikan kartu kreditnya,


" silahkan pin nya mas."


Deri menelan enam digit angka dan memebrika lagi ke kasir.


ini mas, terimakasih silahkan datang kembali." ucap kasir sambil mberikan struk dan kartu kreditnya.


Derry keluar dari toko kue Dinar dengan tanisa yang terus berada di sampingnya.


udah?" tanya mama Desi


hm.."


kita kemana lagi nih?" tanya papa Derry


kita ke rumah mode yuk Tan, tanisa pengen shopping." aja tanisa


kalian aja, saya gak ikut." ujar Derry dan meninggalkan kedua orangtuanya dan juga tanisa.


kamu mau kemana Derry." tanya mama marah.


mah cukup ya, Derry gak mau ikut.


Derry udah nurutin mau mama untuk ikut ke Bandung dan lihat sekarang aku di Bandung. tapi tolong jangan paksa Derry buat ngikutin kalian kemana kalian mau. ada urusan yang lebih penting daripada ngikutin kalian." ujar Derry dan keluar dari mobilnya.


Tante..." rengek tanisa


udah gak papa, Derry mungkin lagi capek.," ujar mama Desi .


πŸƒπŸƒπŸƒ


Derry berjalan menyusuri sepanjang jalan di sekitar toko Dinar. mencari pedagang bunga dan akhirnya dia menukan penjual bunga.


Bu bunga mawar merah ya."


baik aa, tunggu sebentar."


setelah medapatkan bunga Derry balik lagi ke toko kue Dinar.


setelah memastikan Dinar ada di rumgannya Derry langsung masuk tanpa mengeruk pintu dulu.


melihat Dinar duduk di kursinya dan menelungkup kan kepalanya di atas laptop yang masih menyala. perlahan Derry mendekati Dinar dan duduk di meja kerja Dinar.

__ADS_1


di pandangi wajah yang selalu dia rindukan.


bisa bisanya kamu ketiduran begini." kekeh Derry.


di pandangi terus wajah Dinar yang tengah terlelap itu.


Dinar menggeliat karna merasakan ada tangan yang mengelus pipinya.


astaghfirullah, kenapa anda di ruangan saya.'' aDinar terjengit kaget


kenapa? gak boleh kalau aku ada di ruangan pacar aku sendiri, ehh buka pacar tapi calon istri" ujar Derry menajk turunkan alisnya.


ahh terserah." ucap Dinar dan beranjak dari kursinya hendak masuk ke kamar pribadinya. ntah kenapa kepalanya begitu pusing.tanoa Dinar sadari Derry juga ikut masuk ke dalam kamar dan mengunci pintu, memasukan kuncinya ke dalam saku celana nya.


Dinar terlonjak kaget melihat Derry ada di belakangnya.


kenapa ikut masuk ?" tanya Dinar kesal


kenapa?." tanya Derry pura pura tidak mengerti


keluar, saya mau istirahat." ketus Dinar


kalau gak mau." tantang Derry


kalau gitu saya yang keluar." kesal Dinar dan berbalik menuju pintu kamar tapi pintu tidak bisa di buka.


kok gak bisa di buka, kuncinya mana ya?" gumam Dinar


kenapa belum keluar, masih mau satu kamar dengan pria tamoany." goda Derry


Dinar hanya memutar bola matanya malas.


ini pasti kerjaannya," gumam Dinar


udahlah terserah, kepalaku kok pusing banget." gumam Dinar lagi dan kini mendekati tempat tidur karna kepalanya sudah tidak bisa di ajak kompromi.


Dinar merebahkan dirinya di kasur dan menutup matanya,


awas kalau berani macam macam sama saya." ucap Dinar memperingatkan


tidak akan, paling hanya satu macam." ujar Derry. Dinar sudah tidak menanggapinya lagi.


Derry perlahan mendekat dan duduk di tepi ranjang dekat Dinar berbaring.


tolong jangan keras kepala, kamu gak tau selama dua bulan ini aku mencarimu Tyo selalu menjadi pelampiasan aku ketika kamu belum juga di temukan," ucap derry menjeda perkataanya " kamu tau, ketika kamu pergi tanpa kabar. duniaku juga seakan pergi dan menghilang, tentang perempuan tadi dia tanisa." ujarnya lagi. Derry tau sebenarnya Dinar tidak tidur. " dia anak temen mama, mama mencoba mendekatkan aku sama dia. karna mama tidak tega melihat aku yang selalu murung memikirkan kamu, tapi aku sungguh tidak tertarik dengannya, karna hatiku sudah di bawa pergi oleh kamu sayang." ujar Derry sambil mencium tangan Dinar


sudah jangan pura pura tidur, aku tau kamu gak tidur." ketus Derry


huh ketauan." gumam Dinar


" ASSALAMUALAIKUM TEMAN TEMAN"


HARI INI AUTHOR UP LAGI


JANGAN LUPA LIKE KOMEN AND GIVE YA GAES...


STAY SAFE AND STAY HEALTHY

__ADS_1


SEE YOU NEXT TIME GAES


@SIPAT961


__ADS_2