Dosenku Sang CEO

Dosenku Sang CEO
berdekatan


__ADS_3

**warning ...!!!


kalau gak suka sama ceritanya gak usah baca kak, maaf nyentil dikit ya, dari kemarin aku diem loh. tapi makin kesini kok malah ngatur ya. gak papa komen yang membangun tapi jangan buat mental down dong. karna nulis itu gak segampang yang Kaka fikir. atau Kaka buat cerita sendiri ajah.


happy reading gaes** !!!


di lain tempat seorang perempuan tengah duduk termenung Memandang hamparan sawah yang sebentar lagi di panen.


teh lagi mikirin apa..?" tanya seorang lelaki paruh baya yang ikut duduk di sebelahnya.


ehh pak.. gak mikirin apa apa kok."


jangan bohong, kamu mendadak pulang pasti lagi ada masalah ya." tebak si bapak


gak ada pak, Dinar hanya kangen sama bapak.* ucap Dinar dan memeluk sang ayah.


yah perempuan itu adalah Dinar, setelah kejadian di mall waktu itu. Dinar memutuskan pulang ke kampung halamannya yang berada di majal*ngk*. butuh waktu untuk menata hatinya kembali jadi Dinar memutuskan untuk tinggal beberapa hari di rumah orang tuanya.


jangan peluk peluk, bapak bau keringat." ucap bapak menjauhkan tubuh Dinar


Dinar hanya mengerucutkan bibirnya,


gimana kuliahnya teh, kamu disini udah tiga hari loh, gak papa emangnya? tanya bapak


gak papa pak, sebelum pulang Dinar udah sidang skripsi jadi tinggal nunggu wisuda doang." jelas Dinar


mang Oge eta neng Dinar.?" tanya seorang pria yang datang menghampiri mereka


muhun Jang" ucap bapak mengiyakan


author malas translate jadi langsung pake bahasa Indonesia aja ya, tapi pake logat Sunda bacanya 😀

__ADS_1


wah.. neng Dinar kapan pulang, kok Ujang gak tau." tanya Ujang tetangga sawahnya bapak


udah lama mang," ucap Dinar tersenyum ramah


jangan mamang atuh manggilnya, aa aja kalau mamang kayanya tua banget." protes mang Ujang


a.. muhun aa"


bagus ya Jang padinya, seminggu lagi juga udah bisa dipanen Jang." ucap bapak mengalihkan pembicaraan Ujang dengan anaknya.


iya mang," dan mereka pun mengobrol tentang dunia pertanian.


gitu ya kalau bapak bapak menggosip 🤭


.☘️☘️☘️


malam ini Dinar terlihat sangat cantik dengan mengunakan kebaya dengan warna biru muda rambut yang di tata rapih.menbah kecantikan Dinar.


setelah menyematkan cincin mereka semua berfoto ria. tidak terkecuali dinar yang sangat antusias untuk berphoto.


acara selesai pukul sembilan malam, dua keluarga sudah pulang. tinggal yang muda mudi yang masih berada di sana hanya sekedar untuk mengobrol karna mereka jarang bertemu. apalagi Dinar yang hampir jarang pulang kalau bukan di suasana lebaran.


tumben kamu pulang din" celoteh teman pria Dinar


lahh emangnya gak boleh." ucap Dinar ketus


Iyah.. kamu kan biasanya kalau di suruh kumpul kaya gini punya seribu satu alasan buat gak hadir." ejek Teman yang lainnya.


kalian ya.. Dinar pulang di ejek, Dinar gak bisa pulang di ejek juga. jadi mau kalian itu apa" kesal sepupu Dinar


dan mereka semua tertawa bersama. setelah saling ejek mengejek.

__ADS_1


aku pulang ya.." ucap Dinar pamit


masih sore Din."


udah jam sepuluh, besok aku harus kerja lagi."


kamu gak capek kerja terus." ucapnya meledek.


gak dong, kan banyak duit." ucap Dinar sombong


dan mereka pun tertawa kembali.


ya udah deh kita juga pulang, assalamualaikum." ucap semuanya


wa'alaikumsalam."


hayu Din.." ajaknya mereka semua pulang ke rumah masing masing dengan berjalan kaki karna rumah mereka berdekatan.


Alhamdulillah bisa up.


maaf kalau belum bisa konsisten untuk up tiap hari . karna kerjaan author bukan nulis aja ya jadi mohon untuk mengerti 🙏🙏


jangan lupa tinggalkan jejak ya gaes ❤️


author sangat berterima kasih buat kalian yang mau baca novel yang gak karuan ini.


oh iya jaga kesehatan ya gaes jangan lupa sering cuci tangan, di negara author sekarang korona udah di level 3. mohon doanya biar bisa cepet normal lagi biar keluar gak was was.


see you next time gaes ❤️


@sipat961

__ADS_1


__ADS_2