
aaahhhh.... teriak Derry
saking kenceng teriakannya sampai Tio menghampiri nya.
kenapa pak? tanya Tio
gak papa, kamu bilang sama si Melisa jangan ganggu saya dulu. kalau ada klien kamu yang urus " ucap Derry dan melambaikan tangannya seperti sedang mengusir.
perjalan ke Sumatra Utara dengan menggunakan jalur laut memerlukan waktu sekitar tiga hari dua malam.
setelah melakukan perjalanan yang cukup melelahkan akhirnya Dinar dan opung tua sampai di pelabuhan Belawan Sumatera Utara.
ketika sedang menunggu jemputan seseorang menghampiri Dinar.
Din ayo bareng " ucap David
gak usah kak, nanti ngerepotin" ucap Dinar sopan
gak ngerepotin kok Din " saut mama David
hehe gak usah Tante, bentar lagi juga jemputan Dinar Dateng " ucap Dinar lagi
bener nih gak mau ikut * tanya David
Dinar hanya mengangguk
ya udah gue pergi ya..jangan lupa nanti kabarin" ucap David dan berlalu pergi meninggalkan Dinar
duluan ya Din " ucap mama David dan melambaikan tangan ke arah Dinar
iya Tante .. hati hati " teriak Dinar karna mereka sudah jauh
__ADS_1
tak berapa lama ada orang yang menghampiri Dinar dan opung tua.
ncus.. teriak sesorang dari dalam mobil
itu opung " ucap Dinar kepada opung tua" ayo pung aku udah cape banget " ucap Dinar sambil membawa barang barangnya.
mobil melaju dengan kecepatan sedang menembus jalanan kota Medan.
tidak jauh berbeda dengan Jakarta.
hanya di Medan masih banyak tanah kosong dan juga tidak nampak kemacetan.
hampir tiga puluh menit mobil melaju di jalanan kota Medan dan akhirnya mobil masuk ke sebuah perumahan,dan masih melewati beberapa rumah lainnya sampai mobil benar benar berhenti di sebuah rumah type 40.
rumah nan tulang atau Kaka dari Bu Wanda.
Bu Wanda dan yang lainnya sudah sampai di Medan sejak dua hari yang lalu karna mereka semua menggunakan pesawat terbang. yang hanya memerlukan waktu dua jam perjalanan dari bandara Soekarno Hatta ke bandara Kualanamu Medan.
ncussss... teriak Eka antusias ketika melihat Dinar turun dari mobil.
mereka pun masuk kedalam rumah untuk beristirahat karna hari sudah muali gelap.
di perusahan putra group
Tio heran dengan bosnya yang sering melamun.
masa cuman gara gara di tinggal ke Medan sampe melamun gitu sih " gumam Tio dalam hati
drrrtt drrtt drrrtt
suara ponsel Derry terus berdering tapi si mpu tidak ada niatan untuk menjawab panggilan tersebut.
__ADS_1
sampai panggilan berakhir derry masih setia memandang ke arah luar jendela.
Ting...
suara pesan masuk
📱 aku udah sampe.
tapi Derry tetap tidak berpindah dari tempatnya semula.
setelah bersih bersih karna selama dikapal Dinar tidak madi sama sekali hanya cuci muka dan sikat gigi sajah.
karna waktu sudah menunjukan pukul sembilan malam anak anak sudah tidur
dia bingung harus tidur di mana karna kamar tamu hanya satu.akhirnya Dinar menuju sofabad yang ada di ujung ruang keluarga.
Dinar menyalakan handphone nya yang tadi matibkarna kehabisan baterai setelah mengirim pesan kepada Derry tapi tidak ada balasan dari sana.
Dinar mencoba menghubungi salah satu dosen di fakultasnya untuk menanyakan sekripsinya
setelah mendapat masukan dari sang dosen
Dinar buru buru menghubungi rektor kampusnya agar dia bisa mempercepat kelulusannya yang harusnya tahun depan menjadi tahun ini bersama seniornya.
karna waktu sudah menunjukan pukul sepuluh akhirnya Dinar hanya mengirim pesan singkat melalui aplikasi berlogo telpon yang berwarna hijau.
Alhamdulillah bisa up lagi
author kentang balik lagi
mohon dukungannya like komen dan vote ya
__ADS_1
🙏🙏🙏
see you next time ❤️❤️