
ketika Dinar hendak keluar "mbb Dinar" panggil salah satu karyawan caffe
Dinar pun berhenti dan menengok
" ini mbb ea batu buat kompres luka mbb" ucap Anto salah satu karyawan caffe
" eehh makasih kak Anto " ucap Dinar sambil tersenyum manis
dari kejauhan Derry yang melihat itu langsung mengeraskan rahangnya
"kenapa gue kaya gini , apa gue beneran udah suka sama dia " tanya derry dalam hati
Dinar pergi menuju ke sekolahan Tarra..
" sekali lagi gue ingetin ke Lo ,jangan ganggu gue ayu pun pacar gue ,kalo sampe itu terjadi liat aja apa yang bakalan gue lakuin ke loe .." ancam derry dan langsung meninggalkan verra sendirian..
"aaahhhj, awas loe cewe kampung, kalo gue gak bisa dapetin derry loe juga gak bakalan bisa" ucap verra tersenyum simpul
Dinar sudah sampai ke sekolah Tarra
"ayoh bang.." teriak Dinar
"ayoh ncus..eehh kenapa pipi ncus kok lebam sih, ?" tanya Tarra khawatir
" gak papa kok , udah yuk jemput Dede Ben " ucap Dinar mengalihkan pembicaraan
Dinar kembali lagi ke tempat les Mandarin ya Ben ,ketika mobil udah sampai di parkiran Ben langsung berlali ke parkiran
" ncus , gak usah parkir , aku udah selesai " ucap Ben sambil masuk ke dalam mobil
selama di perjalanan ke tempat les berikutnya Ben terus bercerita ini dan itu ..
kadang Dinar ketawa mendengarkan kekonyolan Ben
mereka pun sampai di tempat les musik
" gih masuk, kak oni pasti udah nungguin " ucap Dinar
mereka berdua pun masuk ke tempat les musik
dinar menunggu dalam mobil karna terlalu capek Dinar ketiduran di mobil
" ncussssss" teriak Ben
" hah.. ada apa" jawab Dinar kaget
" ncus kok malah tidur , ayo pulang kita udah selesai," jelas Tarra
" Iyah maaf ncus ketiduran ,ayo pulang ...
mereka pun pulang ke rumah ...
ke esokan harinya setelah kelas selesai
" nongkrong dulu yuk, kita udah lama gak nongkrong bertiga " ucap Farah
" Iyah ni Din ," timpal Caca
huh terdengar helaan nafas Dinar
" sorry ,gw harus ke ruangan dosen Derry , jadi gue gak bisa ikut nongrong bareng kalian "ucap Dinar
" laahh ,kenapa Lo , kemarin di panggil sekarang ke sana lagi ?" tanya Farah
" gue , lagi di hukum . gara-gara soal kemaren , gue harus meriksa tugas kalian semua " jelas Dinar
" ya udah gue duluan ya , nanti di hukum lagi gue ,kagak selesai selesai" ucap Dinar lalu pergi meninggalkan kelas..
tok tok tok
__ADS_1
" masuk " suara dari dalam
" permisi pak .." ucap Dinar
" kamu udah Dateng , ucap Derry
duduk di situ priksa semuanya " perintah Derry
Dinar hanya menurut dan mulai memeriksa tanoa banyak bicara
"kenapa dia diam saja, ? "gumam derry
"apa pipimu masih sakit?" tanya Derry
"tidak " ucap Dinar ketus
"apa kau sariawan ,? kenapa kau diam sajah ?" tanya Derry lagi
namun di abaikan Dinar
" apa karna aku belum menciummu hari ini jadi kau diam saja ..?" tanya derry lagi sambil mendekat ke Dinar..
" hadeuhhh..dasar dosen mesum" gumam Dinar
"saya tidak papa pak.." ucap Dinar
"maaf pak sepertinya saya harus pergi " ucap Dinar dan berdiri dari duduk
" mau kemana kamu ? tanya Derry sambil mendekat ke arah Dinar
" saya harus menjemput anak-anak "ucap Dinar gugup karna Deri sudah berada di depannya
" tapi hukuman kamu belum selesai sayang " ucap Deri sambil mendekatkan wajahnya ke wajah Dinar
"mmm jangan Deket deket pak .." ucap Dinar takut
.tiba tiba handphone Dinar berbunyi
"Iyah hallo " jawab Dinar ketika sudah menempelkan telponnya di telinga
"....."
