
HAPPY READING GAES...!!!
Waktu sudah menunjukan pukul tiga sore kini Dinar sedang duduk di ruang tamu bersama ayahnya.
"Yah.. Bagas nanti kesini gak?" tanya Dinar
" sepertinya nanti malam Bagas datang nak, dia juga mau melihat kamu wisuda." ujar ayah
" syukurlah, ada nanti ada yang dorongin kursi roda Dinar."
" kan ada ayah yang dorong nak." ucap ayah sendu
" Dinar gak tega kalau harus ayah yang dorong Dinar. Maafin Dinar gak bisa jaga diri, sampe harus ngerepotin ayah sama ibu lagi." ucap Dinar sedih
Ayah langsung bangkit dan memeluk putrinya itu dengan penuh kasih sayang.
"Jangan ngomong gitu, ayah sama ibu gak pernah merasa di repotkan sama kamu."
" Malah ayah bangga sama kamu, kamu sudah sukses, kuliah sudah selesai. ayah bangga sama kamu nak, jadi jangan pernah berkecil hati dan jangan pernah berfikir takut merepotkan kami, justru kami senang di repotkan oleh kamu."
Dinar yang mendengar ucapan ayahnya langsung memeluknya dengan erat, betapa beruntungnya dia di besarkan di keluarga ini.
Ibu yang baru saja dari dapur terlihat heran ketika melihat dua orang yang dia cintai sedang berpelukan.
"Ini kenapa kaya Teletubbies berpelukan." tanya ibu
Bukannya menjawab, ayah malah menarik ibu dalam pelukannya, akhirnya mereka bertiga berpelukan saling mencurahkan kasih sayang mereka.
ππππ
Di lain tempat. tepatnya di markas milik derry.
derry sedang duduk di kursi kayu yang di sediakan oleh anak buahnya beberapa menit yang lalu.
''Jadi lo mau ngaku gak?'' tanya derry lagi
"hahah emang gue harus ngakuin apa?''tanya tanisa
__ADS_1
Derry yang sudah habis kesabarannya bangkit dari duduknya dan mengambil pisau lipat yang berada di tangan anak buahnya.
'' Jadi lo gak mau ngaku, kalau lo yang udah nabrak calon istri gue.'' tanya derry sambil menggoreskan ujung pisau yang di pegang nya di ajah cantik tanisa.
"aahhkkk'' rintih tanisa
''Cih. baru segitu sudah sudah kesakitan.'' ejek derry
''Lo tau gara gara lo kini dinar gak bisa jalan.'' geram derry sambil terus memainkan pisaunya di anggota tubuh lainnya, dengan sangat santainya derry menyayat leher tangan kaki serta wajah tanisa hingga mengeluarkan darah segar.
Bukanya sadar atau meminta maaf tanisa justru terlihat senang ketika mendengar kalu dinar tidak bisa bejalan.
"Hahaha..... itu tidak seberapa gue maunya dia mati, biar tidak ada yang bisa halangin gue biar bisa dapetin lo.'' teriak tanisa
"Sialan lo.'' ucap Derry sambil menjambak rambut tanisa
"Gue pastiin lo akan mendapatkan yang lebih menyakitkan. sampai lo milih mati daripada hidup.''
"Tyo.''panggil derry
" Apa kalian tertarik dengan jalang satu ini?" tanya derry
mereka semua mengangguk, siapa yang tidak tergoda dengan anita cantik di depan mereka walaupun keadaan nya cukup mengenaskan.
"Kalian boleh menikmatinya. ingat jangan sampe dia kelelahan.'ujar derry dan pergi meninggalkan tempat itu.
Maksud Derry jangan sampai kelelahan adalah kebalikannya. semua bawahannya sudah hapal betul bagaimana Derry yang seketika kejam tapi di balut dengan kelembutan
"Siap, terimakasih bos." ucap mereka semua.
Tanisa sudah di buat takut oleh sepuluh orang pria yang kini di hadapannya dengan tatapan lapar.
" Mari kita bersenang senang Nona." ucap salah satu dari mereka
"Jangan sentuh saya, derry tolong. gue gak mau Derry.." teriak tanisa
Tapi terlambat mereka semua sudah siap sedia menggilir tubuh tanisa.
__ADS_1
Derry melajukan mobilnya ke arah apartemen miliknya.
setelah tadi berbincang dengan Tyo mengenai rencana besok.
"Pokoknya semua sudah siap." Itu yang Tyo ucapkan kepada Derry
...ASSALAMUALAIKUM READER'S......
...SEMOGA SELALU DALAM LINDUNGAN ALLAH SWT....
...JANGAN LUPA JAGA KESEHATAN CUCI TANGAN. STAY SAFE AND STAY HEALTHY...
...JANGAN LUPA TINGGALKAN JEJAK YA GAES π₯°...
...πLIKE...
...πKOMEN...
...π FAVORIT...
...πGIFT AND...
...πVOTE SETIA HARI SENIN YA....
...THANKS BANGET BUAT KALIAN YANG UDAH DUKUNG KARYA AUTHOR...
...JANGAN LUPA MAMPIR KE NOVEL AUTHOR YANG SATUNYA YA" RASA INI "...
...JANGAN LUPA LIKE DAN KOMEN YA GAES...
...SEE YOU NEXT TIME GAES π₯°...
......IG.@SIPAT961**'
...
__ADS_1