
di tempat lain ada ibu yang sedang menelpon
" kamu di mana? tanya si ibu
"........"
" temui mama di cafe biasa, bawa pacar kamu
kalo gak ..mama akan jodohkan kamu dengan perempuan pilihan mama" ucap si ibu dan langsung mematikan telpnnya
Dinar baru sajah sampai di tempat les Mandarin ya Ben ,setelah tadi menjemput Ben di sekolahnya
" u an laoshe ( selamat siang )" ucap Dinar sambil tersenyum
"u an , mbb Dinar" ucap laoshe
yah Dinar bisa sedikit bahasa Mandarin karna tuntutan kerja ...
" belajar yang bener ya Ben " ucap Dinar
" Iyah ncus , bayy" ucap Ben dan berlalu masuk ke kelas
tiba-tiba telpon Dinar bergetar
drrrtt drrrttt drrrttt
eeh tumben ni anak telpon, " gumam Dinar ..
" assalamualaikum" ucap Dinar setelah mengangkat panggilan
"......."
" ok, ke ku teteh di tinggali. kirim Weh file.a Kana email tth " ucap Dinar
"......"
" waalaikumsalam " jawab Dinar
Dinar pun pergi ke mobil mengambil laptop dan berjalan ke cafe sebelah tempat lesnya Ben
setelah pesen minuman dan cemilan
Dinar duduk di pojokan dekat jendela
dari kejauhan ada ibu yang baru masuk ..
ketika dia lagi pesen minuman dia melihat Dinar , perempuan yang beberapa waktu lalu bertemu dengan dia di caffe ini ..
si ibu pun menghampiri Dinar
Dinar ya " tanya si ibu
Dinar yang merasa dipanggil namanya menengok
" eehh Iyah Bu, ibu yang waktu itu kan ?" tanya Dinar
" iya ..,gak lupa kan sama nama ibu ?" tanya si ibu
"haha , insyaallah gak Bu , Bu Desi kan ?" tanya Dinar
" hahah. Iyah " jawab Bu Desi
tak berapa lama pesanan Dinar dan Bu Desi pun sudah datang
"silahkan di nikmati " ucap pelayan cafe
__ADS_1
" makasih " ucap mereka berdua
mereka pun menikmati pesenam masing-masing sambil mengobrol
" kamu sudah punya pacar din ?"tanya Bu Dinar tiba tiba..
"heeh, Dinar kaget dan tersedak minumannya sendiri
" hati-hati dong Din minumnya" ucap Bu Desi
"maaahh.." ucap seorang pria mendekati Bu Desi
" eehh ,, lama banget kamu sampenya " jawab Bu Desi
" maaf mah , jalanan macet " ucap pria itu
karna Dinar tetap fokus ke laptopnya dia tidak menyadari ada yang datang lagi ...
