
hari sudah beranjak sore kini Dinar ada di luar ruangan tepatnya ada di atas kapal memandang laut lepas.
menikmati hembusan angin yang menerpa wajah dan rambutnya.
sudah lama sekali aku tidak merasakan ini "gumam dalam hati
mbak Dinar " ucap Kanaya membuyarkan lamunan Dinar
ehh iya kenapa Naya? tanya Dinar yang sudah sadar dari lamunannya
mbak lagi ngelamunin apa sih ? tanyanya " dari tadi aku ajak ngomong diem ajah " gerutu Kanaya sebal
hehe maaf " ucap Dinar mengacak rambut Kanaya
iihh mbak nanti rambutnya berantakan lagi " kesal Kanaya dengan wajah cemberutnya
Dinar yang mendengar Kanaya menggerutu hanya tersenyum.
tidak jauh dari tempat Dinar berdiri terlihat David yang terus saja memandang Dinar,entah keberanian darimana David mendekat ke arah Dinar dan adiknya.
ehemmm" David berdeham menghentikan candaan Dinar dan adiknya
ehh Abang " ucap Kanaya sambil tersenyum memperlihatkan barisan gigi putihnya.
berbeda dengan Kanaya Dinar kembali fokus menatap hamparan laut di depannya
dek di cariin mama tuh " ucap David menunjuk ke arah mamahnya berada.
ada apa emang ? tanya nanya
hmmm gak tau .. " ucap David acuh
mbak Dinar Kanaya ke mamah dulu ya " ucap Kananya dan pergi meninggalkan Dinar
.Dinar hanya mengangguk dan kembali menikmati angin yang berhembus menerpa rambutnya..
David berdiri di sebelah Dinar yang sedang menikmati hembusan angin sore.
mereka terdiam cukup lama hanya ada suara dari orang orang yang berada di sekita mereka yang sedang menikmati udara sore hari dengan berbagi cerita dengan teman yang mereka baru kenal di atas kapal.
hai gue David abangnya Kanaya " ucap David memulai obrolan dengan Dinar
.Dinar hanya tersenyum dan mengangguk
Iyah udah tau kok " ucap Dinar tersenyum
__ADS_1
mereka pun terdiam lagi.
gue ganggu ya " tanya David hati hati takutnya lawan bicaranya marah.
ahh nggak kok, " ucap Dinar
ya ampun ni cewe ngomongnya irit banget dah "ucap David dalam hati
perasaan kalo sama nanya loe banyak ngomong deh, kenapa pas sama gue diem ajah " tanyanya
Dinar sejenak melihat ke arah David dan tersenyum
senyumnya manis banget "gumam David dalam hatinya
gak papa. mungkin karna kita baru ngobrol dan belum terbiasa. ucapnya santai
lalu pergi meninggalkan David yang masih terpesona dengan senyumnya Dinar.
Dinar berjalan masuk lagi ke dalam kapal berada di luar terlalu lama membuatnya kedinginan.
pas sampai di dalam tidak terlihat banyak orang mungkin masih berada di atas menikmati udara sore dan menyaksikan matahari tenggelam.
Dinar membuka laptopnya untuk melihat drama kesayangannya.
matanya tetap fokus ke layar laptop di depannya tapi tidak dengan fikirannya.
apalagi sehari sebelum Dinar di ajak ke Medan oleh keluarga pak wansa.
Derry sempat mengutarakan niatnya untuk menikahi dirinya.
tapi Dinar menolak untuk cepat menikah dalam waktu dekat.
karna sebentar lagi dia akan di sibukkan dengan sekripsi. juga akan di buka beberapa cabang toko kue milik ya.
flashback
sepasang kekasih sedang berjalan bergandengan tangan di sebuah taman yang sangat indah terdapat kolam besar di tengah tengah taman juga lampu lampu yang menambah kesan romantis bagi siapa saja yang mengunjungi taman tersebut.
kita duduk di sana yuk " ucapnya kepada sang kekasih dan menunjuk salah satu kursi taman yang kosong.
si wanita hanya mengangguk dan mengikuti langkahnya
sayang kamu beneran akan pergi ke Medan dengan mereka ? tanyanya lagi memastikan
padahal derry sudah menanyakan itu lebih dari sepuluh kali.
__ADS_1
sejenak Dinar terdiam, memandang ke arah Derry.
" iya aku akan ikut mereka, kamu jangan khawatir aku akan baik baik sajah " ucapnya tersenyum
tapi bagai mana kalau kamu menemukan pria lain di sana ?
pertanyaan Derry sontak membuat Dinar terkejut dan membulatkan matanya.
bagaimana bisa dia berfikir sangat jauh.
gak akan, kamu percaya kan sama aku " ucap Dinar meyakinkan
terdengar helaan nafas kasar dari Derry.
berjanjilah kamu akan setia walaupun kita berjauhan " ucapnya serius
Iyah..kita berpisah cuman satu bulan, kamu kok lebai banget sih " ucap Dinar tertawa
setelah pulang dari Medan aku mau kita kerumah mamah kamu, aku mau melamar kamu dan langsung menikahimu " ucap Derry mantap
sontak Dinar kaget dan menggelengkan kepalanya.
Derry yang melihat itupun heran.
kenapa apa kamu gak mau menikah dengan ku ? tanya Derry dengan sorot mata yang tajam
seketika Dinar langsung menggeleng
bukan tapi aku belum siap , ucapnya menunduk
beberapa bulan lagi aku udah harus nyusun skripsi dan juga ada projects baru di toko aku .
terlihat wajah kecewa Derry. setelah mendengar penuturan Dinar
secara tidak langsung dia menolak untuk menikah dengannya.
tapi aku janji setelah aku pulang dari Medan aku akan ajak kamu ke rumah orangtuaku di kampung." ucap Dinar memberi semangat
hai hai hai..
author kentang balik lagi
Alhamdulillah hari ini bisa up, setelah kemarin hibernasi yang cukup lama
semoga kalian selalu di beri kesehatan ya ..
__ADS_1
See you next time