
HAPPY READING GAES...!!!
Dinar melihat ke atas betapa terkejutnya dia melihat ribuan kelopak mawar berjatuhan.
sungguh Dinar tidak bisa berkata kata melihat hal seromantis ini.
jujur saja dirinya tidak pernah membayangkan akan diperlakukan spesial oleh seorang pria.
sebuah helikopter yang tadi menjatuhkan ribuan kelopak bunga Mawar kini menurunkan sebuah tulisan yang membuat orang yang melihatnya iri.
'' Dinar Pratiwi Will you marry me"
itulah tulisan yang terpampang jelas di atas sana siapapun yang melihatnya akan iri.
Tak jauh dari posisi Dinar sekarang berjalan lah seorang pria dengan gagah membawa kembali buket bunga mawar merah. Dia tidak langsung menghampiri Dinar dia berdiri di jarak satu meter dari posisi Dinar.
" ***Dinar Pratiwi di hari wisuda kamu ini. aku ingin mengucapkan banyak terimakasih, sudah mau menerimaku kembali atas kebodohan ku dulu dan juga terimakasih karna sudah berjuang untuk lulus tahun ini.
Dinar Pratiwi Will you marry me?? " teriak Derry dengan suara lantang seolah ingin memberi tahu kepada seluruh orang yang ada disana.
Dinar sungguh terharu melihat Derry melamarnya secara romantis. bahkan di depan kedua orangtuanya dan juga mama Derry.
tanpa Dinar sadari Derry sudah mendekat kepadanya.
Lalu dia duduk dan melipat satu kakinya
""Will you marry me?" ucap Derry sangat tulus
Dinar tidak bisa menjawab dengan kata dia hanya mampu menganggukkan kepalanya tanda dia menerima lamarannya.
dengan hati hati hati Derry memasangkan cincin Bermata berlian itu di jari manis Dinar. lalu mengecupnya.
"Terimakasih sayang." ucap Derry
Dinar hanya bisa mengangguk terharu.
ibu dan ayah yang melihat itu sungguh sangat terharu dan juga bahagia.
πππππ
Senyum Dinar dan Derry terus tersungging di bibirnya, sampai Bagas bosan melihatnya.
Tangan Derry terus menggenggam tangan Dinar selama perjalanan menuju restoran yang telah Derry reservasi untuk acara makan siang keluarga. Bahkan papa Bagas juga akan ikut makan siang sekaligus akan melamar Dinar secara resmi kepada orangtuanya.
tidak butuh waktu lama mobil Derry telah sampai di depan restoran. Bagas mengambil kursi roda yang berada di bagasi mobilnya Derry. Dan Derry langsung mengangkat Dinar dan memindahkannya ke kursi roda.
" terimakasih." ucap Dinar tulus
__ADS_1
" Ini tidak gratis." ucap Derry dengan senyum devilnya.
Dinar hanya mencebikan bibirnya
ketika Bagas akan mendorong kursi roda yang Dinar duduki. dengan segera Derry mengambil alih.
" Biar aa yang dorong teteh." ucap Derry dengan berlogat Sunda yang sering Bagas pakai ketika berkomunikasi dengan Dinar. Bagas hanya mengangguk mengiyakan.
tak lama mobil mama Desi juga papa Atmaja sampai di restoran. setelah mereka turun langsung mengikuti Derry yang sudah berada di depan mereka.
'' Selamat siang tuan, mari saya antar ke ruangan VVIP." ucap salah satu pelayan restoran
mereka semua mengikuti pelayan tadi setelah sampai mereka langsung duduk di tempat masing masing.
Dinar duduk berhadapan dengan Derry begitupun orang tua mereka. hanya Bagas yang tidak ada pasangannya. nasib jomblo ya π€
"Dinar bagaimana keadaan kamu?" tanya papa Derry
Dinar tersenyum mendengar perhatian calon papa mertua nya.
" Dinar tidak apa apa kok om, hanya kaki Dinar belum bisa buat di ajak jalan." ucap Dinar sedih
"Pelan pelan nanti juga sembuh." ucap papa derry menyemangati dinar.
" Iya terimakasih om."
Papa Derry mengangguk lalu pandangannya beralih kepada ayah Dinar.
" Ah iya, salam kenal, saya mer dan ini istri saya Lia, kami orang tua Dinar" ucap ayah Dinar
ibu dina tersenyum melihat orang berada di depannya.
" Iya saya sudah tau, istri saya sudah menceritakannya tadi malam."
mereka hanya mengangguk.
"Pah jangan bertele-tele." bisik Derry
" Dasar kau ini tidak sabaran." gerutu papa
papa Derry menarik nafas dalam dan membuangnya.
" Sebenarnya ada yang ingin saya sampaikan kepada bapak dan ibu." ucap papa Derry
ayah dan ibu saling pandang, apakah ini ada hubungannya dengan anaknya. apa papanya Derry tidak setuju dan meminta kami membawa Dinar pergi dan jangan menemuinya lagi seperti di sinetron sinetron, begitulah pemikiran ayah dan ibu Dinar .
Seakan tau dengan pandangan bingung kedua orang tua Dinar. papa Derry kembali bersuara.
__ADS_1
" Saya sebagai papanya Derry ingin melamar anak bapak dan ibu untuk anak saya." ucap papa derry
mama Desi tersenyum bahagia mendengar ucapan suaminya. berbeda dengan kedua orang tua di hadapannya yang otaknya sedikit lemot.
Dinar menyenggol tangan ayahnya.
" Ahh maaf." ucap ayah Dinar begitu sadar
mereka semua tersenyum. wajar saja kalau orang tua Dinar tidak percaya karena ini sungguh pertemuan keluarga tanpa persiapan sama sekali.
" Apa tuan yakin ingin menjadikan putri saya sebagai menantu kalian?" tanya ayah Dinar seolah tidak percaya
" Iya saya sangat yakin pak." ucap papa Derry mantap
ayah dan ibu saling pandang untuk meminta pendapat. dan akhirnya ibu mengangguk.
" Baiklah saya terima lamaran anda tuan tapi disini yang paling berhak menjawab adalah Dinar, Putri saya." ucap ayah Dinar dan melihat ke arah putrinya.
" Bagaiman teh, apa kamu terima lamaran nak Derry?" tanya ayah
Dinar menarik nafas untuk menetralisir detak jantungnya.
" Bismillahirrahmanirrahim, saya terima lamarannya kak Derry." ucap Dinar
Dan mereka semua tersenyum senang. Apalagi Derry sudah jangan di tanya hatinya sedang dipenuhi oleh bunga bunga yang bertaburan.
Setelah perbincangan yang cukup menegangkan akhirnya makan siang mereka datang. Derry sengaja memilih makanan khas Indonesia dia takut menyinggung hati calon mertuanya.
...ASSALAMUALAIKUM READER'S......
...SEMOGA SELALU DALAM LINDUNGAN ALLAH SWT....
...JANGAN LUPA JAGA KESEHATAN CUCI TANGAN. STAY SAFE AND STAY HEALTHY...
...JANGAN LUPA TINGGALKAN JEJAK YA GAES π₯°...
...πLIKE...
...πKOMEN...
...π FAVORIT...
...πGIFT AND...
...πVOTE SETIA HARI SENIN YA....
...THANKS BANGET BUAT KALIAN YANG UDAH DUKUNG KARYA AUTHOR...
__ADS_1
...SEE YOU NEXT TIME GAES π₯°...
......IG.@SIPAT961**...