Deri melihat ada perempuan di depan tempat duduk ibunya
dan bertanya " siapa dia mah ?" tanya Deri
" iihh.. kenalin dia Dinar sayang " ucap Bu Desi sambil tersenyum
Dinar yang merasa di sebut nama nya pun langsung mendongakkan kepalanya dan
betapa terkejutnya derry dan Dinar
astaga kenapa dimana-mana selalu ketemu sama orang ini " gumam Dinar
"hah kok bisa dia disini ..jangan-jangan dia orang yang mau di jodohin sama gw"gumam derry dalam hati
" loh kok pada bengong sih " ucap Bu desi membuyarkan lamunan mereka berdua
" ehh . ya bisa lah " ucap Dinar ketus
" kamu kenal sama Dinar ,sayang ? tanya Bu Desi kepada derry
" kenal dong mah , dia kan pacar Derry " ucap Derry
Dinar langsung melotot mendengar kata-kata Derry
" bagus dong , jadi mama gak usah repot-repot jodohin kamu sama Dinar " senyum Bu Desi
tiba tiba dari arah pintu masih ada seorang perempuan memanggil derry dan berhambur memeluk Derry
" sayang kamu juga di sinih, aku kangen banget sama kamu " ucap verra
Bu Desi hanya bengong dan mengeritkan keningnya
" apa apaan sih loh, gw kan udah bilang sama loe .kita udah gak ada hubungan apa-apa lagi" ucap derry dingin
Dinar yang melihat itu cuman tersenyum simpul
" apa apaan ini dia bilang gw pacarnya tapi dia masih punya pacar .. emang gw cewe apaan "
" sayang jangan gitu dong , aku minta maaf soal yang kemarin . aku bener bener masih cinta sama kamu " ucap verra
" Derry jelasin ke mama apa apaan ini .." ucap Bu Desi kesal " katanya pacar kamu Dinar , terus ini siapa??" tanya Bu Desi lagi
" mahh.. dia ini mantan aku , pacar aku sekarang Dinar mah " ucap derry
" bohong itu Tante , mereka itu gak pacaran " tukas verra
" tau apa loe tentang hubungan gw sama pacar gw " kesal Derry
__ADS_1
" bener sayang kamu pacar nya anak Tante " tanya Bu desi ke Dinar
Dinar yang mendapat pertanyaan pun bingung harus jawab apa
" Iyah Tante tapi saya di paksa harus jadi pacar anak Tante kalo gak saya bakalan dapat nilai D dan dan saya juga bakalan kena omel sama bos saya " kalo gw brani gw bakalan ngomong gitu , sayang gw gak berani
" tuh kan Tante liat sendiri dia diem ajah " ucap verra
" dia itu cuman cewe miskin , cuman seorang babu tante , dia itu gak pantes jadi pacarnya anak Tante " ucap verra lagi
Dinar yang geram dengan ucapan verra pun akhirnya buka suara
" Iyah gw emang cwe miskin ,dan gw cuman babu , tapi gw masih punya harga diri ,gak kaya mbb yang nangis nangis minta balikan sama pacar orang " ucap Dinar ketus
" loe ..." teriak verra
" apa..!!!?? tanya Dinar
plaakk
verra menamparan pipi Dinar sampai sudut bibirnya mengeluarkan darah
" berani banget ya loe nampar pacar gw " teriak Derry ..
tiba-tiba handphone Dinar bergetar ..
" hallo "
ucap Dinar ketika sudah mengangkat panggilan
"......"
"ok , saya ke sana sekarang " ucap Dinar dan langsung menutup panggilannya
"kamu gak apa-apa Din?" tanya Bu Desi ..
" gak apa-apa kok Tan " ucap Dinar tersenyum dan membereskan laptop nya
"sayang kita ke rumah sakitnya ituh bibir kamu berdarah " ucap derry
tapi Dinar hanya diam saja
" Tante Dinar pergi dulu ya ada urusan" ucap Dinar , ketika akan pergi
verra malah menarik tangan Dinar
" mau kemana loe cewe murahan " teriak verra
" maaf ya mbb saya gak ada urusan sama mbb , kalian yang punya masalah kenapa saya harus di bawa-bawa kedalam masalah kalian .. " ucap Dinar
dan satu lagi " yang cewe murahan itu buka saya tapi MBA" ucap Dinar sambil menekan kata kata nya ..
verra yang tidak terima langsung menarik tangan Dinar dan handphone Dinar jatuh ke lantai cafe dan langsung di injak verra ..
Dinar yang kesal langsung mendorong verra dan langsung mengambil handphone nya dan pergi ,karna harus menjemput Tara
verra yang di dorong Dinar pun berterik
" awas aja loe cewe kampung " ucap verra kesal
" kamu selesaikan masalah kamu der, dan jangan bawa-bawa Dinar dalam masalah kamu " ucap mama Desi ,mama kecewa sama kamu der" ucapnya lagi
jangan lupa like dan comen ya
@sipat
__ADS_1