
Xierra hanya mengangguk pelan sambil menunjukan ekspresi menggemaskan. Ya.. Walaupun dia menunjukan ekspresi itu hanya untuk mendapat maaf dari Cayo(berpura pura/berakting). Lagi pula, dia hanya mencoba bakat nya yang baru saja dia dapatkan.
...░Xierra Virgsmarie Griffin░...
^^^Kecantikan : ⚪^^^
...✤Bakat :✤...
...1.Berakting....
...2.Kualtivasi....
...3.Penjinak Best....
...4.Menari/Berdansa....
...----------------...
"Hah.. Tidak apa apa kak. Lagi pula kamu kecualian." Ucap Cayo sambil tersenyum. Melihat Cayo yang tersenyum dan mengatakan bahwa Dia pengecualian menbuat Xierra tersenyum kecil.
__ADS_1
"Benarkahh?" Tanya Xierra dengan nada jahil.
"U-uh..Y..ya." Jawab Cayo dengan ragu.
"Baiklah.." Ucao Xierra yang langsung mebcubit pipi Cayo dengan puas.
"Akh!.. A-an an..! Tolong!! Huhu.." Ucap Cayo yang menangis kesakitan meminta tolong kepada Annchi.
Sedangkan Annchi? Dia hanya melihat sambil meminum teh yang sudah di siapkan untuknya. "Hmm." Ucapnya sambil menutup mata.
Orang orang yang melihat interaksi Cayo dan Xierra terkejut dan gemas. Itu karena Mereka sama sekali belum pernah melihat sepasang saudari yang saling menyayangi seperti Xierra dan Cayo.
Ya, walaupun itu semua tidak di perlihatkan di depan umum. Semua itu mereka lakukan di dalam kediaman mereka Atau bisa saja mereka lakukan secara diam diam dan hanya keluarga mereka lah yang tau.
Saat Aula menjadi hening, Annchi langsung menjentikkan jarinya. Seketika setelah menjentikkan jari, Cayo dan Xierra yang tadinya ribut menjadi diam dan duduo kembali di tempat meteka masing masing.
"Hah.. begini lebih baik." Ucap Annchi yang menghela nafasnya.
"Hehehe.. An an, bisakah kamu tidak menjentikkan jarimu? Itu menyeramkan.." Ucap Cayo kepada Annchi dengan menggaruk kepalanya yang tidak gatal.
__ADS_1
"Baiklah." Jawab Annchi sambil menggendong Cayo ke pangkuannya.
Sedangkan orang orang yang sedari tadi melihat mereka metasa ngeri. Pasalnya, Gadis kecil yang tadinya membunuh prajurit prajurit kerajaan Nuvoleon sangatlah sopan kepada Gadis yang bersamanya.
Bahkan dia memakai nama panggilan kepada gadis itu.(Annchi). "Ekhem. Bagaimana jika Tuan Putri Mahkota ikut menunjukan bakatnya bersama dengan Kakak angkatnya?" Ucap Chou Yi yang berusaha menarik perhatian.
"Tidak setuju." Jawab Annchi sambil menunjukan wajah datarnya yang terlihat menggemaskan di mata orang lain.
"Kakak, ada apa? Apa kamu tidak nyaman?" Tanya Xierra yang menatap Annchi dengan tatapaj khawatir. Namun, semua itu hanya sementara sanpai dia menatap kaisar dan Chou Yi dengan tatapan mengintimidasi.
Yang berarti, Xierra tidak ingin mereka berdua membuat kakak kesayangannya menjadi kerepotan dan merasa tidak nyaman.
"Maaf kan saya ayahanda, tapi kakak saya Sangat sangat tidak ingin mengikuti nya. Mohon untuk memberikannya pengecualian untuknya." Ucap Xierra dengan dingin. Dia masih menganggap kaisar sebagai ayahnya namun, saat ini dia lebih menyayangi Annchi dari pada kaisar. Bahkan dia pernah berfikir untuk menikah dengan Annchi.
Kaisar yang sudah menjadi sangat menyayangi Xierra tersenyum dan mengangguk. "Istriku, putri mu sudah besar dengan sendirinya.. andai saja aku tau bahwa ada yang meracuni mu, aku tidak akan pernah mengabaikan nya. Maafkan aku." Batinnya sambil menghela nafas pelan.
Melihat kaisar yang menghela nafas pelan, membuat Chou Yi berfikir bahwa kaisar akan menghukum Xierra karena telah meminta kaisar memberikan pengecualian hanya untuk seorang kakak tiri.
"Ayahanda, anda tidak perlu menghukum Tuan Putri!.. Dia hanya sangat menyayangi *Kakak Tiri nya yang tidak di ketahui asal usulnya* . Sehingga dia melupakan sesuatu yang penting.." Ucap Chou Yi sambil membungkuk. Mengingat kaisar akan semakin kesal dan langusng menghukum Xierra beserta kakaknya.
__ADS_1