"iya pak saya akan segera ke Sanah " ucap Dinar dan langsung menutup telponnya
"ada apa ? tanya derry
" saya di panggil , pak David " ucap Dinar
ketika akan melangkah kan kakinya tangannya di tarik Derry dan cup
Derry mencium bibir Dinar lagi...
Dinar hanya bengong ketika mendapatkan ciuman tiba tiba dari Derry
" apa kau menikmatinya " ucap Derry
" hah.. siapa yang menikmati?_ gugup Dinar
dan langsung pergi
"kenapa bibirnya ituh terasa manis , dan begitu candu " gumam derry sambil terus tersenyum ..
" ya ampun apa apaan dia sllua sajah menciumku secara tiba-tiba gak tau apa ni jantung udah kaya mau lepas " gerutu Dinar sepanjang perjalanan menemui pak David
"tok tok tok
"masuk " terdengar suara dari dalam
Dinar pun masuk ke ruangan tersebut
__ADS_1
" silahkan duduk Din " ucap David
"Iyah. terimakasih pak ,ada apa bpa manggil saya " ucap Dinar
" oh iya .. dua Minggu lagi kamu sudah harus magang , dan dari sekarang kamu cari kantor yang akan kamu jadikan tempat magang, ini surat dari kampus untuk pengantar "ucap pak David
" hah beneran pak ,, akhirnya .." ucap Dinar gembira
" makasih pak , oh iya pak saya mau ijin 3 hari mulai besok , boleh ya pak " ucap Dinar
" mau kemana emangnya ..? tanya David
" saya ada urusan pak " jawab Dinar
" urusan apa,?? apa jangan-jangan kamu mau nikah jadi ijin ?? tanya David penasaran
"Iyah nikahnya sama bpa.." ucap Dinar sambil tertawa..
tiba" suara deheman seseorang mengagetkan Dinar
eheeemm eeheeemm
Dinar dan David menoleh ke sumber suara
"****** gue,," gumam Dinar dalam hati
"yang bener Din, kamu mau nikah sama saya" goda David sambil tersenyum
"eehh pak enggak kok becanda " ucap Dinar gugup
" kalo gitu saya pamit pak" ucap Dinar lalu pergi
" gak papa beneran juga Din , nanti saya langsung lamar kamu " ucap David semangat
Derry yang mendengarnya pun kesal
" ada apa loe kesini " tanya David
" gak ada gue cuman gak sengaja lewat depan kantor loe kadi gue masuk ,eehh ternyata ada yang lagi pacaran " ucap dingin derry
" hahah.. loe si ganggu ajah, jadi kan dia pergi " ucap David kesal
" bagus lah dia pergi,lagian dia gak cocok sama loe " ucap Derry dingin
jadi cocoknya sama siapa? tanya David
sama loe?? ucapnya lagi
udah lah .. gue mau balik ke kantor " ucap derry sambil meninggalkan ruangan David
hari Rabu
hari ini suster yang akan menggantikan Dinar datang , Dinar sengaja gak masuk kuliah selam tiga. .
di kampus derry gelisah karna dinar tidak datang ke ruangannya dan di telpon handphone nya tidak aktif
kemana dia , kenapa dia gak masuk kampus, dan kenapa ya telpon nya juga gak aktif, apa Jangan jangan hanphone nya masih rusak dan apa bener yang kemarin gue denger dia mau nikah .." ucap Derry kesal
aaaarrrghhhh teriak Derry
sedangkan di rumah pak wansa Dinar sedang mengajari suster baru yang akan menggantikan dia
Dinar pun selalu mendekatkan anak-anak dengan suster barunya biar ketika dia pergi mereka sudah akrab dan gak nangis ketika Dinar gak ada ..
weekend
Derry sudah bersiap siap untuk pergi ke rumah pak wansa karna dia penasaran kenapa Dinar selama tiga hari tidak masuk kampus
Derry melajukan mobilnya dengan kecepatan sedang di jalan raya..
__ADS_1